Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Digital Muda, Wali Kota Fadly Amran: Wujudkan Generasi Juara dan Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Padang

25 July 2026 | July 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T13:45:29Z

PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Digital Muda, Wali Kota Fadly Amran: Wujudkan Generasi Juara dan Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Padang



D'On, Padang Semangat membangun generasi muda yang unggul di bidang teknologi digital semakin nyata di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang berkolaborasi dengan Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Sekolah Menengah Pertama (MGMP TIK SMP), serta pelaku industri animasi menggelar Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center pada 25 hingga 27 Juli 2026.


Ajang berskala internasional tersebut menjadi wadah bagi pelajar, guru, mahasiswa, pelaku industri kreatif, hingga masyarakat umum untuk memperlihatkan kemampuan sekaligus bertukar gagasan dalam bidang animasi, pengembangan gim, coding, robotik, dan teknologi digital.


Ketua Panitia PIAGEX 2026, Bayu R. Fajri, menjelaskan bahwa PIAGEX bukan sekadar pameran teknologi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan dengan industri kreatif untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era digital.


"Pembukaan kegiatan ini akan kita laksanakan pada 26 Juli 2026 mendatang. Untuk hari ini kita ada special screening Film Animasi Puti dan Batu Batikam yang merupakan program Kementerian Kebudayaan," ujar Bayu.


Menurutnya, selama tiga hari penyelenggaraan, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan menarik mulai dari expo, pameran karya, hingga stan yang diikuti perguruan tinggi, sekolah menengah pertama, dan industri animasi. Beragam inovasi digital hasil karya peserta ditampilkan sebagai bukti bahwa potensi generasi muda di bidang teknologi terus berkembang.


PIAGEX 2026 juga menghadirkan sejumlah kompetisi yang dirancang untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir logis, sekaligus mendorong inovasi peserta.


"Ada tujuh cabang perlombaan, di antaranya lomba desain game tingkat SMP, pembuatan educational game bagi guru, lomba animasi pendek untuk umum, serta live coding bagi siswa SMP dalam membuat game. Jumlah peserta yang terlibat mencapai sekitar 300 orang," ungkap Bayu.


Ia menambahkan, penyelenggaraan kompetisi tersebut sejalan dengan implementasi mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di tingkat SMP. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan terbiasa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan persoalan secara kreatif, serta membangun budaya kompetisi yang sehat sejak usia dini.


Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, PIAGEX 2026 juga menjadi ruang bertemunya akademisi, guru, praktisi industri, dan pemerintah dalam membangun ekosistem teknologi digital yang berkelanjutan. Sinergi tersebut dinilai penting agar proses pembelajaran di sekolah dapat berjalan seiring dengan perkembangan kebutuhan industri kreatif.


Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan apresiasi atas terselenggaranya PIAGEX 2026. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan transformasi digital.


Fadly menilai, kolaborasi yang dibangun antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, sekolah, dan dunia industri menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pengembangan talenta digital di Kota Padang.


"Kolaborasi antara Pemko Padang, perguruan tinggi, dan dunia industri yang tersaji dalam PIAGEX 2026 sangat penting dalam membangun ekosistem yang mendukung pengembangan talenta muda di Kota Padang, khususnya dalam bidang teknologi dan digital. Kita berharap anak-anak Kota Padang semakin berani berkompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka. Ini merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan generasi juara di Kota Padang," kata Fadly Amran.


Lebih lanjut, Fadly menegaskan bahwa PIAGEX 2026 sejalan dengan semangat Padang Balomba, yang menjadi bagian dari aktivasi Program Unggulan Padang Juara. Program tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar memiliki semangat berprestasi melalui kompetisi yang positif, sehat, dan produktif.


Ia berharap PIAGEX tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, tetapi terus berkembang menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan lebih banyak inovator muda di bidang coding, animasi, pengembangan gim, kecerdasan artifisial, hingga teknologi digital lainnya.


Selain memperkuat kompetensi peserta, keberlangsungan PIAGEX juga diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem industri kreatif digital di Kota Padang. Dengan semakin banyaknya ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, peluang lahirnya talenta-talenta digital yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional pun semakin terbuka.


Melalui PIAGEX 2026, Kota Padang kembali menegaskan komitmennya sebagai daerah yang tidak hanya mendukung perkembangan teknologi, tetapi juga mempersiapkan generasi muda agar menjadi pelaku utama dalam industri kreatif digital masa depan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan dunia usaha, PIAGEX diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya inovasi, kreativitas, dan prestasi yang membawa nama Kota Padang semakin dikenal di tingkat nasional maupun global.


(Mond)


#PIAGEX #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update