
Hari Ketiga Rehabilitasi IPA 2 Gunung Pangilun, Perumda Air Minum Padang Ingatkan Pelanggan Siapkan Cadangan Air
D'On, Padang — Di balik air yang mengalir dari keran rumah-rumah pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang, terdapat infrastruktur yang harus terus dirawat, diperbaiki, dan ditingkatkan. Proses itulah yang kini tengah berlangsung di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Gunung Pangilun.
Memasuki hari ketiga, pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan IPA 2 Gunung Pangilun terus dikebut. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur pengolahan air guna mendukung keberlangsungan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang.
Pekerjaan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan pelaksana Hutama Karya. Berdasarkan estimasi, proses pekerjaan akan berlangsung selama kurang lebih dua minggu.
Dalam kurun waktu tersebut, masyarakat, khususnya pelanggan yang berada di wilayah terdampak, perlu bersiap menghadapi kemungkinan perubahan kondisi distribusi air.
Gangguan dapat berupa berkurangnya tekanan air hingga terhentinya aliran pada waktu-waktu tertentu, bergantung pada tahapan pekerjaan dan kondisi teknis di lapangan.
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan pekerjaan tersebut bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi merupakan bagian dari investasi infrastruktur untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih dalam jangka panjang.
“Yang sedang dikerjakan hari ini adalah bagian dari upaya memperbaiki dan meningkatkan sistem yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat. Karena itu, kami mohon pelanggan melihat pekerjaan ini bukan hanya dari potensi gangguannya hari ini, tetapi juga dari manfaat yang ingin kita hadirkan setelah pekerjaan selesai,” ujar Adhie Zein.
Menurut Adhie, setiap pekerjaan infrastruktur memang memiliki konsekuensi. Ketika fasilitas utama harus diperbaiki atau ditingkatkan, maka pada tahap tertentu pelayanan distribusi bisa ikut terdampak.
Namun, kondisi tersebut merupakan sesuatu yang harus dikelola bersama agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.
“Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar. Karena itu, ketika ada pekerjaan yang berpotensi memengaruhi distribusi, yang paling penting adalah kesiapan. Kami mengimbau pelanggan menampung air secukupnya ketika aliran masih tersedia. Ini langkah sederhana, tetapi sangat membantu untuk menjaga kebutuhan rumah tangga selama pekerjaan berlangsung,” katanya.
Adhie menegaskan, imbauan tersebut tidak dimaksudkan untuk membuat masyarakat khawatir. Sebaliknya, pelanggan diharapkan tetap tenang dan melakukan persiapan secara proporsional, terutama bagi pelanggan yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak.
“Tidak perlu panik dan tidak perlu menampung secara berlebihan. Cukup siapkan cadangan air sesuai kebutuhan rumah tangga. Prinsipnya sederhana: kita antisipasi gangguan sementara tanpa menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.
Dua Minggu untuk Perbaikan, Pelayanan Tetap Jadi Prioritas
Perumda Air Minum Kota Padang menyadari bahwa aktivitas rehabilitasi di IPA 2 Gunung Pangilun dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian pelanggan.
Namun, perusahaan tetap berupaya agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat ditangani selama pekerjaan berlangsung.
Salah satu bentuk antisipasi yang disiapkan adalah layanan suplai air bersih menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang membutuhkan.
Pelanggan yang membutuhkan suplai air bersih atau air tangki dapat menghubungi Perumda Air Minum Kota Padang melalui WhatsApp 0811-669-123 atau Call Center 1500-030.
Adhie mengatakan, komunikasi dengan pelanggan menjadi bagian penting selama pekerjaan berlangsung.
“Kami tidak ingin pelanggan hanya menerima informasi ketika air sudah terganggu. Karena itu, komunikasi dan respons menjadi bagian dari pelayanan. Jika ada pelanggan yang mengalami kendala dan membutuhkan suplai air bersih, segera sampaikan kepada kami melalui kanal pengaduan yang tersedia. Jangan ragu untuk menghubungi kami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pekerjaan infrastruktur pada dasarnya adalah proses yang tidak selalu terlihat oleh masyarakat. Ketika air mengalir normal, keberadaan instalasi dan berbagai fasilitas pendukung mungkin tidak terlalu dirasakan.
Namun ketika salah satu bagian sistem harus menjalani rehabilitasi, barulah masyarakat dapat melihat betapa pentingnya menjaga dan meningkatkan infrastruktur tersebut.
“Air yang mengalir ke rumah pelanggan tidak hadir begitu saja. Ada instalasi, ada proses pengolahan, ada jaringan distribusi dan ada pekerjaan pemeliharaan yang harus terus dilakukan. Apa yang dikerjakan sekarang adalah bagian dari menjaga sistem tersebut tetap mampu melayani kebutuhan masyarakat,” jelas Adhie.
Mohon Dukungan dan Kesabaran Pelanggan
Perumda Air Minum Kota Padang berharap pelanggan dapat memberikan dukungan dan kesabaran selama proses rehabilitasi berlangsung.
Pekerjaan yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaat peningkatan infrastruktur dapat segera dirasakan.
Adhie menegaskan, kepentingan pelanggan tetap menjadi perhatian utama.
“Kami memahami betul bahwa setiap gangguan air akan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Karena itu, kami tidak menganggap ketidaknyamanan pelanggan sebagai hal yang sepele. Tetapi di sisi lain, pekerjaan peningkatan seperti ini juga penting untuk dilakukan. Kita membutuhkan infrastruktur yang baik agar pelayanan air bersih bisa terus berjalan dan berkembang,” tuturnya.
Ia kembali mengingatkan pelanggan untuk memanfaatkan waktu ketika aliran air tersedia dengan menyiapkan cadangan secukupnya.
“Kami mohon kerja sama pelanggan. Tampung air secukupnya saat aliran tersedia, pantau informasi yang disampaikan Perumda, dan segera hubungi kami apabila membutuhkan bantuan suplai air. Dengan komunikasi yang baik, pekerjaan bisa berjalan dan kebutuhan pelanggan tetap kita kawal,” katanya.
Perumda Air Minum Kota Padang pun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mungkin merasakan dampak dari pekerjaan rehabilitasi IPA 2 Gunung Pangilun.
“Atas nama Perumda Air Minum Kota Padang, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pekerjaan. Kami berharap pelanggan memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan untuk kepentingan peningkatan pelayanan. Gangguan yang terjadi sifatnya sementara, sementara manfaat peningkatan infrastrukturnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkas Adhie Zein.
Kini, memasuki hari ketiga pekerjaan, proses rehabilitasi IPA 2 Gunung Pangilun terus berjalan. Di tengah pekerjaan dan kemungkinan gangguan distribusi, satu hal yang menjadi perhatian bersama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap dapat terpenuhi.
Sebab di balik setiap tetes air yang sampai ke rumah pelanggan, ada infrastruktur yang harus terus dijaga, diperbaiki, dan ditingkatkan.
(Mond)
#PerumdaAirMinum #Daerah #Padang