Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gulat Kota Padang Tampil Perkasa di Porprov Sumbar 2026, 4 Emas Sudah Dikantongi dan Hari Kedua Belum Terkalahkan

05 October 2026 | October 05, 2026 WIB Last Updated 2026-10-05T16:43:54Z

Gulat Kota Padang Tampil Perkasa di Porprov Sumbar 2026, 4 Emas Sudah Dikantongi dan Hari Kedua Belum Terkalahkan



D'On, Padang - Kontingen cabang olahraga (cabor) gulat Kota Padang menunjukkan performa menjanjikan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Bertanding dengan kekuatan penuh, para pegulat Kota Padang langsung memperlihatkan dominasinya sejak hari pertama pertandingan yang berlangsung di G Sport Center, Gunung Pangilun, Padang.


Hingga Senin (5/10/2026), tim gulat Kota Padang telah mengamankan 4 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu dari pertandingan hari pertama.


Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kota Padang untuk memburu target lebih besar, yakni mempertahankan persaingan menuju juara umum cabor gulat Porprov Sumbar 2026.


Ketua Pengcab Gulat Kota Padang, Ilmarizal, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses persiapan panjang yang telah dijalani para atlet.


Menurutnya, para pegulat Kota Padang sudah menjalani latihan secara intensif sejak Januari 2026. Artinya, persiapan telah berlangsung sekitar sembilan bulan, termasuk setelah pelaksanaan Porprov yang semula direncanakan pada Juli kemudian mengalami penundaan hingga Oktober.

 

“Alhamdulillah atlet Kota Padang kita persiapkan diri dari bulan Januari. Karena rencananya kan Porprov di bulan Juli, tapi diundur sampai ke Oktober ini. Alhamdulillah kita tetap berlatih, kemudian fisik atlet kita lebih kurang 9 bulan,” ujar Ilmarizal, Senin (5/10/2026).


Turunkan Full Team, 30 Kelas Diperebutkan


Pada Porprov Sumbar 2026, cabang olahraga gulat mempertandingkan 30 kelas yang terbagi dalam dua kategori gaya, yakni gaya bebas (freestyle) dan gaya Greco-Roman.


Kota Padang tidak ingin mengambil risiko dengan hanya mengandalkan beberapa nomor. Pengcab Gulat Kota Padang menerjunkan kekuatan penuh atau full team dengan mengikuti seluruh nomor pertandingan yang dipertandingkan.


Strategi tersebut menunjukkan keseriusan Kota Padang dalam membangun kekuatan gulat secara menyeluruh. Bukan hanya mengejar medali dari atlet-atlet unggulan, tetapi juga memberikan ruang bagi seluruh atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level provinsi.


Pada hari pertama, Minggu (4/10/2026), sebanyak delapan atlet Kota Padang turun di kelas masing-masing. Hasilnya cukup impresif. Empat atlet berhasil merebut medali emas, dua atlet meraih perak, dan satu lainnya mengamankan perunggu.


Dengan demikian, dari delapan kelas yang diikuti pada hari pertama, tujuh di antaranya berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Kota Padang.


Hari Kedua, 10 Kelas dan Belum Ada yang Terkalahkan


Performa positif tersebut berlanjut pada hari kedua pertandingan, Senin (5/10/2026).


Kota Padang kembali menurunkan atletnya, kali ini di 10 kelas. Hingga keterangan disampaikan, seluruh atlet Kota Padang yang bertanding pada hari kedua masih mampu bertahan dan belum mengalami kekalahan.


Kondisi tersebut semakin memperbesar peluang Kota Padang untuk menambah koleksi medali sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan perebutan gelar juara umum cabor gulat.


Ilmarizal mengatakan pihaknya akan terus berusaha memberikan penampilan terbaik hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai.

 

“Kita akan berusaha menampilkan terbaik. Kalau bisa juara umum Alhamdulillah,” katanya.


Bagi tim gulat Kota Padang, setiap pertandingan bukan sekadar pertarungan untuk memenangkan medali. Setiap atlet juga dituntut menjaga konsentrasi, disiplin, kondisi fisik, serta menerapkan hasil latihan selama berbulan-bulan ke atas matras pertandingan.


Bukan Sekadar Mengejar Medali


Di balik ambisi meraih juara umum, Pengcab Gulat Kota Padang memiliki misi yang lebih panjang. Porprov Sumbar 2026 dipandang sebagai bagian dari proses pembinaan atlet untuk mempersiapkan generasi pegulat yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.


Karena itu, capaian di Porprov kali ini diharapkan tidak berhenti pada perolehan medali. Para atlet yang menunjukkan prestasi terbaik akan diproyeksikan untuk mendapatkan kesempatan membela Sumatera Barat pada berbagai kejuaraan berikutnya, termasuk ajang nasional.


Ilmarizal menegaskan, pembinaan atlet harus memiliki kesinambungan. Porprov hanya menjadi salah satu tahapan untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menemukan atlet-atlet potensial yang dapat dikembangkan lebih jauh.

 

“Nanti kita ya berdisiplin dalam berusaha, tujuan kita bukan hanya semata-mata di event ini. Atlet ini nanti kalau dia juara dia bisa berlanjut mewakili Sumatera Barat pada PON atau pada ajang nasional yang akan datang,” tuturnya.


Dengan persiapan sekitar sembilan bulan, kekuatan penuh di seluruh kelas, serta performa impresif pada dua hari awal pertandingan, kontingen gulat Kota Padang kini memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positifnya.


Empat emas, dua perak, dan satu perunggu yang sudah dikantongi menjadi bukti awal. Namun, perjuangan belum selesai. Masih ada kelas-kelas berikutnya yang harus ditaklukkan.


Di G Sport Center Gunung Pangilun, para pegulat Kota Padang masih akan terus berjuang bukan hanya demi menambah keping medali, tetapi juga demi membangun fondasi kekuatan gulat Kota Padang dan Sumatera Barat untuk masa depan.


(Mond)


#Padang #Olahraga #Daerah #Gulat #PorprovXVISumbar

×
Berita Terbaru Update