Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kota Padang Raih Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah Sumbar, Bukti Komitmen Bangun Ekonomi Berlandaskan Agama dan Budaya

17 August 2026 | August 17, 2026 WIB Last Updated 2026-08-17T08:47:36Z

Kota Padang Raih Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah Sumbar, Bukti Komitmen Bangun Ekonomi Berlandaskan Agama dan Budaya



D'On, Padang  — Pemerintah Kota Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Padang dinobatkan sebagai Terbaik 1 Anugerah Adinata Syariah tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.


Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi kepada Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Raju Minropa, yang hadir mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran. Penyerahan berlangsung di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026), usai pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Capaian ini menjadi catatan penting bagi Kota Padang dalam upaya memperkuat pembangunan ekonomi yang tidak semata berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai agama, budaya, serta keberlanjutan.


Anugerah Adinata Syariah sendiri merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada kepala daerah kabupaten/kota yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan ekonomi syariah. Penilaian tersebut mencakup komitmen pemerintah daerah, program kerja yang berkelanjutan, hingga berbagai upaya nyata dalam mendorong pengembangan ekosistem ekonomi syariah di daerah.


Dengan demikian, penghargaan yang diterima Kota Padang bukan sekadar seremoni atau pengakuan administratif. Predikat Terbaik 1 menjadi gambaran atas konsistensi pemerintah daerah dalam menjadikan ekonomi syariah sebagai salah satu bagian dari arah pembangunan kota.


Posisi Kota Padang sebagai yang terbaik semakin istimewa karena harus bersaing dengan sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.


Dalam pemeringkatan tersebut, Kota Padang berada di posisi pertama, disusul Kabupaten Limapuluh Kota sebagai juara kedua, Kota Pariaman juara ketiga, Kabupaten Sijunjung juara keempat, Kabupaten Solok Selatan juara kelima, dan Kota Payakumbuh juara keenam.


Sekdako Padang Raju Minropa menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan ekonomi syariah.


“Alhamdulillah. Upaya Pemerintah Kota Padang untuk mengembangkan ekonomi syariah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Raju.


Ia menilai penghargaan tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kota Padang untuk terus memperkuat program-program pembangunan yang memiliki keterkaitan dengan nilai keagamaan dan budaya.


Raju berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai sebuah predikat, tetapi dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan pengembangan ekonomi syariah di Kota Padang.


“Mudah-mudahan anugerah ini sekaligus menjadi bukti konkret dari visi Kota Padang yang diusung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang menyelaraskan kota yang maju namun tetap berlandaskan kepada agama dan budaya,” katanya.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan Kota Padang diarahkan untuk berjalan beriringan dengan karakter masyarakat dan identitas daerah. Kemajuan ekonomi dan modernisasi kota diharapkan tidak menghilangkan nilai-nilai agama serta budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Minangkabau.


Pengembangan ekonomi syariah pun memiliki ruang yang luas. Tidak hanya berkaitan dengan sektor keuangan syariah, tetapi juga menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat, penguatan pelaku usaha, pengembangan produk halal, peningkatan literasi ekonomi syariah, serta penciptaan ekosistem usaha yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.


Karena itu, keberhasilan Kota Padang meraih peringkat pertama Anugerah Adinata Syariah Sumatera Barat menjadi momentum untuk memperluas manfaat ekonomi syariah hingga ke lapisan masyarakat.


Prestasi tersebut juga menambah deretan capaian Kota Padang di tengah agenda pembangunan kota yang terus digenjot pemerintah daerah. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, nilai agama dan budaya diposisikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan Kota Padang yang maju.


Momentum penyerahan penghargaan yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memberikan makna tersendiri. Di hari ketika bangsa Indonesia memperingati kemerdekaan, Kota Padang menerima pengakuan atas upayanya membangun fondasi ekonomi yang diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.


Penghargaan tersebut pada akhirnya bukan sekadar simbol keberhasilan pemerintah daerah, melainkan juga tantangan untuk menjaga konsistensi. Predikat Terbaik 1 harus menjadi pemacu agar pengembangan ekonomi syariah di Kota Padang semakin inklusif, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan masyarakat.


Dengan capaian ini, Kota Padang menunjukkan bahwa cita-cita menjadi kota yang maju dapat berjalan seiring dengan penguatan agama dan budaya. Sebuah arah pembangunan yang menempatkan kemajuan bukan hanya pada angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada nilai, kebermanfaatan, dan kualitas kehidupan masyarakat.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update