Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Galaksi Spentwosix SMPN 26 Padang Meriah, Maigus Nasir: Dari Panggung Seni Lahir Generasi Berkarakter dan Berbudaya

03 June 2026 | June 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T08:01:33Z

Galaksi Spentwosix SMPN 26 Padang Meriah, Maigus Nasir: Dari Panggung Seni Lahir Generasi Berkarakter dan Berbudaya



D'On, PADANG Suasana penuh semangat, kreativitas, dan haru mewarnai halaman SMP Negeri 26 Padang, Rabu (3/6/2026) pagi. Ratusan siswa menampilkan beragam bakat terbaik mereka dalam ajang Pentas Seni Gelar Bakat Siswa (Galaksi) Spentwosix yang tahun ini mengusung tema "The Last Cosmic Show: Tampilkan Bakatmu, Ukir Kenanganmu."


Kegiatan tahunan tersebut tidak hanya menjadi panggung ekspresi seni bagi para siswa, tetapi juga menjadi momentum istimewa bagi pelepasan 289 siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di SMPN 26 Padang. Acara juga dirangkaikan dengan perpisahan sejumlah guru dan tenaga kependidikan yang memasuki masa purnabakti.


Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Syamdani, Sekretaris Camat Koto Tangah Bambang Suprianto, Kepala SMPN 26 Padang Riza Restu, unsur Forkopimca Koto Tangah, majelis guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.


Sejak pagi, suasana sekolah dipenuhi antusiasme peserta didik yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Mulai dari tari tradisional Minangkabau, penampilan musik, hingga beragam atraksi yang menunjukkan hasil pembinaan ekstrakurikuler sekolah.


Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memberikan apresiasi tinggi kepada SMPN 26 Padang yang dinilai berhasil menghadirkan ruang positif bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun karakter.


Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan perlu diberikan wadah yang tepat agar bakat tersebut dapat berkembang secara maksimal.


"Setiap anak memiliki karakter dan keterampilan yang berbeda, dan pergelaran seni seperti ini menjadi wadah penting untuk menyalurkan minat serta mengembangkan potensi bakat mereka. Ini langkah yang sangat positif dan mudah-mudahan dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya di Kota Padang," ujar Maigus.


Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, kreatif, serta menghargai nilai budaya dan agama.


Menurut Maigus, berbagai pertunjukan budaya yang ditampilkan para siswa menjadi bukti bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Minangkabau di tengah derasnya arus globalisasi.


"Semangat pembangunan Kota Padang berlandaskan agama dan budaya sesuai dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kita berharap dari sekolah-sekolah akan lahir generasi yang kuat agamanya, kuat adat dan budayanya," katanya.


Lebih lanjut, Maigus menilai bahwa pelestarian budaya harus dimulai sejak usia sekolah. Melalui kegiatan seperti Galaksi Spentwosix, para siswa tidak hanya belajar tampil di depan publik, tetapi juga memahami pentingnya menjaga identitas budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa.


Sementara itu, Kepala SMPN 26 Padang, Riza Restu, menjelaskan bahwa Galaksi Spentwosix merupakan program tahunan yang dirancang sebagai wadah pengembangan potensi siswa dalam berbagai bidang.


Dengan jumlah peserta didik yang mencapai lebih dari 860 orang, sekolah melihat banyak potensi yang perlu diberikan ruang untuk berkembang dan ditampilkan kepada masyarakat.


"Galaksi Spentwosix menjadi ajang unjuk kemampuan siswa dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti seni tari, musik, olahraga, dan bidang lainnya. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sekolah sebagai sarana pembinaan karakter dan prestasi siswa," ungkap Riza.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang bertujuan membangun rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta tanggung jawab peserta didik.


Riza juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan acara dilakukan secara sederhana tanpa membebani siswa maupun orang tua. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau.


"Seluruh kegiatan didukung melalui kontribusi gotong royong yang dikumpulkan secara bertahap oleh siswa, sehingga acara dapat terlaksana tanpa biaya besar namun tetap memberikan makna yang mendalam," jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, SMPN 26 Padang juga secara resmi melepas 289 siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelepasan berlangsung penuh haru, terutama saat para siswa mengenang perjalanan mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan di sekolah tersebut.


Riza berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki.


"Pada kesempatan ini, SMPN 26 Padang juga melepas 289 siswa kelas IX yang lulus pada tahun pelajaran 2025/2026. Semoga seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai cita-cita, serta terus mengembangkan bakat dan meraih prestasi yang membanggakan," tuturnya.


Melalui Galaksi Spentwosix, SMPN 26 Padang tidak hanya menghadirkan panggung hiburan dan kreativitas, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi masa depan. Di balik setiap penampilan yang memukau, tersimpan harapan besar agar para siswa mampu menjadi generasi penerus yang membawa nama baik keluarga, sekolah, daerah, dan bangsa.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update