Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Solidaritas untuk Kabupaten Solok, Pemko Padang Kerahkan Tim Rescue hingga Salurkan Bantuan Logistik

25 September 2026 | September 25, 2026 WIB Last Updated 2026-09-25T13:57:06Z

Solidaritas untuk Kabupaten Solok, Pemko Padang Kerahkan Tim Rescue hingga Salurkan Bantuan Logistik



D'On, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang tengah menghadapi dampak bencana galodo atau banjir bandang.


Selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (23–25 September 2026), Pemko Padang mengerahkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Rescue, serta relawan kebencanaan ke sejumlah lokasi terdampak di Kabupaten Solok.


Langkah tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan darurat sekaligus pemulihan pascabencana di daerah tetangga tersebut.


Fadly Amran mengatakan, dukungan yang diberikan Pemko Padang tidak hanya dalam bentuk bantuan logistik, tetapi juga pengerahan personel yang dapat membantu proses penanggulangan bencana di lapangan.


“Pengiriman bantuan kita bagi kepada dua kebutuhan utama. Pertama dukungan atau bantuan personel untuk penanggulangan bencana, dan yang berikutnya pengiriman bahan-bahan kebutuhan dasar untuk masyarakat terdampak,” ujar Fadly.


Puluhan Personel Turun ke Lokasi Bencana


Pada tahap awal, Rabu (23/9/2026), Pemko Padang mulai mengirimkan puluhan personel beserta relawan kebencanaan menuju Kabupaten Solok.


Rombongan yang dipimpin Sekretaris BPBD Kota Padang, Robert Chandra Eka Putra, langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok untuk mengetahui kebutuhan penanganan di lapangan.


Tim kemudian bergerak membantu proses pembersihan material pascagalodo yang menutupi sejumlah kawasan terdampak.


Material yang terbawa arus banjir bandang tidak hanya berdampak pada akses lingkungan, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman dan fasilitas ibadah masyarakat.


Memasuki Kamis (24/9/2026), personel gabungan BPBD, Tim Rescue, dan relawan kebencanaan Kota Padang kembali melanjutkan kegiatan pembersihan.


Rumah-rumah warga, masjid, serta musala menjadi bagian dari lokasi yang mendapat perhatian tim.


Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat kembali mendapatkan lingkungan yang lebih layak setelah diterjang bencana.


Tidak hanya membersihkan material, Tim Rescue Kota Padang juga turut membantu proses pencarian terhadap warga terdampak yang masih dinyatakan hilang.


Kehadiran tim dari Kota Padang diharapkan dapat memperkuat sumber daya yang telah dikerahkan pemerintah daerah setempat dalam menghadapi situasi darurat.


Bantuan Logistik untuk Kebutuhan Dasar Warga


Dukungan Pemko Padang juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.


Bantuan tersebut disalurkan ke Posko Utama Arosuka dan diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, sesudah salat Maghrib.


Penyerahan bantuan dilakukan berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang Bantuan Logistik Bencana Alam Nomor /Dinsos/2026.


Bantuan yang dikirim tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi juga kebutuhan dasar lainnya, termasuk air minum serta perlengkapan yang diperuntukkan bagi kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak-anak.


Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari Beras Genggam sebanyak 300 kilogram, air mineral 200 dus, Indomie 20 dus, Pop Mie 4 dus, roti 45 dus, Roti Biskuit Gabin 4 dus, Roti Biskuit Roma Sandwich 3 dus, dan Roti Biskuit Roma Kelapa 2 dus.


Selain itu, Pemko Padang juga mengirimkan Pampers sebanyak 6 dus, pembalut 2 dus, gula pasir 70 kilogram, kopi 40 kilogram, minyak goreng 4 bungkus, serta masing-masing satu kaleng sarden, satu botol kecap, dan satu botol saus sambal.


Bantuan tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan berlangsung.


"Daerah Tetangga Tidak Boleh Sendirian"


Fadly menegaskan bahwa kepedulian terhadap Kabupaten Solok merupakan bentuk solidaritas antardaerah, terlebih Kota Padang dan Kabupaten Solok sama-sama memiliki potensi menghadapi berbagai ancaman bencana.


“Sama seperti Kabupaten Solok, Kota Padang juga memiliki potensi bencana yang tinggi. Jadi sudah sepatutnya sebagai daerah tetangga kita memberikan bantuan dan dukungan yang kita bisa,” katanya.


Menurut Fadly, kondisi kebencanaan membutuhkan kerja bersama. Dukungan dari daerah sekitar, kata dia, menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan ketika sebuah wilayah menghadapi kondisi darurat.


Karena itu, Pemko Padang tidak hanya melihat bantuan sebagai bentuk pengiriman barang, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan tenaga dan sumber daya yang dibutuhkan langsung di lokasi terdampak.


Pengerahan personel BPBD, Tim Rescue, dan relawan menunjukkan bahwa solidaritas dalam situasi bencana dapat diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.


Sementara bantuan logistik menjadi dukungan tambahan agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap dapat terpenuhi.


Selama 23–25 September 2026, semangat gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang untuk membantu Kabupaten Solok melewati masa sulit akibat bencana galodo.


Bagi Pemko Padang, bencana tidak mengenal batas wilayah administratif. Ketika daerah tetangga membutuhkan dukungan, maka kepedulian dan kemanusiaan menjadi alasan untuk bergerak bersama.


Melalui pengerahan personel, bantuan pencarian, pembersihan fasilitas masyarakat hingga distribusi kebutuhan dasar, Pemko Padang berupaya memastikan masyarakat Kabupaten Solok mendapatkan dukungan dalam menghadapi masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.


(Mond)


#Padang #Bencana #Galodo #Daerah

×
Berita Terbaru Update