Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DP3AP2KB Padang Gelar Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026, Libatkan 110 Peserta dan Hadirkan Kategori Khusus bagi Anak Berkebutuhan Khusus

14 July 2026 | July 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T08:09:20Z

DP3AP2KB Padang Gelar Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026, Libatkan 110 Peserta dan Hadirkan Kategori Khusus bagi Anak Berkebutuhan Khusus



D'On, Padang Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak melalui berbagai program yang mendorong keterlibatan aktif generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026, yang resmi memasuki tahapan seleksi pada Selasa (14/7/2026) di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang.


Program tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pencarian figur inspiratif di kalangan pelajar, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian terhadap isu-isu pemenuhan hak anak. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang ingin melahirkan generasi muda yang mampu menjadi pelopor perubahan sekaligus penyambung aspirasi anak-anak di Kota Padang.


Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, menjelaskan bahwa Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat partisipasi anak dalam pembangunan.


Menurutnya, anak-anak tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga memiliki hak untuk didengar, berpartisipasi, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.


"Program ini dirancang untuk melahirkan agent of change yang mampu menjadi pelopor dalam mendukung pemenuhan hak anak di Kota Padang. Mereka diharapkan menjadi contoh positif bagi teman-teman seusianya sekaligus mampu menyuarakan aspirasi anak dalam berbagai kesempatan," ujar Ade.


Ia menjelaskan, proses seleksi tahun ini dilakukan secara bertahap dan komprehensif guna memastikan para finalis yang terpilih memiliki kemampuan akademik, karakter, wawasan, serta keterampilan komunikasi yang baik.


Tahapan pertama diawali dengan seleksi esai, di mana seluruh peserta diminta menuangkan gagasan, pemikiran, serta kepedulian mereka terhadap isu-isu anak melalui karya tulis.


Peserta yang lolos kemudian mengikuti tahap kedua, yakni seleksi wawancara dan unjuk minat serta bakat. Pada tahap ini, panitia akan menyaring peserta menjadi 30 besar yang dinilai memiliki kualitas terbaik.


Selanjutnya, dari 30 peserta tersebut akan dipilih 14 finalis yang akan tampil pada Grand Final Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.


"Dari seleksi tahap kedua nantinya akan dipilih 14 finalis yang akan tampil pada acara puncak apresiasi Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 di Youth Center Kota Padang," terang Ade.


Tahun ini, antusiasme peserta mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sebanyak 110 pelajar tingkat SMP berusia 12 hingga 15 tahun mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi. Jumlah tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran dan minat anak-anak Kota Padang untuk terlibat dalam kegiatan yang berorientasi pada pengembangan diri sekaligus memperjuangkan hak-hak anak.


Hal yang menjadi perhatian khusus pada penyelenggaraan tahun ini adalah meningkatnya partisipasi anak berkebutuhan khusus (ABK). Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan untuk berkembang dan berprestasi semakin terbuka bagi seluruh anak tanpa memandang kondisi fisik maupun kemampuan yang dimiliki.


Sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai inklusivitas, DP3AP2KB Kota Padang menghadirkan kategori khusus Duta Anak Pejuang Disabilitas. Kategori ini diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus motivasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus percaya diri, mengembangkan potensi, dan berkontribusi dalam lingkungan sosialnya.


"Alhamdulillah, minat anak-anak berkebutuhan khusus tahun ini sangat tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi role model bagi teman-teman sebaya serta menjadi pelopor dan pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak, khususnya di lingkungan sekolah," tambah Ade.


Melalui penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memperluas ruang partisipasi anak sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjadi duta yang menginspirasi dalam mewujudkan Kota Padang sebagai kota yang semakin ramah, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi setiap anak.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update