
PDPM Cup Piala Wali Kota Padang 2026 Resmi Bergulir, Jadi Kawah Candradimuka Calon Bintang Sepak Bola Masa Depan
D'On, Padang - Semangat membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter kembali digaungkan di Kota Padang. Hal itu terlihat dalam pembukaan Turnamen Sepak Bola Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Cup Piala Wali Kota Padang 2026 antar Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Padang yang berlangsung meriah di Lapangan Mini Soccer Top Scorer Arena, Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (23/6/2026).
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, yakni 23 hingga 24 Juni 2026, ini diikuti oleh 16 tim Sekolah Sepak Bola kelompok usia 12 tahun (KU-12) dari berbagai kecamatan di Kota Padang. Kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang unjuk kemampuan bagi bibit-bibit muda pesepak bola yang diharapkan kelak mampu mengharumkan nama Kota Padang di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Pembukaan turnamen berlangsung semarak dengan kehadiran Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang didampingi Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Izmi Maylendra, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Ketua Harian KONI Kota Padang Syamsu Rizal, Ketua PDPM Kota Padang Sintaro Abe, jajaran pengurus PDPM, para pelatih, ofisial tim, serta keluarga pemain yang memenuhi area pertandingan.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir memberikan apresiasi tinggi kepada PDPM Kota Padang yang secara konsisten menggelar turnamen sepak bola usia dini untuk kedua kalinya. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kompetisi untuk menentukan siapa yang menjadi juara, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental tangguh, jiwa sportivitas, kemampuan bekerja sama, serta semangat pantang menyerah.
"PDPM Cup ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk membangun karakter, sportivitas, dan semangat kebersamaan bagi para peserta," ujar Maigus Nasir.
Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Pemerintah Kota Padang pun berkomitmen mendukung penuh berbagai program pembinaan olahraga sebagai bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara.
Maigus Nasir juga mengingatkan para peserta agar menjadikan sepak bola sebagai sarana menggapai cita-cita tanpa melupakan kewajiban utama sebagai pelajar.
"Mari jadikan olahraga sebagai wadah meraih prestasi sekaligus pemicu semangat belajar. Tidak ada yang tahu masa depan, melalui olahraga kalian bisa meraih cita-cita, bahkan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan maupun berkarier hingga ke luar negeri," pesannya di hadapan para peserta.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa prestasi olahraga harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, atlet yang hebat bukan hanya dinilai dari kemampuan mengolah bola di lapangan, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
"Jadilah anak-anak yang berkarakter, berkepribadian baik, dan berakhlak mulia. Atlet sepak bola juga tidak boleh meninggalkan ibadah, karena sehebat apa pun kita yang menentukan segalanya adalah Allah SWT," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PDPM Kota Padang, Sintaro Abe, menyebutkan bahwa PDPM Cup telah menjadi agenda tahunan organisasi sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini yang sejalan dengan semangat Progul Padang Juara.
Ia berharap turnamen tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang mampu melahirkan talenta-talenta terbaik Kota Padang.
"Kami berharap turnamen ini terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi anak-anak, baik di sekolah maupun melalui olahraga. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang terus mensupport kejuaraan ini," ungkap Sintaro Abe.
Antusiasme para peserta pun tampak begitu tinggi. Sorak dukungan dari orang tua dan keluarga yang hadir menambah semarak suasana pertandingan, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tidak dapat berjalan sendiri tanpa keterlibatan berbagai pihak.
Turnamen PDPM Cup Piala Wali Kota Padang 2026 pada akhirnya bukan hanya menjadi panggung pertandingan sepak bola semata, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk menanamkan nilai disiplin, kerja keras, persaudaraan, dan tanggung jawab sejak dini.
Melalui kompetisi seperti ini, Kota Padang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan generasi emas masa depan, yakni generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, cerdas dalam pendidikan, serta kokoh dalam nilai-nilai keagamaan.
Ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi PDPM Cup Piala Wali Kota Padang 2026 pun bergulir, membuka harapan baru lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial yang suatu hari nanti dapat membawa nama Kota Padang bersinar di panggung yang lebih tinggi.
(Mond)
#Padang #Daerah #Olahraga #Sepakbola