![]() |
| Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Kapolres Parigi Moutong Serukan Persatuan dan Rawat Keberagaman di Bumi Parimo |
D'On, PARIGI MOUTONG – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Di Kabupaten Parigi Moutong, momentum bersejarah tersebut menjadi pengingat penting akan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia. Semangat itu terasa kuat saat Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha, S.IK., M.H., memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Parigi Moutong.
Di bawah langit pagi yang cerah, jajaran personel Polres Parigi Moutong berdiri tegap mengikuti jalannya upacara. Bendera Merah Putih berkibar gagah, mengiringi lantunan lagu kebangsaan yang menggugah semangat nasionalisme. Suasana penuh penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa itu menjadi refleksi atas pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Dalam amanatnya, AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara yang dihafalkan setiap upacara, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Pancasila adalah rumah besar bangsa Indonesia. Di dalamnya terdapat nilai persatuan, gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap perbedaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Kapolres.
Keberagaman Adalah Kekuatan, Bukan Perbedaan yang Memisahkan
Kapolres menyoroti bahwa Kabupaten Parigi Moutong merupakan daerah yang dianugerahi keberagaman luar biasa. Berbagai suku, budaya, agama, dan adat istiadat hidup berdampingan dalam harmoni yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Menurutnya, keberagaman tersebut bukanlah potensi konflik, melainkan kekuatan besar yang harus dirawat dan dijaga bersama.
“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman adalah modal sosial yang sangat berharga dalam membangun daerah yang aman, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga seluruh lapisan warga untuk terus memperkuat toleransi, menjaga kerukunan, dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah persatuan bangsa.
Pemimpin yang Mengedepankan Keteladanan dan Pengabdian
Di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini, kehadiran pemimpin yang mampu menjadi teladan menjadi kebutuhan penting. Sosok tersebut dinilai tercermin dalam diri AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha.
Selama memimpin Polres Parigi Moutong, ia dikenal sebagai figur yang mengedepankan integritas, profesionalisme, serta pendekatan humanis dalam menjalankan tugas kepolisian. Ketegasan dalam penegakan hukum selalu diimbangi dengan kepedulian terhadap masyarakat.
Bagi dirinya, keberhasilan institusi kepolisian tidak hanya diukur dari capaian penegakan hukum semata, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang mampu memberikan rasa aman.
Pendekatan tersebut terlihat dari berbagai langkah yang dilakukan Polres Parigi Moutong dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, menyelesaikan persoalan sosial secara humanis, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan responsif.
Kepemimpinan yang Dekat dengan Masyarakat
Di mata masyarakat, AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha dikenal sebagai pemimpin yang tidak membatasi diri dengan sekat formalitas jabatan. Ia kerap turun langsung ke lapangan, berdialog dengan warga, mendengar aspirasi masyarakat, serta memastikan berbagai persoalan yang muncul mendapat perhatian dan solusi.
Kedekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian di wilayah Parigi Moutong.
Tidak sedikit tokoh masyarakat yang menilai bahwa gaya kepemimpinan yang mengedepankan komunikasi dan keterbukaan mampu menciptakan hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
Selain itu, sikap rendah hati, terbuka terhadap kritik dan masukan, serta komitmen yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadikan dirinya sosok yang dihormati oleh anggota maupun masyarakat luas.
Mewujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Kepolisian
Semangat Pancasila tidak hanya disampaikan melalui pidato dan seruan moral, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai kebijakan dan program kerja yang dijalankan Polres Parigi Moutong.
Nilai gotong royong tercermin dalam sinergitas yang dibangun bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Nilai kemanusiaan diwujudkan melalui pelayanan yang mengedepankan empati dan keadilan. Sementara nilai persatuan terus diperkuat melalui upaya menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Di bawah kepemimpinannya, Polres Parigi Moutong terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Momentum Memperkuat Komitmen Kebangsaan
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan di tengah berbagai dinamika yang dihadapi bangsa.
Kapolres menegaskan bahwa menjaga persatuan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab seluruh anak bangsa.
“Jika nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam hati dan tindakan kita, maka Indonesia akan tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan. Persatuan dan toleransi adalah kunci utama untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Melalui kepemimpinan yang berlandaskan keteladanan, integritas, dan semangat pengabdian, AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha terus menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila bukan hanya slogan, melainkan prinsip yang harus dihidupkan dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat.
Hari Lahir Pancasila di Parigi Moutong tahun ini pun menjadi lebih dari sekadar peringatan sejarah. Ia menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keberagaman, memperkuat persatuan, serta membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera. Di tengah semangat tersebut, sosok Kapolres Parigi Moutong hadir sebagai teladan bahwa pengabdian yang tulus dan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa akan selalu menjadi cahaya bagi masyarakat.
(*)
#HariLahirPancasila #Daerah
