Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Fadly Amran Tegaskan Padang Tak Boleh Hanya Jadi Pasar Digital, PIAGEX 2026 Disiapkan Cetak Kreator Animasi dan Game Berdaya Saing Global

26 July 2026 | July 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T13:33:15Z

Fadly Amran Tegaskan Padang Tak Boleh Hanya Jadi Pasar Digital, PIAGEX 2026 Disiapkan Cetak Kreator Animasi dan Game Berdaya Saing Global



D'On, Padang Pemerintah Kota (Pemko) Padang semakin menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi digital. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat meninjau pelaksanaan Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026 di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Minggu (26/7/2026).


Kunjungan tersebut menjadi simbol dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan talenta muda di bidang animasi, pengembangan gim (game), coding, hingga content creation. Bagi Pemko Padang, perkembangan industri kreatif digital bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan yang harus dipersiapkan sejak dini agar generasi muda mampu bersaing dalam ekonomi digital yang semakin kompetitif.


Dalam peninjauan itu, Fadly Amran didampingi Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Tommy TRD, serta Ketua Panitia PIAGEX 2026 sekaligus Dosen Program Studi Animasi Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Bayu R. Fajri.


Menyiapkan Generasi Pencipta, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi


Di hadapan peserta dan panitia, Fadly Amran menegaskan bahwa perkembangan coding, animasi, game, dan content creation merupakan kenyataan yang tidak bisa dihindari. Karena itu, dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman agar menghasilkan generasi yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi baru.


Menurutnya, selama ini Indonesia masih menghadapi tantangan besar sebagai pasar bagi produk-produk digital dunia. Kondisi tersebut harus diubah dengan melahirkan lebih banyak kreator lokal yang mampu menghasilkan karya berkualitas dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

 

"Coding, animasi, game, dan content creation adalah keniscayaan hari ini. Pemko Padang mengapresiasi PIAGEX 2026, dan siap mendukung lahirnya generasi juara melalui pendidikan yang selaras dengan kemajuan teknologi," ujar Fadly Amran.


Ia menekankan bahwa anak-anak muda Kota Padang harus memahami seluruh proses kreatif di balik lahirnya sebuah karya digital. Mulai dari menyusun ide, membuat alur cerita (storytelling), menulis naskah, mendesain karakter, memproduksi animasi, hingga mengembangkan permainan digital yang memiliki nilai ekonomi.

 

"Jangan sampai kita hanya menjadi konsumen atau Indonesia hanya menjadi pasar. Anak-anak Kota Padang harus menguasai proses kreatif di balik animasi, game, dan konten digital, mulai dari pembuatan animasi hingga penyusunan storytelling dan naskah," tegasnya.


Pendidikan Harus Mengikuti Laju Teknologi


Fadly Amran menilai transformasi digital telah mengubah hampir seluruh sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Oleh sebab itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan sistem pendidikan mampu menjawab kebutuhan industri masa depan.


Ia menegaskan bahwa pembelajaran mengenai coding, animasi, desain digital, dan pengembangan gim harus terus diperkuat agar peserta didik memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman.


Baginya, investasi terbesar bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.


Karya Peserta Jangan Berhenti di Arena Kompetisi


Lebih jauh, Wali Kota Padang berharap PIAGEX tidak hanya menjadi ajang perlombaan tahunan, tetapi mampu melahirkan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.


Ia meminta panitia terus mendampingi para peserta setelah kompetisi berakhir sehingga kemampuan mereka dapat berkembang secara konsisten mengikuti dinamika industri kreatif global.


Menurutnya, kualitas karya harus meningkat dari waktu ke waktu sehingga para kreator muda mampu menghasilkan produk digital yang layak dipasarkan secara profesional.

 

"Saya berharap anak-anak ini terus dibina. Kalau sudah membuat film atau game, kualitasnya harus terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga bisa berkembang dan melanjutkan karya mereka secara mandiri," katanya.


PIAGEX 2026 Jadi Titik Temu Dunia Pendidikan, Industri, dan Komunitas Kreatif


Sementara itu, Ketua Panitia PIAGEX 2026 Bayu R. Fajri menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung selama 25–27 Juli 2026 tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan komunitas kreatif.


Menurutnya, sinergi seluruh pihak sangat penting untuk membangun ekosistem animasi dan game yang sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Padang.


Selama tiga hari pelaksanaan, PIAGEX menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran karya, kompetisi, hingga talk show yang melibatkan pelajar, mahasiswa, akademisi, kreator, serta pelaku industri animasi dan game dari dalam maupun luar negeri.


Beragam cabang lomba juga digelar, di antaranya desain game tingkat SMP, pengembangan educational game bagi guru, kompetisi animasi pendek tingkat umum, serta live coding untuk siswa SMP dalam menciptakan permainan digital.


Bayu berharap PIAGEX dapat terus berkembang menjadi agenda berskala internasional yang melahirkan talenta-talenta kreatif baru dari Kota Padang.

 

"Selama tiga hari pelaksanaan, PIAGEX 2026 menghadirkan pameran, kompetisi, dan talk show yang mempertemukan pelajar, mahasiswa, kreator, akademisi, hingga pelaku industri animasi dan game dari dalam maupun luar negeri."

 

"Kami berharap PIAGEX terus berkembang sebagai wadah kolaborasi yang melahirkan talenta kreatif berdaya saing nasional dan internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Padang," ujar Bayu.


Membangun Masa Depan Kota Melalui Industri Kreatif


Penyelenggaraan PIAGEX 2026 menunjukkan bahwa pembangunan Kota Padang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia.


Melalui dukungan pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri, Kota Padang berupaya menciptakan generasi kreatif yang mampu menghasilkan karya digital bernilai tinggi, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus memperkuat posisi daerah dalam peta industri kreatif nasional.


Dengan semangat tersebut, PIAGEX 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya animator, pengembang gim, programmer, ilustrator, hingga kreator konten digital asal Kota Padang yang mampu membawa nama daerah ke panggung nasional bahkan internasional.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update