
Backwash Filter IPA Gunung Pangilun, Langkah Strategis Perumda Air Minum Kota Padang Jaga Kualitas Air Tetap Prima
D'On, Padang — Komitmen menjaga kualitas layanan air bersih terus diperkuat Perumda Air Minum Kota Padang melalui pelaksanaan rutin proses backwash filter di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Kegiatan teknis ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan air yang diproduksi tetap memenuhi standar kualitas, aman didistribusikan, dan mampu melayani kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
IPA Gunung Pangilun sendiri merupakan salah satu instalasi vital dalam sistem pengolahan air bersih Kota Padang. Dengan tingginya kebutuhan air masyarakat serta tantangan kondisi air baku yang berubah-ubah, pemeliharaan berkala terhadap sistem filtrasi menjadi langkah yang tidak bisa ditawar.
Proses backwash filter dilakukan dengan metode pembilasan balik pada media penyaring menggunakan tekanan air dan udara tertentu untuk mengangkat endapan lumpur, pasir halus, serta partikel kotoran yang selama proses produksi tertahan di media filtrasi. Jika tidak dilakukan secara berkala, tumpukan kotoran dapat mengurangi efektivitas penyaringan, memperlambat debit produksi, bahkan berpotensi menurunkan kualitas air hasil olahan.
Melalui proses ini, media filter kembali bersih sehingga kemampuan filtrasi dapat dipulihkan secara optimal. Selain menjaga mutu air, backwash juga menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi operasional instalasi dan memperpanjang usia pakai media penyaring.
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa kegiatan pemeliharaan rutin seperti backwash filter merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan air minum.
Menurutnya, kualitas air bersih tidak hanya ditentukan oleh sumber air baku, tetapi juga oleh konsistensi pengelolaan dan pemeliharaan instalasi pengolahan.
“Backwash filter bukan sekadar kegiatan teknis rutin, tetapi bagian penting dari sistem pengamanan kualitas air. Kami ingin memastikan setiap tetes air yang sampai ke rumah pelanggan tetap berada dalam kondisi terbaik. Pemeliharaan seperti ini juga menjadi bentuk tanggung jawab Perumda dalam menjaga kontinuitas pelayanan,” ujar Adhie Zein kepada dirgantaraonline Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, proses filtrasi dalam instalasi pengolahan air bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Karena itu, media filter secara alami akan mengalami penumpukan partikel kotoran seiring waktu dan harus dibersihkan secara berkala agar performa instalasi tetap stabil.
Adhie juga menambahkan bahwa pemeliharaan berkala menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan pelayanan air bersih di Kota Padang.
“Banyak masyarakat mungkin hanya melihat air mengalir di rumah, tetapi di balik itu ada proses teknis panjang yang harus dijaga secara disiplin. Kami tidak ingin menunggu gangguan terjadi baru melakukan tindakan. Prinsip kami adalah pencegahan dan perawatan berkelanjutan agar pelayanan tetap maksimal,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kesadaran terhadap pentingnya pemeliharaan infrastruktur air minum harus terus dibangun karena pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat vital.
Dengan dilaksanakannya backwash filter secara rutin di IPA Gunung Pangilun, Perumda Air Minum Kota Padang berharap kualitas air produksi tetap terjaga, distribusi berjalan optimal, dan tingkat kepuasan pelanggan terus meningkat.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa modernisasi dan pemeliharaan instalasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada konsistensi menjaga standar operasional demi menghadirkan layanan air bersih yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Padang.
(Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang #Daerah