
Persiapan Hanya Empat Bulan, Muaythai Kota Padang Tetap Bidik 8 Medali Emas Porprov Sumbar 2026
D'On, Padang - Waktu persiapan yang relatif singkat tidak menyurutkan ambisi Tim Muaythai Kota Padang untuk mengukir prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Meski baru terbentuk sebagai kepengurusan baru dan hanya memiliki waktu sekitar empat bulan untuk mempersiapkan atlet, Muaythai Kota Padang berani memasang target tinggi dengan membidik delapan medali emas.
Target tersebut bukan tanpa alasan. Sebanyak 20 atlet terbaik diturunkan untuk bertarung pada 20 nomor pertandingan. Komposisi tim terdiri dari 12 atlet putra dan delapan atlet putri yang kini tengah berjuang membawa nama Kota Padang di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Ketua Pengkot Muaythai Kota Padang, Nisfan Jumadil, mengatakan seluruh atlet telah dipersiapkan semaksimal mungkin meski waktu pembinaan yang dimiliki timnya relatif terbatas.
“Alhamdulillah hari ini Muaythai Kota Padang menurunkan 20 atlet dari 20 nomor pertandingan, terdiri dari 12 putra dan 8 putri,” kata Nisfan di Gedung Serbaguna KONI Sumbar, kawasan GOR H Agus Salim, Kota Padang, Senin (5/10/2026).
Menurut Nisfan, sebagai kepengurusan yang baru terbentuk, pihaknya menyadari bahwa perjuangan menuju podium juara tidak akan mudah. Apalagi, persiapan yang dilakukan Muaythai Kota Padang hanya berlangsung sekitar empat bulan.
Keterbatasan tersebut salah satunya disebabkan masih minimnya event Muaythai yang digelar di Kota Padang. Kondisi itu membuat kesempatan atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding secara rutin menjadi terbatas.
Sementara itu, sejumlah daerah yang menjadi pesaing telah mempersiapkan atlet mereka jauh lebih lama. Beberapa daerah seperti Padang Pariaman, Bukittinggi, dan Kabupaten Solok disebut telah menjalani persiapan sekitar delapan hingga sembilan bulan.
Artinya, secara waktu persiapan, Muaythai Kota Padang berada dalam kondisi yang cukup menantang.
Namun, situasi tersebut justru menjadi pemacu semangat bagi para atlet. Dengan waktu yang tersedia, tim pelatih dan pengurus berupaya memaksimalkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, mental bertanding, serta kesiapan para fighter sebelum turun ke arena.
Hasil awal perjuangan itu mulai terlihat.
Hingga Senin (5/10/2026), tujuh atlet Muaythai Kota Padang telah memastikan tempat di babak semifinal, sementara dua atlet lainnya sudah berhasil melangkah ke babak final.
Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk terus menjaga asa memenuhi target delapan medali emas yang telah dicanangkan.
Nisfan mengatakan, keberhasilan sejumlah atlet melaju ke fase penting pertandingan menunjukkan bahwa keterbatasan waktu persiapan bukan alasan bagi para fighter untuk menyerah.
“Karena kami merupakan pengurus baru Muaythai di Kota Padang, kami akan berusaha maksimal untuk meraih medali. Harapannya, kami bisa meraih 8 medali emas,” ujarnya.
Menurutnya, setiap atlet kini dituntut untuk menjaga konsentrasi dan tidak kehilangan fokus menghadapi pertandingan berikutnya. Sebab, semakin jauh perjalanan mereka di arena Porprov, tekanan dan tantangan yang dihadapi juga semakin besar.
Bagi Muaythai Kota Padang, setiap pertandingan bukan hanya soal menang atau kalah. Setiap kali atlet memasuki arena, ada nama Kota Padang yang ikut dipertaruhkan.
Karena itu, pengurus meminta para atlet untuk tampil dengan penuh keyakinan, disiplin menjalankan strategi, serta tidak mudah terpengaruh oleh tekanan pertandingan.
“Alhamdulillah sampai hari Senin ini, 7 atlet sudah masuk semifinal dan 2 atlet masuk final. Mohon doa kita bersama agar atlet-atlet fighter Muaythai Kota Padang bisa meraih emas sesuai target yang kita sampaikan,” tutur Nisfan.
Ia berharap dukungan masyarakat Kota Padang dapat menjadi tambahan motivasi bagi seluruh atlet yang sedang berjuang. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga semangat para fighter, terutama ketika mereka menghadapi pertandingan yang semakin menentukan.
Delapan Emas dan Harapan Mengangkat Nama Kota Padang
Target delapan medali emas yang dipasang Muaythai Kota Padang memang cukup tinggi. Namun, target tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tradisi prestasi cabang olahraga Muaythai di Kota Padang.
Dengan kepengurusan yang relatif baru, Porprov Sumbar 2026 juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Muaythai Kota Padang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Pengurus pun menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap perjuangan para atlet. Dukungan tersebut diberikan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, serta Ketua KONI Kota Padang.
Bagi para atlet, dukungan dari pemerintah, KONI, pengurus, keluarga, dan masyarakat menjadi energi tambahan untuk menghadapi setiap ronde pertandingan.
Kini, perjuangan 20 fighter Kota Padang masih terus berlanjut.
Tujuh atlet telah mengamankan tiket semifinal. Dua lainnya sudah berada di final. Namun, perjuangan belum selesai.
Target delapan emas masih menjadi tujuan yang harus dikejar hingga pertandingan terakhir.
Dengan persiapan yang hanya sekitar empat bulan, menghadapi lawan-lawan yang sebagian telah berlatih selama delapan hingga sembilan bulan, para fighter Muaythai Kota Padang kini dituntut membuktikan satu hal: keterbatasan waktu bukan alasan untuk membatasi mimpi menjadi juara.
Dari arena Porprov Sumbar 2026, mereka membawa satu harapan besar mengubah kerja keras, keberanian, dan semangat bertanding menjadi medali emas untuk Kota Padang.
(Mond)
#Muaythai #Olahraga #Padang #Daerah #PorprovXVISumbar