Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkab Dharmasraya Lakukan Penyegaran Organisasi, 13 Pejabat Baru Resmi Dilantik

24 August 2026 | August 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T12:26:57Z

Pemkab Dharmasraya Lakukan Penyegaran Organisasi, 13 Pejabat Baru Resmi Dilantik



D'On, Dharmasraya — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya kembali melakukan penyegaran di tubuh birokrasi. Sebanyak 13 pejabat, terdiri dari 10 Pejabat Administrator, 2 Pejabat Pengawas, dan 1 Pejabat Fungsional, resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya, Senin (24/8/2026).


Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Dharmasraya dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni. Pelantikan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi pemerintahan sekaligus langkah penataan birokrasi untuk memastikan roda pemerintahan berjalan semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Pengangkatan dan mutasi para pejabat tersebut juga telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dasarnya adalah Keputusan Bupati Dharmasraya Nomor 800.1.3.3/200/BKPSDM-2026 tertanggal 21 Agustus 2026 tentang Pengangkatan dan Mutasi Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.


Keputusan tersebut ditandatangani Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.


Bukan Sekadar Rotasi, Ada Amanah Besar di Baliknya


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Leli Arni menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada para ASN bukan sekadar posisi struktural dalam pemerintahan.


Menurutnya, jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dijawab melalui kinerja nyata, integritas, serta kemampuan menjalankan tugas secara profesional.

 

“Jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada lembaga maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Leli Arni.


Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi para pejabat yang baru dilantik. Sebab, semakin tinggi tanggung jawab yang diemban, semakin besar pula tuntutan untuk memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.


Leli Arni meminta para pejabat segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing. Mereka juga dituntut membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat, baik dengan pimpinan, sesama perangkat daerah maupun dengan jajaran di bawahnya.


Diminta Tak Sekadar Duduk di Kursi Jabatan


Para pejabat baru juga diminta mampu menerjemahkan setiap kebijakan pimpinan menjadi program dan langkah kerja yang konkret.


Kemampuan membaca persoalan, mengambil keputusan secara tepat, membangun kerja sama tim, serta bekerja berdasarkan target menjadi hal yang harus dikedepankan.


Menurut Leli Arni, birokrasi tidak boleh berhenti pada rutinitas administratif. Setiap perangkat daerah harus mampu menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung masyarakat.


Karena itu, pejabat yang baru dipercaya menduduki posisi strategis diharapkan tidak hanya menjalankan tugas berdasarkan prosedur, tetapi juga menghadirkan inovasi dan perbaikan dalam pelayanan.


“Perkuat koordinasi, kepemimpinan dan kerja sama tim. Terjemahkan kebijakan pimpinan secara cepat dan tepat serta bekerja dengan orientasi pada hasil,” pesan Leli Arni.


Mengisi Sejumlah Posisi Strategis


Dari 13 pejabat yang dilantik, sejumlah nama mendapat amanah untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Sekretariat Daerah, kecamatan, dinas, hingga badan daerah.


Di antaranya Rizky Rullien Putra, S.STP., M.Si., yang dipercaya sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan SDA pada Sekretariat Daerah.


Kemudian Sulaiman, S.Pd., menjabat sebagai Camat Koto Besar; Indi Syaukan, S.T., M.Si., sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah; serta Herapdison, S.H., M.H., sebagai Camat Koto Salak.


Selanjutnya, M. Fajar Rachman Wibowo, S.STP., M.M., dipercaya sebagai Camat Timpeh.


Sementara itu, pada sektor koperasi dan usaha mikro, Enzostri, S.Kom., M.M., mendapat amanah sebagai Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Kumperdag.


Adapun Fauzi Aries, S.H., ditunjuk sebagai Sekretaris pada Kantor Camat Timpeh.


Posisi lainnya diisi Ngalimin, S.Pd., sebagai Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan pada Badan Kesbangpol.


Kemudian Mukhilis, S.AP., M.M., sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Dinas Perkimtan, serta Supawi, S.P., M.P., sebagai Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian.


Untuk jabatan pengawas, Taufik Rusdi, A.Md., dipercaya sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Kecamatan Sitiung.


Sedangkan Linda Simatupang, A.Md., menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pelaporan Kantor Camat Padang Laweh.


Sementara satu pejabat fungsional yang dilantik adalah Humaidi, S.P., M.Si., sebagai JFT Perencana Ahli Madya pada Dinas Pertanian.


Tantangan Baru Menanti


Pelantikan tersebut sekaligus membuka babak baru bagi para pejabat dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Dharmasraya.


Dengan penempatan di sejumlah sektor penting, mereka dihadapkan pada tantangan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, program pembangunan terlaksana sesuai target, serta koordinasi antarlembaga semakin solid.


Pemerintah daerah berharap penyegaran organisasi ini tidak berhenti pada perubahan nama dan posisi dalam struktur birokrasi. Lebih jauh, mutasi dan pengangkatan tersebut diharapkan mampu melahirkan energi baru dalam pemerintahan.


Para pejabat yang mendapat kepercayaan pun dituntut membuktikan bahwa amanah tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk kinerja, pelayanan, serta capaian pembangunan yang nyata.


Pelantikan turut disaksikan Asisten Administrasi Umum Roni Pusaka, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Imam Mahfuri, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Asril, serta Plt Kepala BKPSDM Ummu Azizah.


Dengan dilantiknya para pejabat tersebut, Pemkab Dharmasraya menaruh harapan besar agar struktur organisasi yang semakin solid dapat memperkuat pelayanan pemerintahan sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.


Kini, tantangan berikutnya berada di pundak 13 pejabat tersebut: membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja nyata.


(Papa Juan)


#Daerah #KabupatenDharmasraya

×
Berita Terbaru Update