Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rapat Banggar DPRD Riau Bersama TAPD Berakhir Ricuh, Adu Mulut Berujung Adu Fisik

16 July 2026 | July 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-16T14:14:08Z

Rapat Banggar DPRD Riau Bersama TAPD Berakhir Ricuh, Adu Mulut Berujung Adu Fisik



D'On, Pekanbaru – Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau yang membahas agenda anggaran di Ruang Medium DPRD Riau, Kamis (16/7/2026), berakhir ricuh. Suasana yang semula berlangsung formal berubah menjadi ketegangan terbuka hingga berujung aksi saling dorong dan adu pukul antarkelompok.


Kericuhan diduga dipicu memanasnya hubungan antara Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Parisman Ihwan, dengan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet. Perselisihan keduanya disebut telah muncul sejak rapat masih berlangsung dan terus berkembang hingga forum resmi ditutup.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pihak di lingkungan DPRD Riau, perdebatan di dalam ruang rapat sempat beberapa kali terjadi. Meski situasi berhasil diredam sehingga rapat dapat diselesaikan, ketegangan ternyata belum berakhir.


Sekitar pukul 14.30 WIB, sesaat setelah rapat dinyatakan selesai, kedua belah pihak kembali terlibat adu argumentasi. Perdebatan yang awalnya hanya berupa saling lempar pendapat kemudian berubah menjadi adu mulut dengan nada tinggi.


Menurut pantauan di lokasi, situasi semakin tidak terkendali ketika sejumlah pendukung dari masing-masing pihak berdatangan. Kerumunan yang semakin banyak membuat suasana memanas hingga akhirnya terjadi aksi saling dorong dan saling pukul di area sekitar ruang rapat.


Dalam insiden tersebut, seorang pria dilaporkan terjatuh setelah menerima beberapa pukulan. Korban sempat tidak sadarkan diri sehingga mengundang kepanikan para peserta rapat dan pegawai yang masih berada di sekitar lokasi.


Kericuhan akhirnya berhasil dihentikan setelah sejumlah anggota DPRD Provinsi Riau bersama petugas keamanan segera turun tangan melerai kedua kubu. Situasi berangsur kondusif setelah para pihak dipisahkan untuk mencegah bentrokan susulan.


Hingga berita ini disusun, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab utama perselisihan maupun kondisi korban. Pihak Sekretariat DPRD Provinsi Riau juga belum memberikan keterangan kepada awak media.


Salah seorang anggota DPRD Provinsi Riau, Andi Dharma Taufik, hanya memberikan pernyataan singkat saat dimintai konfirmasi.

 

"Sebentar lagi kita akan berikan keterangannya ya," ujarnya.


Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah pembahasan agenda strategis mengenai anggaran daerah. Insiden tersebut dinilai mencoreng citra lembaga legislatif yang seharusnya mengedepankan dialog, etika politik, serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan pendapat.


Publik kini menantikan penjelasan resmi dari pimpinan DPRD Provinsi Riau, Sekretariat DPRD, maupun pihak-pihak yang terlibat untuk mengungkap kronologi lengkap, penyebab konflik, serta langkah yang akan diambil agar insiden serupa tidak kembali terjadi dalam agenda-agenda pemerintahan berikutnya.


(BS)


#Peristiwa #Daerah #Riau

×
Berita Terbaru Update