
Lepas Sambut Dankodaeral II Padang, Maigus Nasir Apresiasi Kontribusi Sarimpunan Tanjung dan Harapkan Sinergi Berlanjut
D'On, Padang - Pergantian kepemimpinan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Laut dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, menjaga stabilitas wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.
Harapan tersebut mengemuka dalam acara lepas sambut Komandan Kodaeral II Padang yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Senin (26/10/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar dan Kota Padang, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Acara tersebut menandai peralihan kepemimpinan Kodaeral II Padang dari Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung kepada Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza. Pergantian ini tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Laut, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan berbagai program kolaborasi yang selama ini telah terbangun bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Padang menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sarimpunan Tanjung selama menjalankan tugas di Ranah Minang. Di sisi lain, kehadiran komandan baru diharapkan mampu memperkuat kesinambungan kerja sama lintas sektor demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Maigus Nasir: Kontribusi Kodaeral II Dirasakan Langsung Masyarakat
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung atas dedikasi serta kontribusinya selama memimpin Kodaeral II Padang.
Menurut Maigus, hubungan kerja sama yang terjalin antara Kodaeral II dan Pemerintah Kota Padang selama ini telah memberikan manfaat nyata. Kolaborasi tersebut tidak terbatas pada tugas pertahanan dan keamanan maritim, tetapi juga menyentuh berbagai aspek pembangunan serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan warga Kota Padang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung atas dedikasinya selama memimpin Kodaeral II. Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sukses selalu,” ujar Maigus.
Ia menilai, selama bertugas di Padang, Sarimpunan Tanjung telah menunjukkan dukungan terhadap berbagai agenda strategis daerah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan kondisi wilayah yang kondusif sekaligus mendorong pelaksanaan program pembangunan.
“Sangat banyak kontribusi Bapak Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung dalam mendukung pembangunan Kota Padang. Kami merasakan langsung manfaatnya karena hampir seluruh hal yang beliau sampaikan dapat ditindaklanjuti dengan baik,” tuturnya.
Bagi Pemko Padang, kemitraan dengan Kodaeral II merupakan salah satu bentuk kolaborasi antarlembaga yang perlu terus dijaga. Sinergi yang berjalan baik dinilai dapat membantu pemerintah daerah menjawab berbagai tantangan, mulai dari pengembangan potensi kemaritiman hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Maigus pun berharap hubungan baik yang telah terbangun tidak berhenti seiring pergantian pimpinan, melainkan semakin kuat melalui program dan aksi bersama yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kita berharap sinergi Pemko Padang dan Kodaeral II terus berlanjut melalui berbagai aksi dan upaya bersama untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Padang,” katanya.
Dari Pembangunan hingga Kesiapsiagaan Bencana
Selama kepemimpinan Sarimpunan Tanjung, hubungan Kodaeral II dengan pemerintah daerah di Sumatera Barat mencakup beragam bidang. Di Kota Padang, kerja sama tersebut antara lain terlihat melalui dukungan terhadap rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang, pengembangan sektor kemaritiman, kegiatan sosial, serta aksi pembersihan Sungai Batang Arau.
Kolaborasi semacam ini menunjukkan bahwa keberadaan institusi pertahanan di daerah dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing.
Dukungan terhadap pengembangan sektor kemaritiman juga memiliki arti penting bagi Padang sebagai kota pesisir. Potensi laut, aktivitas kepelabuhanan, serta kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan wilayah pesisir membutuhkan perhatian dan koordinasi berbagai pihak agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Sementara itu, kegiatan pembersihan Sungai Batang Arau menjadi salah satu contoh keterlibatan bersama dalam menjaga lingkungan. Upaya menjaga kebersihan sungai dan kawasan sekitarnya membutuhkan partisipasi banyak pihak, baik pemerintah, institusi terkait, komunitas, maupun masyarakat.
Kontribusi Kodaeral II juga diapresiasi dalam mendukung ketahanan pangan, pembinaan generasi muda, menjaga kondusivitas wilayah, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi.
Bagi Kota Padang yang memiliki tantangan geografis dan kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat kesiapsiagaan. Pengalaman menghadapi bencana juga memperlihatkan bahwa penanganan keadaan darurat dan pemulihan membutuhkan kerja bersama, komunikasi yang efektif, serta dukungan berbagai unsur sesuai kapasitas masing-masing.
Karena itu, keberlanjutan hubungan Pemko Padang dan Kodaeral II diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam berbagai agenda strategis, termasuk kegiatan kemasyarakatan, pembinaan generasi muda, pelestarian lingkungan, dan kesiapsiagaan bencana.
Mochammad Riza Siap Melanjutkan Kerja Sama
Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza kini mengemban amanah sebagai Dankodaeral II Padang setelah sebelumnya bertugas sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut.
Putra kelahiran Kota Payakumbuh tersebut menyatakan kesiapan untuk melanjutkan program dan kerja sama yang telah dirintis oleh pendahulunya. Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen daerah dalam menjalankan tugas pengabdian di Sumatera Barat.
Menurut Riza, pelaksanaan tugas tidak dapat dilepaskan dari dukungan pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, dunia usaha, media, serta masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut dibutuhkan untuk membangun komunikasi yang baik, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan seiring dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Harapan untuk melanjutkan kerja sama yang telah terbangun menjadi penting di tengah berbagai agenda daerah yang memerlukan keterlibatan banyak pihak. Dengan komunikasi dan koordinasi yang terjaga, program-program positif yang telah berjalan diharapkan dapat diteruskan dan dikembangkan sesuai kebutuhan.
Bagi Pemerintah Kota Padang, pergantian komandan bukanlah titik akhir dari sebuah kemitraan. Sebaliknya, momentum ini menjadi awal untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas ruang kolaborasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sarimpunan Tanjung Berterima Kasih atas Dukungan Selama Bertugas
Sementara itu, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung menyampaikan terima kasih kepada para kepala daerah se-Sumatera Barat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya bertugas di Padang.
Sarimpunan Tanjung mengungkapkan bahwa dirinya mulai bertugas di Padang sejak September 2024, ketika masih menjabat sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang. Dalam perkembangan organisasi berikutnya, nomenklatur satuan tersebut berubah menjadi Kodaeral II Padang.
Selama menjalankan tugas di Sumatera Barat, ia menjalin koordinasi dengan berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan daerah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas sekaligus membangun hubungan kelembagaan yang baik dengan pemerintah dan masyarakat setempat.
Kini, Sarimpunan Tanjung mendapat penugasan baru sebagai Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut Tingkat III Bidang Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut dan Politik Keamanan Nasional di Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur.
Penugasan baru tersebut menjadi kelanjutan perjalanan pengabdiannya di lingkungan TNI Angkatan Laut, setelah sebelumnya memimpin Kodaeral II Padang.
Serah Terima Jabatan Telah Dilaksanakan di Jakarta
Pergantian kepemimpinan Kodaeral II Padang secara resmi telah ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI), Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, di Mako Kodaeral Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Prosesi lepas sambut di Padang pada Senin malam menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, mitra kerja, serta keluarga besar Kodaeral II untuk menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama sekaligus menyambut komandan yang baru.
Kegiatan tersebut juga mempertemukan berbagai unsur yang selama ini berperan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pembangunan di Sumatera Barat. Hadir dalam acara itu pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, pimpinan BUMN dan BUMD, mitra kerja Kodaeral II Padang, serta jajaran pejabat utama Kodaeral II Padang.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya hubungan koordinasi antara institusi pertahanan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung stabilitas serta kemajuan wilayah.
Menjaga Kesinambungan, Memperkuat Kolaborasi
Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, bagi pemerintah daerah dan masyarakat, kesinambungan kerja sama yang telah menghasilkan manfaat menjadi hal yang tidak kalah penting.
Pemerintah Kota Padang berharap berbagai bentuk kolaborasi bersama Kodaeral II dapat terus berkembang, baik dalam mendukung pembangunan kota, menjaga lingkungan, memperkuat pembinaan generasi muda, maupun meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Maigus Nasir menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan kerja sama lintas sektor menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Dengan kepemimpinan baru di Kodaeral II Padang, harapan terhadap penguatan kemitraan tersebut kini berlanjut. Tantangannya bukan sekadar mempertahankan hubungan baik yang telah terjalin, tetapi juga memastikan bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Bagi Kota Padang dan Sumatera Barat, semangat kebersamaan itu diharapkan terus menjadi landasan untuk menjaga kondusivitas wilayah, mengoptimalkan potensi kemaritiman, memperkuat ketahanan daerah, serta menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
(Mond)
#Padang #Daerah