Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPUPR Kota Padang Bergerak Cepat Bersihkan Longsor di Gunung Padang, Akses Jalan Kembali Normal

08 July 2026 | July 08, 2026 WIB Last Updated 2026-07-08T15:14:59Z

DPUPR Kota Padang Bergerak Cepat Bersihkan Longsor di Gunung Padang, Akses Jalan Kembali Normal



D'On, PadangRespons cepat ditunjukkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang dalam menangani bencana longsor yang terjadi di kawasan Gunung Padang, Kelurahan Batang Arau. Berkat penanganan yang sigap dan kolaborasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional/BMCKTR Sumatera Barat, material longsor yang sempat menutupi sebagian badan jalan berhasil dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal.


Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan satu unit alat berat begitu menerima laporan mengenai longsor yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Kecepatan penanganan dilakukan untuk mencegah gangguan lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi bahaya bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.


"Alat berat langsung kita turunkan. Bersama BMCKTR Sumbar, kita melakukan pembersihan material longsor," ujar Malvi Hendri saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).


Longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga malam hari. Curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah pada lereng dengan kontur yang curam menjadi labil dan akhirnya runtuh ke badan jalan. Material berupa tanah dan bebatuan menutupi sekitar separuh badan jalan sehingga sempat mengganggu akses kendaraan.


Meski demikian, proses pembersihan tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati karena di sekitar lokasi terdapat area pemakaman warga yang ikut terdampak longsor.


"Di lokasi terjadinya longsor terdapat kuburan warga sekitar yang ikut terdampak, sehingga kami harus membersihkannya terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses pembersihan material lainnya," jelas Malvi.


Kendala tersebut tidak menyurutkan semangat petugas di lapangan. Dengan mengutamakan aspek keselamatan serta kehati-hatian, proses evakuasi material akhirnya dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak lanjutan.


Sementara itu, Lurah Batang Arau, Khosyi Mudhoffar, mengungkapkan bahwa koordinasi dilakukan segera setelah pihak kelurahan menerima laporan dari masyarakat. Menurutnya, kecepatan komunikasi menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.


"Begitu mendapat informasi dari warga, kami segera menghubungi Dinas PUPR," katanya.


Ia menjelaskan, meskipun material longsor hanya menutupi sebagian badan jalan, kondisi tersebut tetap berpotensi membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, lokasi longsor berada di jalur menanjak sehingga material yang menutup jalan sulit terlihat oleh pengendara yang datang dari arah bawah.


"Longsor harus segera dibersihkan. Meski hanya separuh badan jalan yang tertutupi, lokasi longsor berada di tanjakan sehingga tidak dapat terlihat oleh pengendara. Hal ini tentu berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila tidak segera ditangani," ujarnya.


Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun warga yang terdampak secara langsung. Material longsor hanya menutup sebagian badan jalan tanpa merusak permukiman di sekitarnya.


Kini, seluruh material longsor telah berhasil disingkirkan dari lokasi. Alat berat milik DPUPR telah ditarik kembali setelah pekerjaan selesai, sementara arus lalu lintas di kawasan Gunung Padang telah kembali berjalan lancar dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.


Peristiwa ini menjadi bukti pentingnya respons cepat pemerintah daerah dalam menghadapi bencana, terutama saat musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Sinergi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, serta masyarakat menjadi faktor utama dalam memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, aman, dan efektif sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam waktu yang lama.


(Mond)


#Padang #Daerah #Longsor

×
Berita Terbaru Update