.jpg)
Bukan Hanya Jago Akademik, Siswa SMP Negeri 2 Padang Borong Prestasi Karate dan Pencak Silat
D'On, Padang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SMP Negeri 2 Padang. Tak hanya menunjukkan kemampuan di bidang akademik, sejumlah siswa sekolah tersebut juga sukses mengukir prestasi di dunia olahraga, khususnya karate dan pencak silat.
Deretan capaian itu menjadi bukti bahwa potensi siswa dapat tumbuh di berbagai bidang apabila mendapatkan dukungan, ruang berlatih, serta pembinaan yang tepat dari lingkungan sekolah.
Berdasarkan catatan SMP Negeri 2 Padang, sedikitnya delapan siswa berhasil membawa pulang prestasi dari sejumlah kejuaraan. Mereka tampil dalam berbagai nomor pertandingan, mulai dari kata, kumite, hingga pencak silat, dengan torehan juara yang cukup membanggakan.
Kepala SMP Negeri 2 Padang, Dina Ayudia, saat ditemui di sekolah, Selasa (18/8/2026), mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kemauan siswa, dukungan orang tua, pembinaan guru, serta komitmen sekolah dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakatnya.
Salah satu prestasi membanggakan datang dari Nadhifa Grimonia, siswa kelas 7.5. Ia berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Bearwong Open Kata Beregu Putri.
Prestasi serupa juga ditorehkan rekannya, Lathif Farras Prihardi, yang sama-sama duduk di kelas 7.5. Lathif sukses menjadi Juara 1 Kata Beregu Putra.
Dari kelas 7.8, Mauli Zanna Panjaitan berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih Juara 2 Open Komite Pemula Putri dalam kejuaraan yang digelar PT Semen Padang.
Sementara itu, Eshan Raja Muda Bintang Madoan, siswa kelas 7.5, turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 2 Kumite 35 kilogram Pemula Putra pada Bearwong Karate Open Championship 2.
Prestasi lainnya datang dari siswa kelas 9.1, Latifa Khansa. Ia berhasil mengamankan dua capaian sekaligus dalam Kejuaraan Bearwong, yakni Juara 2 Open Cadet Putri dan Juara 1 Festival Cadet Putri.
Masih dari kelas 9.1, Irama Satwal juga berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih Juara 2 Open Cadet Putra.
Tak kalah membanggakan, Ayulia Rahmadhani sukses meraih Juara 1 Kata Pemula Putri sekaligus Juara 3 Kumite.
Sementara dari cabang pencak silat, Daffiel Kenzio Fathan, siswa kelas 8.8, berhasil meraih Juara 2 pada Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup.
Bagi SMP Negeri 2 Padang, deretan prestasi tersebut bukan sekadar deretan piala yang menghiasi lemari sekolah. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi gambaran bahwa proses pendidikan dapat berlangsung secara lebih utuh ketika siswa diberikan kesempatan untuk menemukan dan mengembangkan kekuatan yang ada dalam dirinya.
Dina mengatakan sekolah berupaya memberikan dukungan kepada setiap siswa sesuai minat dan bakat yang dimiliki. Dukungan tersebut tidak hanya berupa motivasi, tetapi juga diwujudkan melalui penyediaan ruang, fasilitas dan kesempatan berlatih.
“Kami selalu mendukung dan memberi motivasi kepada anak-anak untuk terus menggali kemampuan di bidang yang mereka minati. Kami juga memberikan izin seluas-luasnya bagi anak-anak yang memiliki keterampilan di bidang tersebut untuk berlatih dan menggunakan fasilitas, termasuk lapangan sekolah,” ujar Dina.
Menurutnya, pembinaan potensi siswa bahkan mulai dilakukan sejak mereka memasuki kelas VII. Sekolah terlebih dahulu berupaya memetakan minat dan kemampuan peserta didik sehingga mereka dapat diarahkan pada kegiatan yang sesuai.
Proses tersebut dinilai penting agar kegiatan ekstrakurikuler tidak sekadar menjadi aktivitas tambahan setelah jam pelajaran, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan dan membangun pengalaman.
“Setelah minat siswa terdata, kami memberikan pelatihan. Ada pelatih yang kami datangkan dari luar dan ada juga yang dibimbing oleh guru bidang studi di sekolah,” katanya.
SMP Negeri 2 Padang sendiri memiliki berbagai kegiatan yang diarahkan untuk mengembangkan kemampuan siswa, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya. Selain kegiatan yang berkaitan dengan olahraga, sekolah juga memberikan ruang bagi siswa melalui kegiatan seperti Pasukan Keamanan Sekolah (PKS), olimpiade, dan syahril Qur'an.
Bagi Dina, keberhasilan siswa dalam berbagai kompetisi menjadi pengingat bahwa prestasi tidak selalu lahir dari ruang kelas dan angka-angka akademik. Setiap anak memiliki potensi berbeda yang membutuhkan kesempatan untuk tumbuh.
Karena itu, sekolah berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi siswa dalam mengeksplorasi kemampuannya. Termasuk bagi mereka yang memiliki bakat di bidang olahraga dan memiliki tekad untuk berkompetisi.
Menurut Dina, keberhasilan dalam kompetisi juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar tentang teknik dan strategi pertandingan, tetapi juga tentang disiplin, konsistensi, keberanian, kerja keras dan kemampuan menghadapi tekanan.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter siswa.
Apalagi, untuk mencapai podium juara, siswa harus menjalani latihan secara konsisten. Mereka harus mampu membagi waktu antara kewajiban belajar dengan aktivitas latihan dan pertandingan.
Di sinilah peran sekolah menjadi penting untuk memastikan siswa tetap mendapatkan dukungan dalam menjalankan kedua tanggung jawab tersebut.
Dina berharap prestasi yang telah diraih para siswa dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Ia juga berharap capaian di bidang nonakademik tersebut dapat memberikan manfaat ketika para siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Harapan kami, prestasi nonakademik yang telah mereka raih dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan sekolah yang mereka inginkan dan tetap dipertahankan untuk masa depan mereka,” tuturnya.
Dina pun mendorong seluruh siswa SMP Negeri 2 Padang untuk tidak cepat puas dengan capaian yang telah diperoleh. Prestasi hari ini, menurutnya, harus menjadi motivasi untuk terus berlatih, belajar dan meningkatkan kemampuan.
Deretan prestasi siswa SMP Negeri 2 Padang tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai akademik. Sekolah juga merupakan ruang tumbuh bagi anak-anak untuk menemukan kepercayaan diri, mengembangkan bakat dan membangun pengalaman.
Dengan dukungan sekolah, guru, pelatih dan keluarga, potensi yang dimiliki siswa diharapkan dapat terus berkembang. Dari lapangan latihan dan arena pertandingan, lahir bukan hanya juara, tetapi juga generasi muda yang memiliki disiplin, mental tangguh dan keberanian untuk mengejar cita-cita.
Bagi SMP Negeri 2 Padang, torehan prestasi itu menjadi energi baru untuk terus melahirkan talenta-talenta muda. Sebab, setiap siswa memiliki jalannya masing-masing untuk bersinar dan tugas sekolah adalah memastikan setiap potensi tersebut mendapatkan kesempatan untuk tumbuh.
(Mond)
#Padang #Daerah #Olahraga #Silat