Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Heboh di Kampus! Dua Mahasiswa UNP Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Diduga Tertembak di Depan Rektorat

02 June 2026 | June 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T14:27:46Z

Heboh di Kampus! Dua Mahasiswa UNP Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Diduga Tertembak di Depan Rektorat



D'On, PADANG — Suasana kampus Universitas Negeri Padang (UNP) mendadak gempar, Selasa (2/6/2026) sore. Dua mahasiswa, masing-masing seorang laki-laki dan seorang perempuan, dilaporkan mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban penembakan di kawasan depan Gedung Rektorat UNP.


Peristiwa yang terjadi di lingkungan kampus tersebut langsung mengundang perhatian mahasiswa dan warga sekitar. Sejumlah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua korban tergeletak di trotoar depan Gedung Rektorat sebelum akhirnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan penanganan medis.


Hingga Selasa malam, kondisi kedua korban masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. Sementara itu, penyebab pasti insiden yang menggegerkan lingkungan akademik tersebut masih menjadi tanda tanya.


Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan kedua mahasiswa mengalami luka akibat insiden yang terjadi secara tiba-tiba. Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan kronologi maupun penyebab kejadian tersebut.


Peristiwa ini sontak memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat dan sivitas akademika. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana insiden yang diduga melibatkan luka tembak bisa terjadi di area kampus yang selama ini dikenal sebagai kawasan pendidikan dan aktivitas mahasiswa.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Universitas Negeri Padang belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban, kronologi kejadian, maupun informasi yang beredar mengenai dugaan penembakan tersebut. Aparat penegak hukum juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa yang menghebohkan Kota Padang itu.


Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah publik.


(Riko)


#Peristiwa

×
Berita Terbaru Update