Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Annisa Jemput Bola ke Kemendikdasmen, Perjuangkan Revitalisasi 53 Sekolah dan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk Dharmasraya

26 June 2026 | June 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T04:19:01Z

Bupati Annisa Jemput Bola ke Kemendikdasmen, Perjuangkan Revitalisasi 53 Sekolah dan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk Dharmasraya



D'On, JAKARTA Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus mengintensifkan upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan infrastruktur sekolah. Langkah itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani yang melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Kamis (25/6/2026).


Audiensi tersebut menjadi momentum penting bagi Dharmasraya untuk memperjuangkan dua program strategis sekaligus, yakni usulan revitalisasi 53 sekolah serta pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang diharapkan menjadi pusat pendidikan modern di daerah.


Dalam pertemuan itu, Bupati Annisa didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Filmawati. Rombongan diterima langsung oleh Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, bersama jajaran kementerian.


Di hadapan pemerintah pusat, Annisa menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk mendukung berbagai program prioritas nasional di bidang pendidikan. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah kesiapan daerah menyediakan lahan strategis apabila Dharmasraya ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.


Menurut Annisa, pembangunan SNT bukan sekadar menghadirkan bangunan sekolah baru, melainkan menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di masa depan. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas dengan fasilitas yang lebih modern dan terintegrasi.


Selain memperjuangkan pembangunan sekolah baru, Bupati Annisa juga membawa usulan revitalisasi sekolah yang mencakup jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama. Total terdapat 53 sekolah yang diajukan untuk memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.


Program tersebut bahkan telah memasuki tahap awal pelaksanaan. Sebanyak enam sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama sebagai bagian dari proses administrasi sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.


Menanggapi usulan tersebut, Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto memberikan sinyal positif. Ia menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat terkait Sekolah Nasional Terintegrasi mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya mengedepankan pola konsolidasi sekolah, kini arah kebijakan lebih difokuskan pada pembangunan sekolah baru dengan konsep yang lebih komprehensif.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya diminta segera melengkapi seluruh persyaratan administratif maupun teknis agar dapat mengikuti tahapan program sesuai jadwal yang telah ditetapkan kementerian.


Tak hanya itu, Gogot juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat tengah menyiapkan tambahan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) APBN guna memperkuat pelaksanaan program prioritas Presiden di sektor pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah.


Kabar baiknya, berdasarkan hasil verifikasi dan penilaian tim teknis kementerian, sebagian besar usulan revitalisasi sekolah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dinilai memenuhi kriteria dan layak memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.


Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan Bupati Annisa tidak menunggu lama untuk menindaklanjuti hasil audiensi tersebut. Sesaat setelah pertemuan berakhir, Bupati langsung menggelar konsolidasi internal bersama perangkat daerah terkait guna mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan yang diminta kementerian.


"Menindaklanjuti arahan Bapak Dirjen, Ibu Bupati langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi internal karena waktu yang diberikan cukup terbatas. Pada awal Juli mendatang direncanakan penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sekolah Nasional Terintegrasi sudah mulai dilaksanakan," ujar Bobby.


Menurutnya, langkah cepat tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam memastikan setiap peluang bantuan dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah.


Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, revitalisasi puluhan sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi diyakini akan menjadi tonggak penting bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Dharmasraya. Program tersebut tidak hanya akan memperbaiki kualitas sarana dan prasarana belajar, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Dharmasraya untuk memperoleh pendidikan yang layak, modern, dan berdaya saing tinggi.

Dengan langkah proaktif yang dilakukan langsung ke kementerian, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menunjukkan komitmennya bahwa pembangunan pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Dharmasraya yang lebih maju.


(Papa Juan)


#Daerah #KabupatenDharmasraya

×
Berita Terbaru Update