Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Payakumbuh dan BWS V Padang Perkuat Infrastruktur Air, Warga Diuntungkan dari Pengendalian Banjir hingga Jaminan Ketersediaan Air

12 June 2026 | June 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T17:38:59Z

Pemko Payakumbuh dan BWS V Padang Perkuat Infrastruktur Air, Warga Diuntungkan dari Pengendalian Banjir hingga Jaminan Ketersediaan Air



D'On, PADANG Upaya memperkuat ketahanan daerah terhadap ancaman banjir sekaligus menjamin ketersediaan air bersih dan irigasi bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Payakumbuh. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kota Payakumbuh dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, di Padang, Selasa (9/6/2026).


Kesepakatan yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BWS V Padang Reski Wahyudi itu menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk membangun serta mengelola infrastruktur sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.


Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mencakup perencanaan, pemanfaatan, hingga pemeliharaan berbagai prasarana dan sarana sumber daya air yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.


Langkah Strategis Hadapi Ancaman Banjir dan Perubahan Iklim


Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya air saat ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan perkembangan kawasan perkotaan.


Menurutnya, kolaborasi dengan BWS V Padang merupakan langkah strategis untuk memastikan berbagai program pembangunan sumber daya air dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Kerja sama ini merupakan langkah strategis agar berbagai program pembangunan sumber daya air dapat dilaksanakan secara lebih efektif, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam bentuk pengurangan risiko banjir, peningkatan kualitas lingkungan, maupun terjaganya ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan," ujar Zulmaeta.


Ia menjelaskan, sumber daya air memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, pengembangan wilayah, hingga keberlanjutan lingkungan hidup.


Karena itu, Pemko Payakumbuh terus mendorong terjalinnya kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat guna memastikan pembangunan infrastruktur sumber daya air dapat dilakukan secara terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan.


Fokus pada Pengendalian Banjir dan Penguatan Infrastruktur Pengairan


Melalui nota kesepakatan tersebut, kedua pihak akan memperkuat koordinasi dalam sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Program yang akan dijalankan meliputi peningkatan kualitas jaringan pengairan, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, normalisasi saluran, hingga pemeliharaan berbagai fasilitas yang telah dibangun sebelumnya.


Langkah tersebut dinilai sangat penting mengingat beberapa wilayah di Kota Payakumbuh masih menghadapi potensi genangan saat curah hujan tinggi. Dengan adanya peningkatan kapasitas infrastruktur pengendalian banjir, risiko kerugian akibat bencana hidrometeorologi diharapkan dapat ditekan secara signifikan.


Selain itu, penguatan sistem pengairan juga akan mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya. Ketersediaan air yang lebih terjamin akan membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.


Manfaat Langsung untuk Masyarakat


Kerja sama tersebut diproyeksikan memberikan sejumlah manfaat nyata bagi warga Kota Payakumbuh.


Di antaranya adalah berkurangnya potensi banjir dan genangan di kawasan permukiman, meningkatnya keandalan pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian, serta terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk beraktivitas.


Tidak hanya itu, keberadaan infrastruktur sumber daya air yang baik juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, perdagangan, dan berbagai aktivitas masyarakat yang bergantung pada ketersediaan air.


Masyarakat juga diharapkan memperoleh manfaat jangka panjang berupa lingkungan yang lebih terjaga, kualitas hidup yang meningkat, serta berkurangnya risiko kerusakan akibat bencana yang dipicu oleh faktor cuaca ekstrem.


Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci Keberhasilan


Sementara itu, Plt Kepala BWS V Padang Reski Wahyudi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya air tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh perencanaan yang matang dan pengelolaan yang berkelanjutan.


"Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh perencanaan yang matang, pemanfaatan yang tepat, serta pemeliharaan yang berkelanjutan," katanya.


Menurut Reski, nota kesepakatan tersebut menjadi dasar yang kuat untuk mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sumber daya air di Kota Payakumbuh.


Ia menilai sinergi lintas pemerintahan menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Kami berkomitmen mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur sumber daya air agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," tegasnya.


Membangun Payakumbuh yang Lebih Tangguh dan Berkelanjutan


Kerja sama antara Pemko Payakumbuh dan BWS V Padang menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berorientasi pada ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.


Dengan pengelolaan sumber daya air yang lebih baik, Kota Payakumbuh diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan, mulai dari ancaman banjir, kekeringan, hingga dampak perubahan iklim yang semakin kompleks.


Melalui kolaborasi ini, pembangunan infrastruktur sumber daya air tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. 


(Mond)


#Infrastruktur #BWSSVPadang

×
Berita Terbaru Update