Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Audiensi Bundo Kanduang IKTD Sumbar, Fadly Amran Dorong Peran Perempuan Perkuat Ketahanan Keluarga dan Lestarikan Budaya Minangkabau

23 July 2026 | July 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T13:48:23Z

Audiensi Bundo Kanduang IKTD Sumbar, Fadly Amran Dorong Peran Perempuan Perkuat Ketahanan Keluarga dan Lestarikan Budaya Minangkabau



D'On, Padang  Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima audiensi jajaran Pengurus Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (23/7/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan organisasi Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat.


Audiensi tersebut dilakukan dalam rangka penyampaian susunan kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031 yang dalam waktu dekat akan resmi dikukuhkan.


Kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031 dipimpin oleh Ketua Umum Efrida Aziz, didampingi Ketua I Fauziah Zainin, Ketua II Jusmaniar, Ketua III Yanthi Yoshefa Koto, Sekretaris Nervi Nizar, Wakil Sekretaris Roza Herlinda dan Asnidar, Bendahara Elvizar, serta Wakil Bendahara Effriyenti dan Mirda Westi.


Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKTD Sumatera Barat menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap terbentuknya kepengurusan baru Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat. Menurutnya, organisasi perempuan berbasis adat memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga, membangun karakter generasi muda, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.


Fadly berharap kehadiran Bundo Kanduang IKTD tidak hanya menjadi organisasi yang mempererat tali silaturahmi antaranggota, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak dalam menghadirkan berbagai program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.


“Kami mendorong agar program-program yang akan dilaksanakan oleh Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat dapat menjawab dan mengatasi berbagai persoalan, seperti pola asuh anak dan kenakalan remaja. Pemerintah Kota Padang siap berkolaborasi dan bersinergi dengan IKTD Sumatera Barat untuk menyukseskannya,” ujar Fadly Amran.


Menurutnya, tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk organisasi perempuan. Nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi peran Bundo Kanduang dinilai mampu menjadi fondasi dalam membangun generasi yang berkarakter, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.


Sementara itu, Ketua Umum Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat, Efrida Aziz, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kota Padang sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.


Ia menyampaikan bahwa pengukuhan kepengurusan akan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 di Auditorium Gubernur Sumatera Barat. Sebanyak 52 orang pengurus akan dikukuhkan dalam acara tersebut sebagai langkah awal menjalankan berbagai program organisasi.


“Kami datang bersilaturahmi sekaligus menyampaikan susunan kepengurusan kepada Bapak Wali Kota. Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam menjalankan berbagai program IKTD yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Efrida Aziz.


Efrida menegaskan, Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian adat dan budaya, tetapi juga menyentuh persoalan sosial, pemberdayaan perempuan, pembinaan keluarga, serta penguatan peran ibu dalam mendidik generasi penerus.


Pertemuan tersebut juga menjadi simbol komitmen bersama antara Pemerintah Kota Padang dan Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang berbudaya, harmonis, dan berdaya saing. Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan berbagai program yang akan dijalankan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga eksistensi nilai-nilai adat Minangkabau sebagai warisan yang terus hidup di tengah masyarakat.


(Mond)


#Padang #Daerah 

×
Berita Terbaru Update