Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Digerebek Saat Pesta Miras di Kos, 7 Pelajar Putri Diamankan, 3 Mengaku Jalin Hubungan Sesama Jenis

20 April 2026 | April 20, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T07:13:51Z

7 Remaja Putri di Metro Digerebek Saat Pesta Miras, 3 Ngaku Jalin Hubungan Sesama Jenis



D'On, METRO — Warga Metro Barat dibuat resah. Sebuah rumah kos di Jalan Al Muttaqin, Kelurahan Mulyojati, digerebek aparat setelah diduga menjadi lokasi pesta minuman keras yang melibatkan pelajar, Kamis (16/4/2026) sore.


Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Saat pintu kos dibuka, petugas mendapati tujuh remaja putri yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA tengah asyik menenggak minuman beralkohol.


Tak hanya itu, suasana di dalam kamar kos disebut sudah di luar batas kewajaran untuk usia mereka.


Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kota Metro, Yoseph Nenotaek, mengungkapkan bahwa penggerebekan dilakukan setelah adanya laporan warga yang disertai bukti rekaman video.


“Benar, kami temukan tujuh remaja putri sedang pesta miras di dalam kos. Ini jelas meresahkan masyarakat,” tegasnya, Senin (20/4).


Dari lokasi, petugas menyita 11 botol minuman beralkohol yang sudah dalam kondisi kosong indikasi pesta tersebut telah berlangsung cukup lama.


Pengakuan Mengejutkan


Fakta lain yang terungkap membuat petugas semakin tercengang. Tiga dari tujuh remaja itu mengaku memiliki hubungan sesama jenis.


“Ada tiga orang yang mengaku menjalin hubungan sesama jenis. Semuanya masih pelajar,” ungkap Yoseph.


Pengakuan ini sontak menambah keprihatinan, mengingat usia mereka yang masih di bawah umur dan seharusnya berada dalam pengawasan ketat keluarga.


Dibina, Orang Tua Dipanggil


Ketujuh remaja tersebut langsung diamankan ke aula Kelurahan Mulyojati untuk didata dan diberikan pembinaan. Pihak Satpol PP juga memanggil orang tua masing-masing untuk menjemput anak mereka.


Ketua RW 02, Agus Prestyo, membenarkan adanya laporan warga yang sebelumnya sudah curiga dengan aktivitas mencurigakan di kos tersebut.


“Informasi dari warga lengkap, bahkan ada video yang beredar di grup. Kami langsung koordinasikan,” ujarnya.


Ia pun menegaskan pentingnya pengawasan terhadap usaha kos-kosan agar kejadian serupa tidak terulang.


“Silakan usaha kos, tapi jangan lepas kontrol. Data penghuni harus jelas dan dilaporkan. Ini demi keamanan lingkungan,” tegasnya.


Alarm Keras bagi Pengawasan Remaja


Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi orang tua dan lingkungan. Minimnya pengawasan, ditambah akses bebas terhadap minuman keras, dinilai menjadi pemicu utama kenakalan remaja yang kian berani.


Pemerintah setempat diharapkan tidak hanya berhenti pada pembinaan, tetapi juga memperketat pengawasan terhadap peredaran miras serta aktivitas kos-kosan yang rawan disalahgunakan.


(Mond)


#Peristiwa #PolPP #LGBT

×
Berita Terbaru Update