Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasar Raya Padang Menuju Era Modern, Drainase hingga Digitalisasi Jadi Fokus Utama

24 May 2026 | May 24, 2026 WIB Last Updated 2026-05-24T12:36:55Z

Pasar Raya Padang Menuju Era Modern, Drainase hingga Digitalisasi Jadi Fokus Utama



D'On, Padang  - Pemerintah Kota Padang terus mematangkan langkah besar untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan Pasar Raya. Upaya tersebut ditandai dengan digelarnya sosialisasi penataan dan modernisasi Pasar Raya Padang bersama para pedagang, Minggu (24/5/2026), di Lantai 3 Fase VII Pasar Raya Padang.


Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi antara pemerintah dan para pelaku usaha terkait arah pembangunan kawasan perdagangan terbesar di Kota Padang tersebut.


Hadir dalam kegiatan itu para pedagang dari berbagai titik strategis Pasar Raya, mulai dari kawasan Sandang Pangan, Fase II, Gang Bemo, hingga pedagang yang menempati Blok II dan Blok III. Suasana diskusi berlangsung dinamis. Sejumlah pedagang menyampaikan harapan, masukan, hingga kekhawatiran terkait rencana penataan yang akan dilakukan pemerintah.


Dalam pemaparannya, Fizlan Setiawan menegaskan bahwa program modernisasi Pasar Raya bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan bagian dari langkah besar Pemko Padang untuk mengembalikan kejayaan pusat perdagangan tradisional yang selama puluhan tahun menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Kota Padang.


“Saat ini Pemerintah Kota Padang memiliki program penataan serta perbaikan sarana dan prasarana di Pasar Raya. Fokus utamanya adalah kawasan Jalan Sandang Pangan, serta bagian basement Blok II dan Blok III,” ujar Fizlan di hadapan para pedagang.


Menurutnya, kondisi sejumlah fasilitas di kawasan pasar memang membutuhkan pembenahan menyeluruh agar aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman, aman, dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern yang terus berkembang.


Untuk Blok II dan Blok III misalnya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah pembaruan mendasar. Perbaikan akan difokuskan pada sistem drainase agar kawasan tidak lagi rawan genangan, peningkatan penerangan supaya aktivitas jual beli lebih nyaman, hingga pembenahan sirkulasi udara di area basement yang selama ini kerap dikeluhkan pedagang dan pengunjung.


“Untuk Blok II dan Blok III, kita akan lakukan berbagai perbaikan mulai dari sistem drainase, penerangan yang lebih layak, hingga pengaturan sirkulasi udara agar pedagang dan pembeli merasa nyaman,” jelasnya.


Tak hanya menyasar fasilitas dasar, Pemko Padang juga mulai merancang wajah baru Pasar Raya dengan konsep yang lebih modern dan estetik. Salah satu rencana yang cukup menarik perhatian adalah pembangunan ikon baru berupa air mancur di kawasan pasar. Kehadiran elemen estetika tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih tertata sekaligus meningkatkan daya tarik pengunjung.


Selain penataan fisik, pemerintah juga mulai mendorong transformasi digital pasar tradisional. Sosialisasi ini disebut sebagai langkah awal untuk memperkenalkan konsep digitalisasi pasar kepada para pedagang, mulai dari pola transaksi yang lebih modern hingga sistem pengelolaan pasar yang lebih tertib dan efisien.


Meski demikian, Fizlan tidak menampik adanya dinamika di lapangan. Beberapa pedagang disebut masih menyimpan kekhawatiran terkait dampak penataan terhadap aktivitas usaha mereka. Namun, menurutnya, seluruh masukan tersebut justru menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah sebelum kebijakan dijalankan secara menyeluruh.


“Pedagang tentu ada yang menyampaikan penolakan, masukan, maupun saran. Bagi kami, resistensi tersebut justru menjadi masukan berharga. Kami di Dinas Perdagangan akan menggunakannya sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan terbaik yang tepat sasaran,” katanya.


Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Padang tidak akan mengambil langkah sepihak dalam proses penataan Pasar Raya. Kepentingan dan kesejahteraan pedagang disebut tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang akan diterapkan.


Pemerintah berharap, melalui penataan infrastruktur dan modernisasi kawasan, Pasar Raya Padang dapat kembali menjadi pusat perdagangan favorit masyarakat. Dengan lingkungan yang lebih bersih, tertata, nyaman, dan modern, aktivitas ekonomi diharapkan kembali tumbuh dan mampu meningkatkan pendapatan para pedagang.


“Niat kita satu, yaitu menghidupkan kembali perekonomian masyarakat di Pasar Raya Padang. Dengan sarana yang lebih baik dan rapi, kita berharap bisa menggaet kembali minat pengunjung untuk datang dan meramaikan transaksi jual-beli di sini,” tutup Fizlan.


Langkah penataan ini pun menjadi sinyal kuat bahwa Pemko Padang tengah berupaya membawa Pasar Raya memasuki babak baru  tetap mempertahankan identitas pasar tradisional, namun dengan wajah yang lebih modern, nyaman, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update