Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Emil Audero Jadi Pahlawan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

05 October 2026 | October 05, 2026 WIB Last Updated 2026-10-05T16:58:31Z

Emil Audero Jadi Pahlawan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti



D'On, Jakarta - Timnas Indonesia akhirnya mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati pertandingan dramatis kontra Thailand yang harus ditentukan melalui drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026).


Penjaga gawang Emil Audero tampil sebagai aktor penting di balik keberhasilan skuad Garuda. Kiper Como 1907 tersebut menjadi penentu setelah menggagalkan salah satu eksekusi penalti Thailand, sekaligus membawa Indonesia keluar sebagai pemenang dalam laga penuh ketegangan tersebut.


Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit. Kedua tim harus bermain habis-habisan sebelum akhirnya skor terkunci 2-2 dan pemenang ditentukan dari titik putih.


Pada babak adu penalti, ketenangan Audero menjadi pembeda.


Dari empat penendang Indonesia yang dipercaya menjalankan tugas, semuanya sukses menaklukkan penjaga gawang Thailand. Keempat pemain tersebut adalah Dean James, Elkan Baggott, Shayne Pattynama, dan Kevin Diks.


Menariknya, seluruh eksekutor Indonesia pada drama tersebut berposisi sebagai pemain bertahan.


Di sisi lain, Thailand tidak mampu menyempurnakan seluruh eksekusinya. Tendangan Sarach Yooyen lebih dahulu gagal setelah sepakannya membentur tiang sisi kiri gawang Indonesia.


Tekanan semakin besar bagi Thailand ketika penendang keempat mereka, Nattapong Sayriya, maju ke titik penalti.


Audero membaca arah bola dengan tepat dan berhasil menggagalkan eksekusi tersebut.


Penyelamatan itu sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara.


Laga Berubah Dramatis di Babak Tambahan


Sebelum memasuki drama adu penalti, pertandingan telah menyajikan pertarungan yang berlangsung hingga batas akhir.


Indonesia sebenarnya sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah Thailand harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81.


Bek Thailand Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap penyerang Indonesia, Ole Romeny.


Unggul jumlah pemain membuat Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk mengendalikan permainan.


Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Indonesia pada menit ke-84.


Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Dean James, bola berubah arah setelah mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron.


Perubahan arah bola membuat penjaga gawang Thailand kesulitan mengantisipasinya. Bola akhirnya bersarang di gawang dan membawa Indonesia unggul.


Namun, keunggulan tersebut tidak membuat pertandingan menjadi mudah bagi Indonesia.


Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mampu menemukan celah di pertahanan skuad Garuda.


Memasuki periode akhir pertandingan, Indonesia kesulitan menciptakan peluang matang. Situasi tersebut akhirnya dimanfaatkan Thailand untuk menyamakan kedudukan.


Thailand Menyamakan Kedudukan


Gol penyeimbang Thailand lahir melalui Iklas.


Pemain tersebut menerima operan matang dari sesama pemain pengganti, Seksan Ratree, di dalam kotak penalti Indonesia.


Iklas berada dalam posisi relatif bebas tanpa pengawalan ketat.


Kesempatan itu tidak disia-siakannya.


Ia melepaskan tendangan yang berhasil menaklukkan Audero dan membuat skor kembali imbang.


Gol tersebut menjadi pukulan bagi Indonesia yang sebenarnya memiliki keuntungan jumlah pemain.


Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.


Drama Gol di Masa Injury Time


Ketegangan semakin meningkat pada babak tambahan.


Indonesia berusaha mencari gol kemenangan, sementara Thailand tetap mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan skuad Garuda.


Thailand akhirnya kembali mengejutkan Indonesia pada menit ke-111.


Melalui sebuah serangan balik, Thailand mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia.


Peeradol Chamramee berhasil mencetak gol dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1.


Gol tersebut seakan menjadi hukuman bagi Indonesia yang sebelumnya kesulitan menciptakan peluang berbahaya.


Waktu pertandingan semakin menipis. Indonesia berada dalam situasi yang sangat sulit karena harus mengejar ketertinggalan ketika babak tambahan hampir selesai.


Namun, skuad Garuda belum menyerah.


Baggott Muncul Sebagai Penyelamat


Ketika harapan kemenangan Indonesia mulai menipis, Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat.


Pada menit ke-115, Baggott mencetak gol yang mengubah jalannya pertandingan.


Gol tersebut berawal dari kerja sama apik antara Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho.


Rizky Ridho kemudian memberikan operan matang yang berhasil dimanfaatkan Baggott.


Bek jangkung tersebut menuntaskan peluang dan membuat skor kembali menjadi 2-2.


SUGBK kembali bergemuruh.


Gol Baggott membuat Indonesia terhindar dari kekalahan sekaligus memaksa Thailand menghadapi drama adu penalti.


Tidak ada lagi gol hingga pertandingan berakhir.


Audero Mengunci Gelar Indonesia


Adu penalti kemudian menjadi panggung Emil Audero.


Indonesia mengirimkan empat eksekutor dan semuanya menjalankan tugas dengan sempurna.


Dean James, Elkan Baggott, Shayne Pattynama, dan Kevin Diks sukses mengeksekusi penalti masing-masing.


Thailand berada di bawah tekanan yang jauh lebih besar.


Sarach Yooyen gagal setelah sepakannya membentur tiang kiri gawang Indonesia.


Kesempatan terakhir Thailand kemudian berada di kaki Nattapong Sayriya.


Namun, Audero tampil tenang.


Kiper Como 1907 itu mampu membaca arah bola dan menggagalkan eksekusi Nattapong.


Penyelamatan tersebut langsung mengakhiri drama panjang di SUGBK.


Indonesia pun memastikan diri menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.


Malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno akhirnya menjadi milik skuad Garuda.


Dari pertandingan yang sempat berada di ujung kekalahan, Indonesia bangkit melalui gol Baggott, bertahan hingga adu penalti, kemudian menemukan pahlawannya melalui ketenangan Emil Audero.


Dua belas pasang kaki berdiri di titik putih, tetapi satu penyelamatan Audero menjadi pembeda.


Indonesia juara.


(Mond)


#Sepakbola #Olahraga 

×
Berita Terbaru Update