Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sukseskan Program Padang Rancak, Kecamatan Lubuk Begalung Tertibkan PKL Liar dan Lapak yang Ditinggalkan di Fasilitas Umum

09 June 2026 | June 09, 2026 WIB Last Updated 2026-06-09T12:02:48Z

Sukseskan Program Padang Rancak, Kecamatan Lubuk Begalung Tertibkan PKL Liar dan Lapak yang Ditinggalkan di Fasilitas Umum



D'On, Padang – Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Program Padang Rancak dengan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) liar serta lapak-lapak yang ditinggalkan di fasilitas umum. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, nyaman, dan indah bagi masyarakat.


Komitmen tersebut diawali dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Ketertiban dan Keamanan Wilayah yang dipimpin langsung oleh Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, S.STP., M.Si., di kantor kecamatan pada Selasa (9/6/2026) pagi. Rapat dihadiri seluruh jajaran Trantib Kecamatan Lubuk Begalung di bawah komando Kasi Trantib Nofiandi, S.Sos.


Dalam arahannya, Ikrar Prakasa menegaskan bahwa pihak kecamatan tidak bisa menutup mata terhadap berbagai keluhan masyarakat yang belakangan semakin sering disampaikan terkait maraknya aktivitas PKL liar di sejumlah titik, terutama di sepanjang Jalan Aru, Lubuk Begalung.


Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut ketertiban umum, tetapi juga berdampak terhadap kebersihan lingkungan, kelancaran lalu lintas, hingga estetika kawasan perkotaan.


"Kami menerima banyak laporan dari masyarakat terkait keberadaan PKL yang berjualan di lokasi yang tidak semestinya. Selain itu, setelah aktivitas jual beli selesai, masih banyak lapak, meja, tenda, dan sarana berjualan lainnya yang ditinggalkan begitu saja di fasilitas umum. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan warga dan merusak wajah kota," ujar Ikrar.


Usai rapat koordinasi, seluruh personel langsung bergerak ke lapangan untuk melaksanakan penertiban. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Begalung, Nofiandi, S.Sos., didampingi Koordinator Lapangan Engky Espito, S.I.Kom., bersama personel Satpol PP Kota Padang, BKO Pol PP Kecamatan Lubuk Begalung, jajaran Trantib Kecamatan, serta petugas Trantib Kelurahan.


Fokus pertama penertiban dilakukan di kawasan Jalan Aru yang selama ini menjadi salah satu titik aktivitas perdagangan informal. Petugas mendapati sejumlah lapak dan sarana berjualan yang ditinggalkan di area fasilitas umum setelah para pedagang selesai beraktivitas.


Selain melakukan penertiban terhadap sarana yang melanggar aturan, petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada para pedagang agar mematuhi ketentuan yang berlaku.


Petugas mengingatkan bahwa fasilitas umum harus dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat dan tidak boleh digunakan secara permanen untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.


Tidak berhenti di Jalan Aru, tim gabungan kemudian bergerak menuju kawasan Simpang Empat Lubuk Begalung hingga jalur By Pass Tanjung Saba Pitameh. Kawasan tersebut juga menjadi perhatian pemerintah karena kerap muncul aktivitas berjualan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.


Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bukan semata-mata tindakan represif terhadap pedagang, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama agar ruang publik dapat dimanfaatkan secara tertib dan bertanggung jawab.


"Kami tidak melarang masyarakat mencari nafkah. Namun ada aturan yang harus dipatuhi bersama. Ketertiban kota merupakan tanggung jawab kita semua. Kami ingin para pedagang tetap bisa berusaha, tetapi juga harus memperhatikan hak masyarakat lainnya untuk menikmati fasilitas umum yang bersih, aman, dan nyaman," tegasnya.


Ikrar menambahkan, penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak bersifat insidental. Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung akan terus melakukan pengawasan bersama Satpol PP serta aparat kelurahan untuk memastikan kawasan-kawasan yang telah ditertibkan tidak kembali dipenuhi lapak liar.


"Kami ingin membangun budaya tertib di tengah masyarakat. Program Padang Rancak bukan sekadar slogan, tetapi gerakan bersama untuk menjadikan Kota Padang lebih tertata. Jika lingkungan bersih dan tertib, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi kenyamanan, kesehatan, maupun peningkatan citra kota," katanya.


Lebih lanjut, Ikrar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban lingkungan. Menurutnya, keberhasilan Program Padang Rancak tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga dan pelaku usaha.


"Kami mengajak seluruh masyarakat Lubuk Begalung untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membiarkan fasilitas umum dipenuhi lapak yang ditinggalkan atau sampah yang mengganggu kenyamanan. Mari kita wujudkan Lubuk Begalung yang bersih, tertib, aman, dan menjadi kebanggaan Kota Padang," pungkasnya.


Kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang melalui Program Padang Rancak yang menitikberatkan pada kebersihan, ketertiban, keindahan, serta kenyamanan lingkungan perkotaan. Dengan pengawasan yang dilakukan secara konsisten, Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum dan mematuhi aturan semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang lebih tertata dan berkualitas bagi seluruh warga. 


(MEP)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update