Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bukan Keren, Justru Berbahaya! Ditlantas Polda Sumbar Ingatkan Bahaya Merokok Saat Berkendara

13 July 2026 | July 13, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T13:06:35Z

Bukan Keren, Justru Berbahaya! Ditlantas Polda Sumbar Ingatkan Bahaya Merokok Saat Berkendara



D'On, Padang – Kebiasaan merokok sambil mengemudikan kendaraan masih kerap dianggap sebagai hal lumrah oleh sebagian pengendara. Padahal, di balik kepulan asap dan bara api rokok yang terlihat sepele, tersimpan potensi bahaya besar yang dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Berangkat dari kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menggencarkan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui pesan edukatif bertajuk "Tidak Merokok Saat Berkendara, Fokus di Jalan Itu Gaya yang Keren." Kampanye ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan berawal dari perilaku sederhana namun penuh tanggung jawab.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., menegaskan bahwa mengemudikan kendaraan membutuhkan konsentrasi penuh. Menurutnya, aktivitas merokok saat berkendara dapat mengurangi fokus pengemudi dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.


"Kampanye ini bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa berkendara membutuhkan konsentrasi penuh. Merokok saat mengemudi memang sering dianggap hal biasa, tetapi aktivitas tersebut dapat mengurangi fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan," ujar Kombes Pol. Reza, Senin (13/7/2026).


Ia menjelaskan, bahaya merokok saat berkendara tidak hanya berasal dari hilangnya konsentrasi ketika tangan digunakan untuk memegang rokok atau saat pengemudi membuang abu rokok. Bara api maupun puntung rokok yang masih menyala juga berpotensi mengenai tubuh atau wajah pengendara lain, khususnya pengendara sepeda motor, sehingga dapat memicu kepanikan yang berujung pada kecelakaan.


Selain itu, asap rokok yang mengepul juga dapat mengganggu jarak pandang sesaat, terutama ketika pengemudi sedang mengembuskan asap atau saat harus membagi perhatian antara mengendalikan kendaraan dan aktivitas merokok.


Menurut Kombes Pol. Reza, berbagai kebiasaan kecil yang mengganggu konsentrasi di balik kemudi merupakan faktor yang tidak boleh disepelekan. Karena itu, Ditlantas Polda Sumbar terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.


Ia menekankan bahwa budaya tertib berlalu lintas tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap rambu-rambu atau kelengkapan surat kendaraan, tetapi juga tercermin dari sikap disiplin pengendara dalam menghindari segala aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian selama berkendara.


"Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap pengemudi maupun pengendara harus mampu mengendalikan diri dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban," tegasnya.


Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga fokus selama perjalanan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya.


"Kami berharap masyarakat Sumatera Barat semakin sadar bahwa fokus saat berkendara adalah bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Mari hentikan kebiasaan merokok saat berkendara, utamakan konsentrasi, patuhi aturan lalu lintas, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan selamat sampai tujuan," tambahnya.


Dalam kampanye ini, Ditlantas Polda Sumbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas otomotif, pelajar, mahasiswa, hingga lingkungan keluarga untuk bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab.


Berbagai kegiatan edukasi akan terus digencarkan melalui media sosial, sosialisasi langsung kepada masyarakat, hingga beragam program preventif lainnya yang bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.


Melalui semangat #SEPAKAT (Selamat, Patuh, dan Taat), Ditlantas Polda Sumbar ingin menanamkan pemahaman bahwa gaya berkendara yang sesungguhnya bukanlah merokok di balik kemudi ataupun melakukan aktivitas yang mengganggu konsentrasi. Gaya berkendara yang patut dibanggakan adalah mampu mengendalikan diri, mematuhi aturan, menghormati sesama pengguna jalan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.


Sebab pada akhirnya, tujuan setiap orang yang keluar rumah bukan hanya sampai di tempat tujuan, tetapi juga kembali pulang dengan selamat untuk berkumpul bersama keluarga.


(Mond)


#DirlantasPoldaSumbar #SumateraBarat


#Dirlan

×
Berita Terbaru Update