
Saat Ribuan Langkah Menyatukan Dharmasraya dalam Semangat Bhayangkara
D'On, Dharmasraya - Minggu pagi (14/6/2026), kawasan Jembatan Kabel Sungai Dareh yang biasanya menjadi jalur lalu lintas masyarakat, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan orang memadati lokasi sejak matahari belum sepenuhnya meninggi. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama: berlari, bergembira, dan merayakan kebersamaan dalam ajang Road to Police Woman Run 2026 yang digelar Polres Dharmasraya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Suasana pagi itu terasa berbeda. Dari anak-anak, remaja, kaum ibu, hingga para pejabat daerah, semua larut dalam semangat yang sama. Jersey berwarna-warni memenuhi sepanjang lintasan, sementara gelak tawa dan obrolan hangat terdengar di berbagai sudut lokasi.
Tepat dari garis start di Jembatan Kabel Sungai Dareh, Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro secara resmi melepas ribuan peserta. Di belakang mereka, jajaran Forkopimda dan masyarakat menyaksikan momen yang menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan warga.
Tak banyak yang menyangka antusiasme masyarakat akan sebesar ini. Awalnya panitia hanya membuka kuota bagi 300 peserta pertama. Namun kenyataannya, jumlah masyarakat yang datang jauh melampaui perkiraan. Sejak subuh, warga telah berdatangan dari berbagai penjuru Dharmasraya bahkan daerah sekitar. Mereka rela bangun lebih pagi demi menjadi bagian dari peristiwa yang kemudian menjelma menjadi pesta olahraga rakyat.
Di sepanjang jalur dua Pulau Punjung, pemandangan yang tersaji begitu memikat. Ribuan pelari bergerak bersama membelah jalan raya, menciptakan gelombang energi yang seolah tak pernah putus dari garis start hingga finis. Tepuk tangan warga yang berdiri di pinggir lintasan semakin menambah semangat para peserta.
Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa adalah hadirnya Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang turun langsung berlari bersama masyarakat. Tidak ada sekat antara pemimpin dan warga. Di tengah kerumunan peserta, Annisa tampak berbaur, berbincang, dan berbagi semangat dengan para pelari. Kehadirannya menjadi gambaran bahwa olahraga mampu menjadi ruang yang menyatukan semua kalangan.
Tak hanya jajaran kepolisian dan pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Medison beserta sejumlah kepala perangkat daerah juga ikut meramaikan kegiatan. Mereka berjalan dan berlari bersama masyarakat, menghadirkan suasana akrab yang jarang ditemukan dalam kegiatan formal pemerintahan.
Bagi sebagian peserta, ajang ini bukan sekadar perlombaan mengejar catatan waktu. Banyak yang menjadikannya sebagai momentum berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Ada yang datang untuk menjaga kebugaran, ada yang ingin menikmati suasana meriah, dan tidak sedikit yang sekadar ingin menjadi bagian dari sejarah pelaksanaan Police Woman Run terbesar yang pernah digelar di Dharmasraya.
Meski demikian, semangat kompetisi tetap terasa. Di garis finis, para pelari terbaik berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Sorak sorai penonton mengiringi para pemenang saat nama mereka diumumkan panitia. Namun di luar podium juara, ribuan peserta lainnya juga pulang dengan senyum yang sama: perasaan bangga karena telah ikut ambil bagian dalam sebuah perhelatan yang menyatukan masyarakat.
Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian medali, hiburan, serta beragam hadiah doorprize yang disiapkan panitia. Suasana penuh kegembiraan bertahan hingga kegiatan berakhir.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, Road to Police Woman Run 2026 menjadi cerminan eratnya hubungan antara masyarakat dan kepolisian. Di tengah langkah-langkah yang berderap bersama, terbangun ruang silaturahmi, kebersamaan, dan semangat hidup sehat yang dirasakan oleh seluruh peserta.
Ketika garis finis akhirnya terlewati dan keramaian mulai berangsur reda, satu hal yang tersisa adalah kenangan tentang pagi yang istimewa. Pagi ketika ribuan langkah menyatu, ribuan senyum bertemu, dan Dharmasraya menunjukkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan terbesarnya.
(Papa Juan)
#Daerah #KabupatenDharmasraya