Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Siapkan Tiga Agenda Unggulan HJK ke-357, Perkuat Posisi Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia

15 July 2026 | July 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T13:44:57Z

Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Siapkan Tiga Agenda Unggulan HJK ke-357, Perkuat Posisi Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia



D'On, Padang Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Koperasi dan UKM menyiapkan tiga agenda unggulan untuk memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Tiga kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai rangkaian perayaan tahunan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengangkat potensi kuliner, memperkuat daya saing UMKM, serta memperkenalkan identitas Kota Padang sebagai destinasi wisata gastronomi yang berkelas.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Teddy Antonius, menjelaskan bahwa ketiga agenda tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan perayaan HJK sebagai momentum yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


"Perayaan HJK tahun ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi UMKM, memperkenalkan kekayaan kuliner daerah, sekaligus memperkuat citra Kota Padang di mata wisatawan domestik maupun mancanegara," ujarnya di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Rabu (15/7/2026).


Agenda pertama yang akan menjadi magnet utama adalah Padang Gastronomy Market, sebuah bazar kuliner yang akan berlangsung pada 7 hingga 10 Agustus 2026 di kawasan bersejarah Jalan Batang Arau, Kota Tua Padang.


Kegiatan ini akan menghadirkan puluhan pelaku UMKM yang menyajikan beragam kuliner khas Minangkabau, mulai dari makanan tradisional hingga sajian khas berbagai etnis yang hidup berdampingan di Kota Padang. Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata kuliner yang kaya akan cita rasa sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan Kota Padang.


Menurut Teddy Antonius, Padang Gastronomy Market tidak sekadar menjadi lokasi berburu makanan, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkenalkan produk unggulan mereka kepada wisatawan yang datang selama perayaan HJK.


"Padang Gastronomy Market akan menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan beragam kuliner khas Minang serta kuliner multi-etnis. Kegiatan ini menjadi daya tarik bagi masyarakat sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan cita rasa Kota Padang kepada para pengunjung," katanya.


Selain bazar kuliner, Dinas Koperasi dan UKM juga akan menggelar Tradisi Bajamba di Gedung Youth Center Kota Padang.


Tradisi makan bersama yang telah menjadi bagian dari budaya Minangkabau ini akan menghadirkan berbagai hidangan khas daerah yang disajikan secara bersama-sama kepada tamu dari berbagai daerah di Indonesia hingga tamu mancanegara.


Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang ingin memperkenalkan filosofi budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan kepada tamu. Tradisi Bajamba diharapkan menjadi pengalaman budaya yang berkesan sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Kota Padang.


Agenda ketiga adalah Talk on Taste, sebuah forum diskusi yang mempertemukan para chef, pelaku industri kuliner, akademisi, hingga Dewan Kuliner Indonesia untuk membahas strategi pengembangan kuliner Minang agar semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Forum tersebut akan membahas berbagai isu penting, mulai dari inovasi menu berbasis kuliner tradisional, peningkatan kualitas produk UMKM, strategi pemasaran, hingga peluang menjadikan kuliner Minang sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para pengunjung juga akan disuguhkan atraksi Masak Besar oleh chef undangan yang akan mengolah hidangan dalam skala besar. Hasil masakan tersebut nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Padang.


Menurut Teddy Antonius, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, komunitas kuliner, serta masyarakat dalam mengangkat potensi ekonomi kreatif Kota Padang.


Ia optimistis, melalui kolaborasi tersebut, sektor UMKM akan semakin berkembang, mampu menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan kunjungan wisatawan yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


Lebih jauh, Pemerintah Kota Padang berharap HJK ke-357 menjadi momentum untuk memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota yang kaya akan tradisi, budaya, dan cita rasa kuliner yang telah mendunia.


"Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk datang dan memeriahkan rangkaian kegiatan ini. Ini adalah perayaan dari kita, oleh kita, dan untuk dinikmati bersama dalam menyambut Hari Jadi Kota Padang ke-357," tutup Teddy Antonius.


Melalui tiga agenda unggulan tersebut, Pemerintah Kota Padang ingin memastikan bahwa peringatan Hari Jadi Kota tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memperkuat eksistensi UMKM, melestarikan budaya lokal, dan semakin menegaskan Kota Padang sebagai salah satu destinasi gastronomi terbaik di Indonesia yang siap dikenal hingga tingkat dunia.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update