Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peluru Nyasar Tembus Kampus UNP, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tutup Lapangan Tembak Lapai dan Lakukan Evaluasi Total

03 June 2026 | June 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T15:45:31Z

Peluru Nyasar Tembus Kampus UNP, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tutup Lapangan Tembak Lapai dan Lakukan Evaluasi Total



D'On, Padang – Insiden peluru nyasar yang mengenai area Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) memicu langkah tegas dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Fasilitas lapangan tembak di kawasan Lapai, Kota Padang, resmi ditutup sementara untuk kepentingan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan latihan menembak.


Keputusan tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, dalam konferensi pers di Padang, Rabu (3/6/2026). Hadir pula Kolonel Cpm Laksono Puji Lisdyanto yang memimpin tim investigasi internal guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.


Menurut Kolonel Taufiq, penghentian sementara aktivitas di lapangan tembak merupakan instruksi langsung pimpinan Kodam sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat.


“Lapangan tembak untuk sementara tidak digunakan sampai proses investigasi dan evaluasi selesai. Kami ingin memastikan seluruh aspek keamanan benar-benar terpenuhi sebelum kembali dioperasikan,” tegasnya.


Meski hasil pengecekan awal menunjukkan tanggul pengaman dan sistem penahan proyektil telah memenuhi standar keselamatan, Kodam tidak ingin mengambil risiko. Seluruh prosedur keamanan, desain fasilitas, hingga faktor teknis lainnya akan ditelaah secara komprehensif.


“Kondisi tanggul dan sistem pengamanan secara umum sudah sesuai standar. Namun dalam pelaksanaan kegiatan tetap ada kemungkinan terjadinya hal-hal di luar prediksi yang harus kami evaluasi secara mendalam,” ujarnya.


Insiden yang terjadi saat latihan rutin prajurit TNI tersebut kini menjadi perhatian publik karena proyektil dilaporkan mencapai area kampus yang berjarak cukup jauh dari lokasi latihan. Latihan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan personel yang dipersiapkan menghadapi kompetisi menembak.


Sebagai langkah antisipasi, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol juga membuka opsi pembangunan lapangan tembak tertutup (indoor shooting range) yang dinilai memiliki tingkat keamanan lebih tinggi. Bahkan, kemungkinan pemindahan lokasi latihan ke kawasan yang lebih aman turut masuk dalam kajian evaluasi.


“Kami sedang mengkaji berbagai alternatif, termasuk pembangunan lapangan tembak indoor. Jika hasil evaluasi menunjukkan lokasi saat ini kurang ideal, maka opsi relokasi akan dipertimbangkan demi menjamin keselamatan masyarakat,” kata Kolonel Taufiq.


Saat ini tim investigasi internal masih bekerja mengumpulkan fakta dan melakukan pemeriksaan teknis di lapangan. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar perbaikan fasilitas maupun penyempurnaan prosedur latihan menembak agar kejadian serupa tidak terulang.


“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Evaluasi ini menjadi momentum untuk meningkatkan standar keamanan sehingga latihan prajurit tetap berjalan optimal tanpa menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar,” tutupnya.


(Riko)


#Peristiwa #PeluruNyasar #KodamXXTIB

×
Berita Terbaru Update