Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Wilayah Kota Padang, Warga Dievakuasi dan Diminta Waspada Banjir Susulan

03 August 2026 | August 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-03T10:08:59Z

Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Wilayah Kota Padang, Warga Dievakuasi dan Diminta Waspada Banjir Susulan



D'On, Padang – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Genangan air merendam permukiman warga di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Kuranji, Kecamatan Nanggalo, serta sebagian wilayah Kecamatan Pauh. Kondisi tersebut memaksa pemerintah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak.


Selain merendam rumah penduduk, banjir juga menghambat aktivitas masyarakat karena sejumlah ruas jalan tergenang dan akses menuju beberapa lokasi terdampak menjadi sulit dilalui. Hingga proses penanganan berlangsung, pemerintah kecamatan bersama BPBD masih terus melakukan pemantauan situasi di lapangan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat yang berada di kawasan rawan banjir.


Kecamatan Kuranji Jadi Salah Satu Wilayah Terdampak


Di Kecamatan Kuranji, banjir merendam sejumlah kawasan, di antaranya Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, Korong Gadang, serta beberapa titik rawan lainnya di Kelurahan Kuranji. Tingginya curah hujan mengakibatkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga.


Pemerintah Kecamatan Kuranji bersama BPBD langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak. Petugas juga membantu warga menyelamatkan barang-barang berharga serta memastikan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas mendapat prioritas dalam proses penyelamatan.


Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi banjir mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.


«"Kami mengimbau masyarakat agar tidak berada di lokasi yang berada di pinggir sungai karena kondisi cuaca masih berpotensi menyebabkan debit air meningkat. Saat ini proses evakuasi warga terdampak masih terus dilakukan bersama BPBD," ujar Rozaldi Rosman.»


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan peringatan dini dari pemerintah dan segera berpindah ke tempat yang lebih aman apabila kondisi air terus meningkat.


Banjir Juga Rendam Sejumlah Kawasan di Kecamatan Nanggalo


Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Nanggalo. Sejumlah wilayah terdampak cukup parah, terutama di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kelurahan Lapai, dan Kelurahan Gurun Laweh. Luapan air menggenangi permukiman warga sehingga aktivitas masyarakat terganggu dan sebagian warga harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.


Pemerintah Kecamatan Nanggalo bersama pemerintah kelurahan dan BPBD terus melakukan penyisiran di sejumlah titik terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang masih terjebak di dalam rumah maupun di kawasan yang terisolasi akibat tingginya genangan air.


Camat Nanggalo, David Ferdinand, mengatakan koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar proses evakuasi berjalan cepat dan efektif.


«"Saat ini kami masih melakukan koordinasi terkait warga yang terjebak di lokasi banjir. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem dan menjauhi daerah-daerah yang rawan banjir demi keselamatan bersama," katanya.»


Pendataan Masih Berlangsung


Selain fokus pada penyelamatan warga, pemerintah kecamatan bersama BPBD dan perangkat kelurahan juga mulai melakukan pendataan terhadap wilayah yang terdampak banjir. Pendataan tersebut meliputi jumlah rumah yang terendam, warga yang mengungsi, serta kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi terdampak.


Namun demikian, proses pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena masih terdapat sejumlah kawasan yang sulit dijangkau akibat tingginya genangan air. Petugas di lapangan terus berupaya membuka akses menuju lokasi terdampak agar proses asesmen dapat dilakukan secara maksimal.


Pemerintah memastikan seluruh perkembangan situasi akan terus dipantau dan diperbarui seiring berjalannya proses penanganan di lapangan.


Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan


Melihat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi, pemerintah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan maupun meningkatnya debit air sungai.


Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan kawasan rendah diminta untuk selalu memantau kondisi lingkungan, menyiapkan langkah evakuasi apabila diperlukan, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.


Pemerintah juga meminta masyarakat agar hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan oleh instansi terkait serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi maupun penanganan darurat.


Sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, aparat kelurahan, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses penanganan bencana sekaligus meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat banjir. Hingga Senin sore, proses evakuasi dan pemantauan di sejumlah titik terdampak masih terus berlangsung sembari menunggu perkembangan kondisi cuaca di Kota Padang.


(Mond)


#Peristiwa #Padang #Daerah #Banjir

×
Berita Terbaru Update