
Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Dharmasraya Dirotasi, Penataan Organisasi Masuk Babak Baru
D'On, Dharmasraya — Gerbong birokrasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali bergerak. Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama resmi menempati posisi baru, disusul empat pejabat administrator yang juga bergeser untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (18/8/2026). Prosesi dipimpin Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 800.1.3.3/168/BKPSDM-2026 yang ditandatangani Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.
Bukan sekadar pergantian nama di kursi pemerintahan, rotasi ini menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus upaya memperkuat mesin birokrasi agar bergerak lebih efektif. Sejumlah jabatan strategis kini mendapat wajah baru, termasuk kursi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang sebelumnya sempat lowong selama beberapa bulan.
Tiga Pejabat Senior Bergeser
Salah satu perubahan cukup menonjol terjadi pada posisi Kepala Dinas Perhubungan. Catur Ebyandri Mushendra, S.STP., M.Si., yang sebelumnya memimpin perangkat daerah tersebut, kini dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya.
Posisi baru tersebut menempatkan Catur pada ruang kerja yang memiliki cakupan koordinasi luas, terutama berkaitan dengan pemerintahan, pelayanan publik, serta berbagai urusan kesejahteraan masyarakat.
Perubahan berikutnya menyasar jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Asril, AP., M.Si., yang sebelumnya berada di posisi tersebut, kini mendapat amanah sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Sementara itu, Martin Efendi HS, S.Hut., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dipercaya menduduki posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya.
Penempatan Martin di Diskominfo menjadi salah satu titik penting dalam rotasi kali ini. Jabatan tersebut sebelumnya dalam kondisi lowong selama beberapa bulan, sehingga kehadiran pejabat definitif diharapkan dapat memperkuat pengelolaan komunikasi pemerintahan, informasi publik, serta pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Empat Pejabat Administrator Ikut Bergeser
Rotasi tidak berhenti pada level Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Empat pejabat administrator turut dilantik untuk mengisi sejumlah posisi yang tidak kalah penting dalam struktur birokrasi Dharmasraya.
Benny Mandala Putra, S.STP., M.M., kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah. Sebelumnya, Benny menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Perpindahan Benny kemudian diikuti dengan pengisian posisi yang ditinggalkannya. Emsri Berty, S.E., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pariwisata pada dinas tersebut, dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Sementara kursi Kepala Bidang Pariwisata kini dipercayakan kepada Robi Suhendra, S.Pd., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah.
Rangkaian pergeseran tersebut menunjukkan adanya pola penataan berjenjang. Satu posisi yang berubah kemudian diikuti pengisian posisi lain, sehingga struktur organisasi tetap berjalan tanpa membiarkan jabatan strategis kosong terlalu lama.
Selain itu, Yatmi Hasta Ferela, S.T., dilantik sebagai Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum. Sebelumnya, Yatmi menduduki jabatan fungsional tertentu Ahli Muda pada perangkat daerah yang sama.
Bukan Sekadar Rotasi, Ada Target yang Harus Dijawab
Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi.
Artinya, perpindahan pejabat tidak semata-mata dipandang sebagai pergantian tempat kerja, tetapi menjadi instrumen pemerintah daerah untuk memastikan organisasi mampu bekerja secara efektif dan pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan.
Para pejabat yang baru dilantik dituntut tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi.
Mereka diharapkan segera memahami ruang lingkup tugas, membangun komunikasi dengan jajaran internal maupun lintas perangkat daerah, serta memastikan berbagai program pemerintahan tetap berjalan sesuai target.
Pesan tersebut menjadi penting karena setiap jabatan membawa tantangan yang berbeda. Pejabat yang berpindah dari satu perangkat daerah ke perangkat lainnya harus mampu menerjemahkan pengalaman sebelumnya ke dalam tanggung jawab baru.
Terlebih, beberapa posisi yang kini diisi memiliki fungsi strategis dalam menggerakkan koordinasi pemerintahan dan menyampaikan kebijakan kepada masyarakat.
Menguatkan Mesin Pemerintahan
Rotasi pejabat dalam birokrasi pada dasarnya merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, hasil akhirnya sangat bergantung pada bagaimana pejabat yang dipercaya mampu menerjemahkan amanah menjadi kinerja nyata.
Di Dharmasraya, perubahan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarlembaga pemerintahan.
Posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, misalnya, memiliki peran penting dalam membantu Sekretariat Daerah mengoordinasikan berbagai urusan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Di sisi lain, kehadiran pejabat baru di Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi peluang untuk kembali mengakselerasi pengelolaan informasi pemerintahan dan komunikasi publik.
Pada era ketika informasi bergerak begitu cepat, pemerintah daerah tidak hanya dituntut bekerja, tetapi juga mampu menjelaskan pekerjaan tersebut secara terbuka, akurat dan mudah dipahami masyarakat.
Karena itu, pengisian jabatan di Diskominfo memiliki arti strategis dalam membangun hubungan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dihadiri Jajaran Pemkab
Prosesi pelantikan turut disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison, S.Sos., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Yefrinaldi, S.E., M.M., Asisten Administrasi Umum Roni Puska, S.T., M.T., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Imam Mahfuri, S.E., M.M., Plt. Kepala BKPSDM Ummu Azizah, S.Psi., M.M., serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Kini, setelah sumpah jabatan diucapkan dan posisi baru resmi disandang, tantangan sesungguhnya justru dimulai.
Rotasi telah mengubah susunan kursi birokrasi. Namun masyarakat tentu tidak hanya menunggu siapa yang duduk di sebuah jabatan.
Yang lebih penting adalah apa yang akan dikerjakan setelah jabatan itu dipercayakan.
Dengan tujuh pejabat yang mendapat amanah baru, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memasuki fase baru penataan organisasi. Ukuran keberhasilannya pada akhirnya akan terlihat dari seberapa cepat roda pemerintahan bergerak, seberapa kuat koordinasi dibangun, dan seberapa nyata dampaknya dirasakan masyarakat.
Sebab dalam birokrasi, jabatan hanyalah amanah. Kinerja dan pelayanan kepada masyarakatlah yang akan menjadi ukuran sebenarnya.
(Papa Juan)
#Daerah #KabupatenDharmasraya