
Optimalisasi Perlinsos di Koto Tangah: 25.158 KK Telah Terdaftar, Kejar Target 40 Persen Menjelang Akhir Tahun
D'On, Padang - Pemerintah Kecamatan Koto Tangah terus menunjukkan komitmen tinggi dalam mengoptimalkan pendataan perlindungan sosial bagi warganya. Di tengah perpanjangan masa pendaftaran hingga 31 Desember 2026, antusiasme masyarakat mulai terlihat nyata dengan tercatatnya 25.158 kepala keluarga (KK) yang telah mendaftarkan diri hingga Oktober 2026 ini.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, saat ditemui di Kantor Camat Koto Tangah pada Jumat (30/10/2026). Menurutnya, proses pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) ini berjalan dinamis berkat kerja keras para petugas di lapangan yang tidak hanya menunggu warga datang, tetapi juga aktif menjemput bola.
Strategi Jemput Bola dan Perluasan Akses Layanan
Sebagai wilayah dengan cakupan administrasi yang luas, Kecamatan Koto Tangah memegang rekam jejak sebagai kecamatan dengan target pendaftar terbanyak di Kota Padang, yakni menyasar sekitar 64.000 KK.
Untuk mengejar target ambisius agar capaian pendaftaran bisa menyentuh angka 40 persen pada penghujung tahun 2026, pihak kecamatan mengerahkan para agen Perlinsos untuk bekerja secara masif.
"Pelaksanaan Perlinsos di Koto Tangah tetap berjalan. Agen Perlinsos terus memfasilitasi pendaftaran warga, baik di kantor lurah maupun melalui pelayanan jemput bola dari rumah ke rumah. Hingga Oktober ini, sebanyak 25.158 KK telah terdaftar," ujar Rio Ebu Pratama.
Metode jemput bola ini dinilai sangat efektif dalam menjangkau masyarakat yang terkendala jarak atau keterbatasan mobilitas untuk mendatangi kantor kelurahan, sehingga hak-hak warga untuk masuk dalam pemutakhiran data sosial dapat terpenuhi.
Tindak Lanjut Kebijakan Pusat dan Imbauan bagi Warga
Perpanjangan masa pendaftaran Perlinsos hingga penghujung Desember 2026 ini merupakan implementasi langsung dari kebijakan pemerintah pusat. Tujuannya memberikan ruang dan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat agar tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pemutakhiran data.
Dinas Sosial Kota Padang secara konsisten terus mendorong pemerintah tingkat kecamatan dan kelurahan agar memanfaatkan momentum perpanjangan waktu ini sebaik-baiknya. Di Koto Tangah, sosialisasi intensif digencarkan di berbagai kesempatan guna meningkatkan kesadaran publik.
Rio Ebu Pratama juga memberikan penekanan khusus kepada kelompok masyarakat yang masuk dalam kriteria tertentu agar segera mengambil tindakan nyata.
"Kami terus melakukan sosialisasi dan memfasilitasi kegiatan ini. Kami mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), agar segera mendaftarkan diri dan memanfaatkan perpanjangan waktu yang telah diberikan," tegasnya.
Menuju Penyaluran Bantuan yang Tepat Sasaran
Keberhasilan proses pendataan Perlinsos ini bukan sekadar mengejar angka statistik semata. Jangka panjang dari pemutakhiran data yang akurat ini adalah terwujudnya sistem penyaluran program perlindungan sosial yang benar-benar akurat, transparan, dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan di Kota Padang.
Dengan kolaborasi yang solid antara pihak kecamatan, kelurahan, agen Perlinsos, serta kesadaran aktif dari masyarakat, Kecamatan Koto Tangah optimis target yang dicanangkan dapat tercapai secara maksimal demi kesejahteraan sosial yang merata.
(Mond)
#Parlinsos #Daerah #Padang