
Pertamina Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Padang, Sembako hingga Pakaian Anak Diserahkan ke Warga Terdampak
D'On, Padang - Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana banjir di Kota Padang terus mengalir. Kali ini, Pertamina menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah, sebagai upaya meringankan beban warga yang tengah berjuang memulihkan kondisi kehidupan mereka pascabencana.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di wilayah Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (12/10/2026), dengan melibatkan perwakilan Pertamina dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat yang terdampak banjir, terutama warga yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana mengganggu aktivitas dan kehidupan mereka.
Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa bantuan dari Pertamina ditujukan secara khusus bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga memperhatikan kebutuhan keluarga, khususnya perempuan dan anak-anak yang turut merasakan dampak bencana.
"Bantuan dari Pertamina ini kami salurkan langsung untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana banjir di wilayah Kuranji dan Koto Tangah, Kota Padang," ujar Hendri.
Sembako, Gas LPG, hingga Pakaian untuk Ibu dan Anak
Bantuan yang disalurkan Pertamina mencakup sejumlah kebutuhan mendasar yang diperlukan masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana. Paket bantuan tersebut meliputi sembako, tabung gas LPG, serta perlengkapan pakaian yang diperuntukkan bagi ibu-ibu dan anak-anak.
Sembako menjadi salah satu kebutuhan utama karena ketersediaan bahan pangan sangat penting untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari. Sementara itu, bantuan gas LPG diharapkan dapat mendukung aktivitas memasak warga, terutama bagi keluarga yang membutuhkan sarana untuk menyiapkan makanan setelah terdampak banjir.
Adapun bantuan pakaian bagi perempuan dan anak-anak menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan anggota keluarga yang rentan terdampak ketika bencana melanda permukiman warga.
Di tengah situasi pemulihan, kebutuhan dasar seperti makanan, perlengkapan rumah tangga, dan pakaian merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu warga melewati masa sulit sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga yang terdampak.
Hendri menegaskan, bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi keluarga terdampak.
"Jenis bantuan yang diberikan berupa paket sembako, gas LPG, serta perlengkapan pakaian untuk ibu-ibu dan anak-anak," jelasnya.
Distribusi Dilakukan Bertahap, Kuranji Menjadi Lokasi Awal
Untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib, pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap di dua kecamatan yang menjadi sasaran.
Tahap awal penyaluran dilaksanakan di Kecamatan Kuranji pada Senin (12/10/2026). Selanjutnya, distribusi bantuan dijadwalkan berlanjut ke Kecamatan Koto Tangah pada Selasa (13/10/2026).
Pola distribusi bertahap ini menjadi bagian dari upaya mengatur penyaluran bantuan agar dapat menjangkau masyarakat di wilayah sasaran secara lebih terarah.
Kuranji dan Koto Tangah menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian dalam penyaluran bantuan tersebut. Dengan pembagian distribusi berdasarkan lokasi dan waktu, proses penyerahan bantuan diharapkan dapat berlangsung lebih terkoordinasi.
Meski demikian, jumlah paket bantuan, total penerima manfaat, serta rincian distribusi untuk masing-masing kecamatan belum disampaikan dalam keterangan yang tersedia.
Kolaborasi untuk Membantu Pemulihan Warga
Keterlibatan Pertamina dalam penyaluran bantuan ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam merespons dampak bencana.
Dalam situasi darurat maupun masa pemulihan, kebutuhan masyarakat tidak selalu berhenti pada proses evakuasi dan penanganan banjir. Setelah bencana terjadi, warga juga perlu mendapatkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kembali menjalankan aktivitas keluarga secara bertahap.
Karena itu, bantuan logistik menjadi salah satu unsur penting dalam upaya membantu masyarakat menghadapi dampak bencana. Terlebih, kebutuhan setiap keluarga dapat berbeda, bergantung pada kondisi tempat tinggal, ketersediaan perlengkapan rumah tangga, serta kemampuan mereka memenuhi kebutuhan setelah banjir.
Melalui koordinasi dengan BPBD Kota Padang, penyaluran bantuan Pertamina diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak di Kuranji dan Koto Tangah.
Bagi warga yang tengah berupaya bangkit setelah banjir, bantuan tersebut bukan semata-mata tentang barang yang diterima, melainkan juga dukungan untuk memenuhi kebutuhan keluarga ketika keadaan belum sepenuhnya pulih.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi pemerintah, perusahaan, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan warga terdampak memperoleh dukungan yang dibutuhkan hingga proses pemulihan berjalan lebih baik.