Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Siapkan Rp16 Miliar untuk Pelebaran Jalan Kurao–Maransi–By Pass, Akses ke Air Pacah dan Kampus Diproyeksi Lebih Lancar

18 May 2026 | May 18, 2026 WIB Last Updated 2026-05-18T11:58:09Z

Pemko Padang Siapkan Rp16 Miliar untuk Pelebaran Jalan Kurao–Maransi–By Pass, Akses ke Air Pacah dan Kampus Diproyeksi Lebih Lancar



D'On, PADANG — Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan rencana besar pelebaran Jalan Kurao–Maransi hingga tembus ke By Pass. Program ini dinilai menjadi solusi penting untuk mengurai kemacetan sekaligus memperlancar akses menuju pusat pemerintahan Kota Padang di Air Pacah dan kawasan perguruan tinggi di Kecamatan Koto Tangah.


Rencana tersebut ditinjau langsung dalam kegiatan peninjauan Jalan Kurao di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Senin (18/5/2026). Peninjauan turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Nanggalo David Ferdinand, unsur kelurahan, serta masyarakat setempat.


Pelebaran jalan ini menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis yang tengah dipersiapkan Pemko Padang karena jalur Kurao–Maransi–By Pass selama ini dikenal sebagai akses vital masyarakat menuju kawasan Air Pacah, pusat perkantoran pemerintahan, hingga sejumlah kampus besar di Kota Padang.


Jalur tersebut juga menjadi akses harian ribuan mahasiswa dan warga menuju kawasan pendidikan seperti Universitas Bung Hatta, Institut Teknologi Padang, serta Universitas Baiturrahmah.


Namun, kondisi jalan yang saat ini masih sempit dinilai tidak lagi mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat. Akibatnya, kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Selain menimbulkan kemacetan, kondisi jalan yang sempit juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.


Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp16 miliar guna melakukan pelebaran Jalan Kurao–Maransi–By Pass sepanjang sekitar 2,245 kilometer.


Dalam proyek tersebut, lebar badan jalan direncanakan menjadi 8 meter. Selain itu, pembangunan juga akan dilengkapi dengan drainase selebar masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan jalan guna mengantisipasi genangan air serta meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan.


Tidak hanya itu, Pemko Padang juga akan menuntaskan pembangunan Jalur Dua Kurao sepanjang 180 meter dengan alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan pihak PSDA Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan betonisasi jalan di sepanjang bantaran sungai agar akses masyarakat semakin kuat dan tahan terhadap kerusakan.


Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyebutkan bahwa dukungan masyarakat terhadap program pelebaran jalan tersebut cukup tinggi, khususnya di wilayah Air Pacah.


“Alhamdulillah, untuk Kecamatan Koto Tangah, khususnya Kelurahan Air Pacah, proses sosialisasi sudah selesai dan telah disepakati. Seluruh masyarakat mendukung program tersebut. Pengukuran dan pemasangan patok juga sudah dilakukan, dan pertengahan Juli Dinas PUPR mulai mengerjakan,” ujar Maigus Nasir.


Ia menjelaskan, saat ini masih tersisa sekitar 180 meter jalur yang berada di batas wilayah Air Pacah dan masih dalam tahap sosialisasi dengan masyarakat.


“Tinggal lagi sekitar 180 meter dari Jalur Dua Kurao sampai batas wilayah Air Pacah yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi dengan masyarakat,” tambahnya.


Menurut Maigus, proyek pelebaran jalan ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga diyakini akan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.


“Dengan dilakukan pelebaran jalan, kami berharap akses menuju pusat pemerintahan di Air Pacah dan kawasan perguruan tinggi di sekitar Air Pacah tidak lagi mengalami kemacetan. Jika jalan sudah bagus dan luas, maka otomatis perekonomian masyarakat serta nilai tanah di kawasan tersebut juga akan meningkat,” katanya.


Dampak lain dari proyek ini juga berkaitan dengan layanan transportasi umum. Saat ini operasional Bus Trans Padang yang melintasi jalur Kurao–Maransi untuk sementara dihentikan karena kondisi jalan yang dinilai belum memadai untuk dilalui armada bus.


Pemko Padang memastikan layanan Trans Padang akan kembali diaktifkan setelah pelebaran jalan selesai dilakukan dan akses kendaraan dinilai lebih aman serta lancar.


Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kawasan Kurao–Maransi diproyeksikan menjadi salah satu koridor strategis baru di Kota Padang yang mampu mempercepat mobilitas masyarakat, mendukung konektivitas pendidikan dan pemerintahan, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Kota Padang.


(Mond)


#Padang #Daerah 

×
Berita Terbaru Update