Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wujud Nyata Kesejahteraan Petani: Tiga Kelompok Tani di Asam Jujuhan Dharmasraya Terima Bantuan PSR Senilai Rp13,4 Miliar

31 October 2026 | October 31, 2026 WIB Last Updated 2026-10-31T13:18:00Z

Wujud Nyata Kesejahteraan Petani: Tiga Kelompok Tani di Asam Jujuhan Dharmasraya Terima Bantuan PSR Senilai Rp13,4 Miliar


D'On, Dharmasraya - Angin segar berhembus bagi para petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya. Tiga kelompok tani yang berada di Kecamatan Asam Jujuhan resmi menerima alokasi bantuan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan total luas lahan mencapai 223,4881 hektare.


Dengan besaran dukungan pembiayaan mencapai Rp60 juta per hektare, total alokasi dana yang dikucurkan untuk ketiga kelompok tani tersebut menyentuh angka fantastis, yakni sekitar Rp13,4 miliar.


Rincian Penerima Bantuan PSR di Kecamatan Asam Jujuhan


Program strategis ini menyasar langsung kebun-kebun rakyat yang memerlukan peremajaan secara masif. Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, berikut adalah rincian tiga kelompok tani penerima alokasi dana PSR:


  1. Kelompok Tani Asam Sakti Sejahtera
    • Luas Lahan: 70,8582 hektare
    • Lokasi: Nagari Alahan Nan Tigo
  2. Kelompok Tani Sungai Gelegah Mandiri
    • Luas Lahan: 57,7299 hektare
  3. Kelompok Tani Sungai Limau Sepakat
    • Luas Lahan: 94,9000 hektare




Perjuangan Nyata Pemerintah Daerah untuk Petani


Keberhasilan perolehan alokasi dana fantastis ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen kepemimpinan daerah. Bantuan tersebut merupakan buah dari perjuangan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam melobi serta memperjuangkan program peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat langsung kepada pemerintah pusat.


"Alokasi ini adalah wujud nyata kepemimpinan yang hadir untuk menjawab keresahan para petani sawit kita di daerah," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat mengapresiasi langkah cepat pemerintah kabupaten.


Program PSR sendiri dikelola langsung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), sebuah lembaga pemerintah yang memang diamanahkan untuk mengelola dana perkebunan guna mendukung pemulihan dan peningkatan daya saing komoditas unggulan nasional, termasuk kelapa sawit rakyat.


Solusi Tepat untuk Tanaman Tua dan Tidak Produktif


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, melalui Kepala Bidang Perkebunan, Ipentri, menjelaskan bahwa program PSR merupakan instrumen krusial untuk mengatasi berbagai permasalahan klasik di tingkat petani.


  • Mengganti Tanaman Tua: Kebun sawit yang usianya sudah tua dan melewati masa produktif puncaknya akan diremajakan.
  • Penggunaan Benih Unggul: Program ini memastikan bibit yang ditanam kembali adalah benih unggul bersertifikat yang memiliki produktivitas tinggi.
  • Peningkatan Kesejahteraan: Dengan hasil panen yang kembali optimal di masa depan, taraf hidup dan kesejahteraan keluarga pekebun diharapkan ikut terangkat naik.


Ipentri juga menambahkan bahwa implementasi program PSR di Kabupaten Dharmasraya tidak hanya terpusat di Kecamatan Asam Jujuhan saja. Program ini telah berjalan dan merata di sejumlah kecamatan lainnya, memastikan bahwa pemerataan manfaat pembangunan perkebunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan petani di Kabupaten Dharmasraya.


Suara Hati Petani: Asa Baru di Tengah Tantangan Perkebunan


Rasa syukur yang mendalam turut diungkapkan oleh Suhaimi, Ketua Kelompok Tani Asam Sakti Sejahtera yang berbasis di Nagari Alahan Nan Tigo. Ia mewakili rekan sesama petani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani.


Menurut Suhaimi, perhatian dan perjuangan pemerintah daerah sangat berarti dalam menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan sawit, khususnya di wilayah pelosok seperti Kecamatan Asam Jujuhan.


"Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati atas perjuangan dan perhatian luar biasa ini. Harapan kami, sinergi dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah terus berlanjut, sehingga kami para petani memiliki kesempatan emas untuk meningkatkan produktivitas kebun dan memperbaiki kesejahteraan keluarga," ungkap Suhaimi penuh optimisme.


Dengan mengalirnya dana peremajaan ini, babak baru penataan perkebunan sawit di Dharmasraya resmi dimulai. Diharapkan langkah ini mampu mencetak kebun-kebun rakyat yang jauh lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan.


(Papa Juan)


#Daerah #KabupatenDharmasraya


×
Berita Terbaru Update