Breaking News

30 Murid Gus Samsudin Dipulangkan, Padepokan Nuswantoro Ditutup

Gus Samsudin 

D'On, Blitar (Jatim),-
Lebih dari 30 santri dari Pondok Pesantren Nuswantoro, yang dipimpin oleh Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Blitar, dipulangkan ke rumah masing-masing. Tindakan ini diambil setelah penangkapan Gus Samsudin oleh Polda Jatim karena konten aliran sesat tukar pasangan di media sosial yang melanggar UU ITE.

Menurut Jamil Mashadi, juru bicara Kementerian Agama Kabupaten Blitar, 12 dari santri yang dipulangkan berasal dari Jawa Timur, termasuk Malang dan Lumajang. Namun, ada juga santri dari luar Jawa, seperti dari Dompu, Nusa Tenggara Barat, dan bahkan Riau, Sumatera.

Pemulangan santri dan penutupan pondok dilakukan berdasarkan kesepakatan Forkopimda Kabupaten Blitar. Proses pemulangan dilakukan secara bertahap sejak Sabtu (9/3/2024). Armada bus disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial, khususnya untuk santri dari Jawa Timur, sementara koordinasi dengan dinas sosial Provinsi Jawa Timur masih terhambat oleh birokrasi karena hari libur.

Terkait penutupan pondok pesantren, Jamil menjelaskan bahwa padepokan tersebut belum memiliki izin resmi. Gus Samsudin hanya memiliki badan hukum Yayasan Pondok Pesantren. Penutupan dilakukan berdasarkan surat keputusan Bupati Blitar Rini Syarifah, dengan tujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Skandal ini telah menarik perhatian publik karena melibatkan seorang pemimpin pesantren yang dihormati dan permasalahan yang berkaitan dengan keagamaan dan hukum.

(*)

#GusSamsudin #AliranSesat