Breaking News

Tragedi Banjir Lahar Dingin di Gunung Marapi Sumbar: Korban Bertambah Menjadi 15 Orang

Korban Lahar Dingin Gunung Marapi 

D'On, Bukittinggi (Sumbar),-
Korban meninggal akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumatera Barat bertambah menjadi 15 orang, menurut laporan dari Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, pada Minggu (12/5/2024).

Direktur Utama RSAM Bukittinggi, Busril, menyatakan bahwa dari jumlah korban tersebut, 9 telah teridentifikasi, 4 belum diidentifikasi, dan 2 pulang paksa. 

1. Warni Bahar (P)

64 tahun, seorang IRT dari Jorong Kubang Duo Koto Panjang Nagari Kubang Duo Koto Panjang Kecamatan Candung Agam. 

2. Maryam Mutiar Akbar (P)

8 tahun, beralamat di Simpang Bukit, Jalan Panda Kel. Koto Kalang Kec. Lubuk Kilangan Padang.

3. Adek Hendra (L)

40 tahun, tinggal di Bukit Batabuah.

4. Adila (P) 

57 tahun, tinggal di Komp. III Tabek Barawa Nagari Kapalo Koto Sungai Dua, Agam.

5. Resfanel (P) 

65 tahun, beralamat di Sp. Bukit Jorong Kubung Duo Koto Panjang Bukit Batabuah Candang Agam.

6. Suryani (P)

52 tahun, tinggal di Komp. Kubu Tangah Jorong Galuang Nagari Sungai Pua Agam.

7. Mimi Maryani (P)

71 tahun, beralamat di Jorong Galuang Nagari Sungai Pua Agam Kec. Sungai Pua Agam.

8. Syaukani Sani (L)

56 tahun, tinggal di Pancahan Rau, Komp Iii Kel. Jorong Kapalo Nagari Kapalo Kec. Sungai Pua Agam.

9. Hanum Alfariskia (P)

1,5 tahun, beralamat di Simpang Bukit, Jalan Panda Kel. Koto Kalang Kec. Lubuk Kilangan Padang.

Kejadian tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan di sekitar Gunung Marapi, menyebabkan banjir lahar dingin merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Wilayah yang terdampak antara lain Nagari Bukik Batabuah, Nagari Sungai Pua, Nagari Aie Angek, Nagari Koto Baru, Nagari Batipuah, dan beberapa daerah lainnya.

Peristiwa ini mencatat tragedi yang mendalam, menggugah kesedihan sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam di wilayah yang rawan seperti Sumatera Barat.

(Mond)

#LaharDingin #Peristiwa #BencanaAlam

No comments