
Bukan Sekadar Lomba, Drama 5 Pilar STBM Kader PKK Kota Padang Bawa Pesan Kesehatan dan Percepatan Penurunan Stunting
D'On, Bukittinggi — Semangat, kekompakan, dan kreativitas kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang kembali mencuri perhatian dalam rangkaian Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Bertempat di Istana Bung Hatta, Rabu (2/8/2026), kontingen TP-PKK Kota Padang tidak hanya hadir untuk berkompetisi, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesehatan keluarga dan lingkungan melalui sebuah drama edukasi mengenai 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Drama yang dibawakan lima kader dari Pokja 4 TP-PKK Kota Padang tersebut menjadi salah satu penampilan yang sarat pesan edukasi. Dengan kemahiran memainkan peran, penguasaan naskah, serta penyampaian pesan yang lugas, para kader mampu mengemas isu sanitasi menjadi tontonan yang menarik sekaligus mudah dipahami.
Pesan yang disampaikan pun sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Sanitasi bukan sekadar persoalan kebersihan lingkungan, tetapi berkaitan erat dengan kesehatan keluarga, pencegahan penyakit, kualitas hidup anak, hingga upaya mempercepat penurunan angka stunting.
Melalui drama tersebut, para kader berupaya menunjukkan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Edukasi mengenai sanitasi pun tidak harus selalu disampaikan melalui forum formal, tetapi dapat dilakukan secara kreatif dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.
Penampilan Pokja 4 ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kader PKK dapat menjadi ujung tombak edukasi di tengah masyarakat.
Di balik panggung perlombaan, terdapat kerja keras, latihan, kekompakan dan keberanian para kader untuk membawa nama Kota Padang di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan kepada seluruh kontingen. Kehadirannya menjadi suntikan semangat bagi para kader yang tengah berjuang memberikan penampilan terbaik dalam setiap cabang perlombaan.
Dian didampingi Ketua Bidang II Nova Raju, Staf Ahli Corri Saidan, sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta camat dan lurah se-Kota Padang.
Jambore Kader PKK tingkat provinsi tahun ini menjadi momentum bagi kontingen Kota Padang untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Sejak hari pertama, perjuangan telah dimulai melalui sejumlah perlombaan yang menguji kemampuan seni, kekompakan, wawasan dan kreativitas kader.
Berbagai cabang perlombaan seperti paduan suara, solo song hingga cerdas cermat menjadi bagian dari rangkaian perjuangan kontingen Kota Padang.
Memasuki hari kedua, suasana jambore semakin semarak. Penampilan parade defile TP-PKK Kota Padang berhasil memukau penonton dengan kreativitas dan kekompakan yang ditampilkan.
Semangat tersebut kemudian dilanjutkan oleh Pokja 4 melalui drama edukasi 5 Pilar STBM.
Penampilan ini menjadi bukti bahwa kader PKK tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
Terlebih, isu sanitasi memiliki keterkaitan erat dengan kualitas kesehatan keluarga. Ketika masyarakat mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta memiliki akses terhadap sanitasi yang layak, risiko berbagai penyakit dapat ditekan. Pada saat yang sama, kondisi lingkungan yang sehat turut mendukung tumbuh kembang anak dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam percepatan penurunan stunting.
Bagi Dian Puspita Fadly Amran, perjuangan para kader dalam Jambore PKK tidak semata-mata diukur dari perolehan juara.
Lebih dari itu, keberanian tampil, kemampuan bekerja dalam tim, pengalaman yang diperoleh, serta semangat membawa nama Kota Padang merupakan nilai penting yang patut diapresiasi.
Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader yang telah mencurahkan tenaga, waktu dan pikiran untuk mempersiapkan diri menghadapi seluruh rangkaian perlombaan.
"Terima kasih atas semangat, kekompakan, dan perjuangan seluruh kader. Apa pun hasilnya, kebersamaan, pengalaman, dan keberanian untuk memberikan yang terbaik adalah kemenangan yang sangat berarti," ujar Dian.
Menurutnya, Jambore Kader PKK juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan antarkader sekaligus meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri mereka.
Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian perlombaan berakhir. Berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama jambore diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam pelaksanaan program PKK di tengah masyarakat.
Khususnya dalam bidang kesehatan keluarga dan lingkungan, kader diharapkan semakin aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan demikian, Jambore Kader PKK bukan hanya menjadi panggung untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat peran kader sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Kontingen Kota Padang pun membawa satu pesan penting dari panggung Istana Bung Hatta: membangun keluarga sehat dimulai dari lingkungan yang sehat, perilaku yang baik, dan kepedulian bersama.
Melalui semangat kebersamaan yang ditunjukkan sepanjang Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat, TP-PKK Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus mempererat kekeluargaan, mengembangkan potensi kader, memperkuat edukasi masyarakat, sekaligus membawa nama baik Kota Padang di tingkat provinsi.
(Mond)
#PKK #Stunting #Daerah #Padang