Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pembongkaran Accelator IPA Gunung Pangilun Masuki Tahap Krusial, Perumda Air Minum Kota Padang Pastikan Keandalan Instalasi Pengolahan Air Jangka Panjang

26 July 2026 | July 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T05:40:55Z

Pembongkaran Accelator IPA Gunung Pangilun Masuki Tahap Krusial, Perumda Air Minum Kota Padang Pastikan Keandalan Instalasi Pengolahan Air Jangka Panjang



D'On Padang – Peremajaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun terus menunjukkan progres yang signifikan. Saat ini, pekerjaan memasuki tahapan krusial berupa pembongkaran komponen utama pada unit accelator atau bak clarifier, yang merupakan jantung proses pengolahan air bersih sebelum didistribusikan kepada masyarakat.


Tahapan pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi pembongkaran rangka tube settler serta pembongkaran rangka bawah yang selama puluhan tahun menjadi penyangga utama sistem pengendapan. Proses ini menjadi bagian penting dalam program rehabilitasi instalasi guna meningkatkan keandalan pelayanan air minum bagi pelanggan.


Hingga saat ini, sebanyak 8 dari total 12 keping rangka tube settler telah berhasil dibongkar. Setelah seluruh rangka bagian atas selesai dilepas, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembongkaran rangka bawah yang selama ini menjadi dudukan utama tube settler.


Pembongkaran tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil inspeksi teknis, kondisi besi penyangga di dalam accelator telah mengalami korosi yang cukup berat akibat usia pemakaian dan paparan air secara terus-menerus. Kondisi itu menyebabkan kekuatan struktur tidak lagi memenuhi standar untuk menopang beban tube settler maupun volume air selama proses pengolahan berlangsung.


Apabila struktur lama tetap dipertahankan, potensi terjadinya penurunan fungsi hingga kerusakan sistem akan semakin besar. Karena itu, penggantian total menjadi pilihan paling tepat untuk menjamin keamanan operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan air.


Secara teknis, accelator di IPA Gunung Pangilun memiliki kapasitas produksi sekitar 250 liter per detik. Unit ini merupakan bak clarifier yang menggabungkan tiga proses penting dalam satu sistem, yaitu koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi melalui pembentukan sludge blanket.


Dengan kedalaman efektif sekitar 4 hingga 5 meter serta waktu detensi rata-rata sekitar satu jam, accelator dirancang agar partikel-partikel halus yang terkandung di dalam air baku dapat menggumpal dan mengendap secara optimal sebelum air memasuki tahapan filtrasi.


Diameter tangki disesuaikan dengan standar laju limpasan (overflow rate) dan kecepatan aliran ke atas (up-flow velocity) sehingga mampu mempertahankan kualitas proses pengolahan sesuai kriteria desain instalasi solids-contact clarifier.


Pembongkaran total pada unit accelator juga memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya memastikan seluruh bagian instalasi dapat dibersihkan secara menyeluruh, menghilangkan endapan yang telah menumpuk selama bertahun-tahun, membuka akses pemeriksaan terhadap seluruh komponen internal, sekaligus mendeteksi potensi kerusakan tersembunyi yang tidak terlihat saat instalasi masih terpasang.


Selain itu, proses rehabilitasi ini juga bertujuan mengembalikan performa sistem agar proses pengolahan air berlangsung lebih stabil, efisien, dan mampu menghasilkan kualitas air yang semakin baik bagi masyarakat.


Setelah seluruh rangka lama berhasil dibongkar, pekerjaan akan berlanjut pada pemasangan struktur baru yang terdiri dari pembangunan rangka kolom dan balok sebagai penyangga utama, pemasangan rangka dudukan tube settler, hingga pemasangan kembali 444 unit modul tube settler pada masing-masing unit accelator.


Pemasangan struktur baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kekuatan konstruksi sekaligus memperpanjang usia operasional instalasi sehingga pelayanan air minum kepada pelanggan dapat berlangsung lebih andal dalam jangka panjang.


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal melalui Kasubag Humas Adhie Zein mengatakan bahwa rehabilitasi accelator bukan sekadar pekerjaan penggantian material yang telah usang, melainkan merupakan investasi penting dalam menjaga keberlangsungan sistem penyediaan air minum bagi masyarakat Kota Padang.


"Peremajaan unit accelator ini merupakan langkah strategis yang harus dilakukan. Struktur penyangga lama sudah mengalami korosi sehingga tidak lagi layak dipertahankan. Kami memilih melakukan penggantian secara menyeluruh agar keandalan instalasi benar-benar kembali optimal dan mampu beroperasi dengan aman dalam jangka panjang," ujar Adhie Zein.


Ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilakukan berdasarkan perencanaan teknis dan diawasi secara ketat agar setiap komponen yang dipasang memenuhi standar kualitas konstruksi maupun standar pengolahan air minum.


"Yang kami bangun bukan hanya struktur baru, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Setelah seluruh pekerjaan selesai, kami berharap performa accelator meningkat sehingga proses pengolahan menjadi lebih efektif, lebih efisien, serta mampu menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan," tutupnya.


(Mond)


#PerumdaAirMinum #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update