Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ratusan Siswa di Padang Berebut Kesempatan Kuliah Gratis, Pemko Padang Buka Jalan Menuju Kampus dan Ikatan Dinas

20 June 2026 | June 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T07:32:33Z

Ratusan Siswa di Padang Berebut Kesempatan Kuliah Gratis, Pemko Padang Buka Jalan Menuju Kampus dan Ikatan Dinas



D'On, PADANG Harapan ratusan pelajar di Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terbebani persoalan biaya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kota (Pemko) Padang memfasilitasi pelaksanaan seleksi program kuliah gratis melalui jalur ikatan dinas dan beasiswa bekerja sama dengan Politeknik Kirana.


Seleksi yang berlangsung di Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Kamis dan Jumat (18-19 Juni 2026) itu disambut antusias oleh para lulusan SMA dan sederajat dari berbagai wilayah di Kota Padang.


Program tersebut menjadi salah satu upaya konkret untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata, khususnya bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar tinggi, namun terkendala kondisi ekonomi keluarga.


Wakil Direktur Politeknik Kirana, Puti Lenggo Ginny, menilai langkah yang diambil Pemko Padang merupakan bentuk keberpihakan nyata kepada masyarakat.


Menurutnya, banyak anak-anak muda yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang, tetapi terhambat oleh keterbatasan finansial sehingga terpaksa mengubur impian melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.


"Saya melihat Wali Kota Padang sangat peduli dengan masyarakat, terutama untuk mereka yang ingin melanjutkan kuliah namun terhalang kendala biaya. Program ini disupport langsung oleh Pemko Kota Padang," ujar Puti Lenggo Ginny.


Ia menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan seleksi, sebanyak 81 siswa mengikuti ujian yang digelar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah. Sementara pada hari kedua, puluhan peserta lainnya kembali mengikuti tahapan seleksi.


Tingginya animo peserta membuat panitia mengambil langkah adaptif dengan membuka layanan pendaftaran langsung di lokasi. Kebijakan ini diberikan kepada calon mahasiswa yang belum sempat mendaftar maupun yang mengalami kendala teknis saat proses pendaftaran secara daring.


Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada calon peserta yang kehilangan kesempatan hanya karena persoalan administratif atau keterbatasan akses teknologi.


Dalam proses seleksi, peserta diwajibkan mengikuti beberapa tahapan penilaian yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus kesiapan psikologis mereka sebelum memasuki dunia pendidikan tinggi.


"Rangkaian ujian meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis gawai serta tes psikologi yang diawasi langsung oleh tim Human Capital," jelasnya.


Berbeda dengan program penerimaan mahasiswa pada umumnya yang menerapkan batas kuota secara ketat, Politeknik Kirana justru mengedepankan pendekatan berbasis kualitas.


Pihak kampus menegaskan bahwa jumlah mahasiswa yang diterima akan menyesuaikan dengan hasil seleksi dan kompetensi yang ditunjukkan peserta.


"Yang kita terima akan tergantung dengan hasil tes para peserta. Apabila misalnya lebih dari 40 peserta yang berhasil lolos dan memenuhi kriteria, maka akan kami terima untuk masuk ke program ikatan dinas maupun beasiswa ini," tambah Puti.


Kebijakan tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi pelajar Kota Padang untuk memperoleh akses pendidikan berkualitas sekaligus jaminan masa depan melalui skema ikatan dinas.


Program kerja sama antara Pemko Padang dan Politeknik Kirana ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga berinvestasi pada peningkatan kualitas generasi muda sebagai aset utama pembangunan daerah.


Di tengah meningkatnya biaya pendidikan tinggi di berbagai daerah, kehadiran program kuliah gratis dan beasiswa seperti ini menjadi angin segar bagi masyarakat.


Lebih dari sekadar membantu biaya kuliah, program tersebut juga memberikan harapan baru bagi keluarga yang selama ini menganggap pendidikan tinggi sebagai sesuatu yang sulit dijangkau.


Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan, Kota Padang berupaya memastikan bahwa tidak ada anak yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan ekonomi.


Semangat inilah yang kini mulai dirasakan oleh ratusan pelajar yang mengikuti seleksi, yakni bahwa kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik tetap terbuka lebar bagi siapa pun yang memiliki kemauan, kemampuan, dan tekad untuk terus belajar.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update