
Kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di kawasan Pendakian Panyalaian, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (26/1/2026) pagi
D'On, Padang Panjang — Jalur maut kembali menunjukkan wajah kelamnya. Kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di kawasan Pendakian Panyalaian, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (26/1/2026) pagi. Insiden ini melibatkan sejumlah kendaraan dan menyebabkan korban berjatuhan di jalan lintas utama Padang Panjang–Bukittinggi, salah satu jalur tersibuk di Sumatera Barat.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB, tepat di dekat Pondok Pesantren Nurul Ikhlas. Saat kejadian, arus lalu lintas tengah ramai oleh kendaraan angkutan barang dan kendaraan pribadi yang melintas dari dua arah.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan terjadinya kecelakaan beruntun tersebut. Ia mengatakan laporan pertama diterima langsung dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun di kawasan Pendakian Panyalaian, tepatnya di dekat Pondok Pesantren Nurul Ikhlas. Saat ini petugas masih melakukan proses evakuasi korban dan kendaraan,” ujar AKP Pifzen Finot kepada wartawan.
Truk Kargo Terguling, Diduga Rem Blong
Berdasarkan informasi awal dan pantauan di lapangan, kecelakaan diduga dipicu oleh sebuah truk kargo yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Saat memasuki jalur turunan dari arah Pasar Rabaa, truk tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman (rem blong).
Akibat kehilangan kendali, truk kargo itu terguling melintang di badan jalan. Kendaraan-kendaraan lain yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan beruntun pun tak terelakkan. Beberapa kendaraan tampak mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian depan dan samping.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut menyebut suara benturan terdengar keras dan menimbulkan kepanikan, terutama bagi pengguna jalan dan santri di sekitar pondok pesantren.
Evakuasi Dramatis, Ambulans Dikerahkan
Sejumlah personel kepolisian dari Polres Padang Panjang bersama warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi korban. Ambulans dari Public Safety Center (PSC) 119 Padang Panjang turut dikerahkan untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan jumlah kendaraan yang terlibat serta jumlah korban, baik korban meninggal dunia maupun korban luka-luka. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur Padang–Bukittinggi sempat tersendat dan mengular cukup panjang. Petugas memberlakukan sistem buka-tutup jalan demi kelancaran proses evakuasi.
Jalur Rawan yang Terus Berulang
Warga setempat menilai kecelakaan di kawasan Pendakian Panyalaian bukanlah kejadian baru. Jalur ini dikenal memiliki medan turunan curam dan tikungan tajam, sehingga kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan kendaraan berat.
“Ini sudah sering terjadi. Hampir setiap tahun selalu ada kecelakaan di jalur ini, apalagi kalau truk bermuatan berat,” ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.
Diketahui, kecelakaan beruntun terakhir di lokasi yang sama terjadi pada Selasa (8/10/2024) lalu. Saat itu, sebanyak 16 orang mengalami luka berat dan luka ringan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Padang Panjang–Bukittinggi. Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur rawan kecelakaan.
“Kami mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan. Penyebab pasti kecelakaan masih kami selidiki,” tegas AKP Pifzen Finot.
Hingga kini, jalur Pendakian Panyalaian kembali menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara di kawasan rawan kecelakaan. Aparat kepolisian berjanji akan mengumumkan perkembangan terbaru setelah proses penyelidikan dan olah TKP selesai dilakukan.
(Mond)
#Peristiwa #Kecelakaan