Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Dorong UMKM Melek Digital, 47 Ribu Pelaku Usaha Diharapkan Mampu Tembus Pasar Nasional hingga Ekspor

11 June 2026 | June 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T16:04:15Z

Pemko Padang Dorong UMKM Melek Digital, 47 Ribu Pelaku Usaha Diharapkan Mampu Tembus Pasar Nasional hingga Ekspor



D'On, PADANG — Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dihadapi oleh setiap pelaku usaha. Menyadari pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, Pemerintah Kota Padang terus mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas serta kemampuan dalam memanfaatkan platform digital guna memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.


Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan "Workshop Digital Selling Mastery: Dari Onboarding hingga Optimasi Penjualan" yang berlangsung di Balai Kota Padang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Syahrial Kamat, yang hadir mewakili Wali Kota Padang.


Dalam sambutannya, Syahrial Kamat menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah secara fundamental perilaku dan pola konsumsi masyarakat. Jika dahulu transaksi jual beli lebih banyak dilakukan secara langsung melalui toko fisik, kini masyarakat semakin terbiasa berbelanja melalui marketplace, media sosial, hingga berbagai platform digital lainnya.


Perubahan tersebut, menurutnya, menghadirkan peluang yang sangat besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar tanpa dibatasi ruang dan waktu. Namun di sisi lain, kondisi itu juga menjadi tantangan yang menuntut para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan beradaptasi.


"Perkembangan teknologi menuntut kita untuk berubah. Kalau tidak mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, kita akan tertinggal. Produk yang hari ini unggul bisa saja tergeser jika tidak terus berinovasi," ujar Syahrial.


Ia menjelaskan bahwa salah satu hambatan terbesar dalam proses transformasi digital bukanlah keterbatasan teknologi, melainkan keengganan sebagian pelaku usaha untuk keluar dari zona nyaman. Banyak pelaku UMKM yang masih ragu memanfaatkan teknologi karena belum memahami manfaatnya secara menyeluruh atau merasa metode pemasaran konvensional masih cukup efektif.


Padahal, di era persaingan yang semakin ketat, kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah usaha.


Karena itu, Syahrial mengajak seluruh peserta workshop untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai sarana meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mempelajari strategi pemasaran digital yang relevan dengan perkembangan zaman.


UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Daerah


Lebih lanjut, Syahrial menekankan bahwa UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam menopang perekonomian Kota Padang. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, saat ini terdapat sekitar 47 ribu UMKM binaan dengan total omzet yang mencapai Rp952 miliar.


Angka tersebut menunjukkan besarnya kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus menjadi potensi yang harus terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan.


Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong UMKM naik kelas. Dengan memanfaatkan teknologi, pelaku usaha tidak hanya mampu menjangkau konsumen di tingkat lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar nasional bahkan internasional.


"Kami berharap UMKM Kota Padang terus naik kelas, dari pasar lokal hingga mampu menjangkau pasar nasional bahkan ekspor. Inilah salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang yang terus kami dorong," katanya.


Syahrial juga mengingatkan bahwa ketangguhan UMKM telah terbukti saat menghadapi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Ketika banyak sektor mengalami tekanan berat, UMKM justru menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan dan menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat.


Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa penguatan sektor UMKM harus terus dilakukan agar mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa mendatang.


"Pengalaman saat pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa UMKM merupakan salah satu sektor yang tetap bertahan. Karena itu, Kota Padang terus memperkuat UMKM agar tetap eksis dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan," ungkapnya.


Dibekali Keterampilan Praktis Berjualan di Platform Digital


Workshop yang diikuti para pelaku UMKM tersebut mengusung tema yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha mereka.


Mulai dari proses aktivasi toko di marketplace, pengelolaan katalog produk yang menarik, teknik membuat konten pemasaran digital, hingga strategi optimasi penjualan melalui berbagai kanal online.


Kemampuan tersebut dinilai sangat penting mengingat persaingan usaha saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas produk semata, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam membangun visibilitas dan kepercayaan konsumen di ruang digital.


Syahrial pun mengingatkan bahwa proses belajar tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan workshop. Para pelaku UMKM harus terus mengikuti perkembangan tren pemasaran yang berubah sangat cepat.


"Manfaatkan forum ini sebaik-baiknya. Terus belajar dan terbuka terhadap ilmu baru, karena strategi pemasaran akan terus berkembang mengikuti perubahan zaman," pesannya.


Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan UMKM


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Padang juga menyampaikan apresiasi kepada Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), Inotek Foundation, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan dan pengembangan UMKM di Kota Padang.


Menurut Syahrial, kemajuan UMKM tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai unsur, mulai dari dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga lembaga pendamping usaha.


Kolaborasi tersebut diyakini mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih sehat, inovatif, dan kompetitif sehingga UMKM Kota Padang mampu menjadi kekuatan ekonomi yang semakin tangguh di tengah arus transformasi digital yang terus berkembang.


Dengan jumlah puluhan ribu pelaku usaha dan potensi omzet yang mendekati Rp1 triliun, digitalisasi UMKM kini menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Kota Padang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update