
TP-PKK Kota Padang Matangkan Persiapan Jelang Jambore PKK Sumbar 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
D'On, Padang – TP-PKK Kota Padang mulai memanaskan mesin menjelang pelaksanaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Tekad untuk kembali merebut gelar juara umum menjadi target utama yang dicanangkan dalam rapat persiapan yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Sabtu (18/7/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, dan dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang Nova Raju Minropa, Sekretaris TP-PKK Kota Padang Vanny Sri Rezki, Ketua Pokja I, II, III, dan IV beserta jajaran sekretariat, serta Ketua PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun strategi sekaligus memastikan seluruh bidang siap menghadapi Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 1–3 September 2026 di Kota Bukittinggi.
Dalam arahannya, Dian Puspita menegaskan bahwa Jambore PKK bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah penghargaan bagi kader-kader PKK yang selama ini aktif menggerakkan pemberdayaan keluarga di tengah masyarakat.
"Lomba Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi ini merupakan penghargaan bagi kader PKK. Selain mengikuti lomba, kita juga bisa bertemu dengan kader PKK daerah lain, di situ kita bisa melakukan studi tiru terhadap hal-hal baik yang dilakukan daerah lain dan bisa diterapkan di daerah kita. Tentu ini sangat berharga," ujarnya.
Menurut Dian, sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang memiliki tanggung jawab moral untuk tampil maksimal dan menjadi yang terbaik.
"Kita merupakan ibu kota provinsi, tentu harus menang. Untuk menang memang harus ada persiapan," tegasnya yang disambut semangat para peserta rapat.
Salah satu konsep yang akan menjadi daya tarik kontingen Kota Padang tahun ini adalah mengangkat kekayaan budaya multietnik yang menjadi identitas Kota Padang. Keragaman budaya tersebut akan ditampilkan secara khusus dalam lomba defile sebagai simbol persatuan dan keberagaman masyarakat Kota Padang.
"Di kegiatan lomba defile nanti, semua tradisi dan budaya multietnik akan ditampilkan," ungkap Dian.
Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab masing-masing kelompok kerja (Pokja) dalam mempersiapkan cabang lomba yang akan diikuti.
"Masing-masing Pokja bertanggung jawab dengan lomba yang diikuti," katanya.
Pada Jambore PKK tahun ini, TP-PKK Kota Padang akan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan. Bidang Sekretariat akan memperkuat penampilan pada lomba defile dan paduan suara. Pokja I akan berlaga pada lomba Cerdas Cermat PKK, Pokja II mengikuti lomba Penggerak Cakap Gelari Pelangi, Pokja III akan berkompetisi dalam lomba kampanye pengelolaan sampah rumah tangga, sedangkan Pokja IV mengikuti lomba bermain peran Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Setiap bidang diminta mempersiapkan materi, latihan, hingga inovasi penampilan secara maksimal agar mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.
Sementara itu, Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Vanny Sri Rezki, mengatakan seluruh kader telah menunjukkan komitmen dan semangat tinggi untuk membawa nama baik Kota Padang pada ajang tahunan tersebut.
"Mengikuti Jambore tahun ini kita melakukan persiapan sebaik mungkin, mudah-mudahan meraih hasil membanggakan," ujarnya.
Ia menjelaskan, waktu yang tersisa menjelang pelaksanaan jambore akan dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas latihan, serta mematangkan seluruh aspek teknis perlombaan.
Melalui rapat persiapan ini, TP-PKK Kota Padang berharap seluruh kader memiliki semangat yang sama untuk bekerja sebagai satu tim. Dengan persiapan yang matang, kekompakan seluruh kader, serta dukungan dari berbagai pihak, Kota Padang optimistis mampu kembali mengukir prestasi dan mempertahankan tradisi sebagai salah satu kontingen terbaik pada Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026.
(Mond)
#Padang #Daerah