Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemuda Padang Tampil Membanggakan di YCC 2026, Gagasan "Padang Muda Bersakato" Gaungkan Semangat Kolaborasi untuk Masa Depan Kota

15 July 2026 | July 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T14:08:24Z

Pemuda Padang Tampil Membanggakan di YCC 2026, Gagasan "Padang Muda Bersakato" Gaungkan Semangat Kolaborasi untuk Masa Depan Kota



D'On, Padang Semangat dan kreativitas generasi muda Kota Padang kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Dua delegasi muda utusan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu, sukses mengharumkan nama daerah setelah mempresentasikan gagasan inovatif bertajuk "Padang Muda Bersakato" dalam ajang bergengsi Youth City Changers (YCC) 2026.


Pengalaman berharga selama mengikuti forum nasional tersebut dibagikan keduanya dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Kecamatan Koto Tangah, Padang, Rabu (15/7/2026). Kesempatan itu menjadi ruang refleksi sekaligus motivasi bagi pemuda lainnya agar semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah.


YCC 2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 28–30 Juni 2026. Forum ini mempertemukan 196 delegasi muda dari 98 kota anggota APEKSI untuk bertukar ide, memperluas jejaring antardaerah, serta merumuskan berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.


Di tengah forum yang mempertemukan pemuda-pemuda terbaik dari seluruh Indonesia tersebut, Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu membawa gagasan bertajuk "Padang Muda Bersakato", sebuah gerakan kolaboratif yang dirancang untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan Kota Padang.


Konsep tersebut lahir dari keyakinan bahwa pemuda bukan hanya objek pembangunan, melainkan aktor utama yang mampu melahirkan solusi atas berbagai tantangan perkotaan. Karena itu, program yang ditawarkan berfokus pada tiga pilar utama, yakni inovasi lingkungan, penguatan nilai dan budaya Minangkabau, serta perluasan ruang kreativitas bagi generasi muda.


Delegasi Kota Padang, Thayyibal Syafiq, menjelaskan bahwa Kota Padang memiliki potensi besar dari kalangan pemuda yang perlu didukung melalui ruang kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan.


"Kami ingin menghadirkan gerakan yang tidak hanya menjadi wadah kreativitas, tetapi juga mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat. Melalui semangat 'Bersakato', kami percaya kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun Kota Padang yang maju dan berkelanjutan," ujarnya.


Menurut Syafiq, Padang Muda Bersakato dirancang sebagai gerakan yang dapat melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat. Dengan demikian, setiap ide dan inovasi pemuda memiliki ruang untuk berkembang sekaligus memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.


Secara rinci, gagasan tersebut menghadirkan tiga program unggulan. Pertama, SaTujuan Eco Preneur, sebuah gerakan kewirausahaan berbasis lingkungan yang mendorong lahirnya pelaku usaha muda dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan serta pelestarian alam.


Program kedua adalah SaTujuan Youth Container, yakni ruang kreativitas sekaligus pusat pengembangan kapasitas pemuda yang dirancang hadir hingga tingkat kelurahan. Melalui program ini, generasi muda diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan, pendampingan, serta pengembangan ide-ide inovatif.


Sementara program ketiga, Lurah Inovator Muda, merupakan upaya mendorong lahirnya berbagai inovasi kepemudaan yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing wilayah. Program ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemuda dengan pemerintah di tingkat kelurahan dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.


Sementara itu, delegasi putri Kota Padang, Tiara Rahayu, menilai keikutsertaan dalam YCC 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selain memperluas wawasan dan jejaring nasional, forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Kota Padang kepada peserta dari berbagai daerah.


"Melalui forum ini, kami tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga membawa semangat kolaborasi serta memperkenalkan nilai-nilai budaya luhur Kota Padang kepada delegasi dari berbagai daerah di Indonesia," ungkap Tiara.


Selama tiga hari pelaksanaan YCC 2026 di Medan, para peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari Opening Ceremony, Sharing Session, forum diskusi tematik, malam ekspresi budaya, hingga aksi kolaboratif antardelegasi. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, memperkuat jejaring antarpemuda, sekaligus menghasilkan berbagai rekomendasi inovatif bagi pembangunan kota.


Mengusung tema "Orang Muda Tangguh untuk Indonesia", YCC 2026 menjadi wadah bagi lahirnya gagasan-gagasan segar dari generasi muda Indonesia. Keikutsertaan Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Padang, tetapi juga menunjukkan bahwa pemuda daerah memiliki kapasitas untuk bersaing dan berkontribusi dalam forum nasional.


Melalui gagasan "Padang Muda Bersakato", keduanya berharap semangat kolaborasi yang dibangun selama mengikuti YCC dapat diimplementasikan di Kota Padang. Dengan mengoptimalkan potensi generasi muda melalui inovasi, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan lahir berbagai terobosan yang mampu mendukung visi pembangunan Kota Padang yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.


Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berinovasi, berkolaborasi, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update