Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dua Hari Berpacu dengan Waktu, Remaja Korban Terseret Ombak di Pantai Muaro Putuih Ditemukan Meninggal Dunia

16 July 2026 | July 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-16T14:56:36Z

Dua Hari Berpacu dengan Waktu, Remaja Korban Terseret Ombak di Pantai Muaro Putuih Ditemukan Meninggal Dunia



D'On, Agam Harapan keluarga dan tim gabungan untuk menemukan Berkat Saputra Lavao (15) dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Setelah dua hari dilakukan pencarian intensif, remaja yang dilaporkan tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 07.41 WIB.


Korban diketahui bernama Berkat Saputra Lavao, seorang siswa kelas VIII SMP yang berdomisili di Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong. Jenazah korban ditemukan di bibir Pantai Jorong Labuhan, Nagari Tiku V Jorong, sekitar 10 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang akibat terseret arus dan gelombang laut.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur, mengatakan korban ditemukan oleh masyarakat yang turut melakukan penyisiran bersama tim gabungan pada Kamis pagi.


"Korban ditemukan sekitar pukul 07.41 WIB oleh masyarakat bersama tim gabungan di bibir Pantai Jorong Labuhan. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jorong Muaro Putuih, Dusun Antokan, untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Abdul Gafur.


Kronologi Kejadian


Peristiwa nahas tersebut bermula pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, delapan orang siswa SMP Negeri 3 Tanjung Mutiara menghabiskan waktu di kawasan Pantai Muaro Putuih.


Dari delapan siswa tersebut, empat orang memilih berenang di bibir pantai. Namun tanpa diduga, ombak besar datang dan menyeret Berkat ke tengah laut. Rekan-rekannya tidak mampu memberikan pertolongan karena kuatnya arus, sehingga korban akhirnya hilang dari pandangan.


Laporan mengenai kejadian itu segera disampaikan masyarakat kepada pemerintah nagari dan diteruskan kepada BPBD Kabupaten Agam serta Basarnas Unit Agam.


Tim Gabungan Bergerak Cepat


Menerima informasi tersebut, operasi pencarian langsung dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Unit Agam, BPBD Kabupaten Agam, PMI Agam, TNI, Polri, pemerintah nagari, relawan, serta masyarakat setempat.


Tim melakukan asesmen lokasi, menyisir sepanjang garis pantai, hingga melakukan pencarian di laut menggunakan perahu Landing Craft Rubber (LCR). Ambulans juga disiagakan sejak awal di lokasi sebagai bagian dari kesiapsiagaan operasi pencarian dan pertolongan.


Meski seluruh unsur bekerja maksimal, pencarian tidak berjalan mudah. Kondisi gelombang laut yang cukup tinggi menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.


Selain faktor cuaca, keterbatasan jumlah perahu operasional serta personel yang memiliki kemampuan khusus dalam operasi penyelamatan di perairan juga menjadi kendala selama proses pencarian berlangsung.


Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian


Pada Kamis pagi, upaya tanpa henti yang dilakukan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di bibir Pantai Jorong Labuhan, sekitar 10 kilometer dari titik awal kejadian.


Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan seluruh unsur yang berada di lokasi. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


Dengan ditemukannya korban, Basarnas bersama seluruh unsur yang terlibat secara resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR).


Imbauan Kewaspadaan


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para orang tua dan pelajar, agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Ombak dan arus laut dapat berubah sewaktu-waktu, meskipun terlihat tenang dari bibir pantai.


Kepatuhan terhadap imbauan keselamatan, pengawasan terhadap anak-anak, serta menghindari berenang di lokasi yang tidak memiliki pengawasan petugas menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.


Kepergian Berkat Saputra Lavao menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat Nagari Tiku V Jorong. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi musibah ini.


(BS)


#Peristiwa

×
Berita Terbaru Update