
Khatam Al-Qur'an dan Wisuda Tartil ke-18 TPA Masjid Agung Nurul Iman, Pemko Padang Siapkan Quran Center dan Cetak Lebih Banyak Generasi Qurani
D'On Padang - Semangat membangun generasi Qurani terus digaungkan di Kota Padang. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur'an dan Wisuda Tartil ke-18 Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Masjid Agung Nurul Iman yang berlangsung khidmat dan penuh haru di Lantai II Masjid Agung Nurul Iman, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 97 peserta tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan keagamaan anak-anak Kota Padang. Tidak hanya menjadi ajang syukuran atas keberhasilan para santri menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan karakter generasi muda melalui masjid.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Aprizal, pengurus masjid, pengelola TPA, serta ratusan orang tua murid.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan pengelola TPA Masjid Agung Nurul Iman yang telah konsisten membina generasi muda selama bertahun-tahun.
Menurutnya, keberhasilan melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah merupakan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Kota Padang yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia.
"Kami menghimbau seluruh anak untuk terus belajar Al-Qur'an sebagai bekal meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Jadilah generasi yang selalu membaca dan mencintai Al-Qur'an serta memiliki akhlak yang mulia," ujar Maigus Nasir.
Ia menegaskan bahwa kegiatan khatam Al-Qur'an dan wisuda tartil tersebut sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang diinisiasi Pemerintah Kota Padang.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat pendidikan keagamaan berbasis masjid dan musala sebagai benteng utama pembentukan karakter generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan tantangan sosial yang semakin kompleks.
Menurut Maigus Nasir, masjid tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, tetapi harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan, dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
Karena itu, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan langkah besar dengan menjadikan Masjid Agung Nurul Iman sebagai Quran Center Kota Padang.
"Kawasan Masjid Agung Nurul Iman kita rencanakan menjadi pusat pendidikan Islam terpadu Kota Padang. Kita akan membenahi mulai dari bangunan hingga manajemen masjid, sehingga ke depan benar-benar menjadi Quran Center Kota Padang," ungkapnya.
Rencana besar tersebut akan diwujudkan melalui renovasi menyeluruh Masjid Agung Nurul Iman yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Pengembangan itu nantinya tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga sistem pengelolaan, penguatan program pembinaan Al-Qur'an, hingga pengembangan berbagai kegiatan keislaman yang berorientasi pada pembentukan generasi Qurani.
Dengan hadirnya Quran Center, Pemerintah Kota Padang berharap Masjid Agung Nurul Iman dapat menjadi pusat lahirnya bibit-bibit unggul di bidang Tilawatil Qur'an, tahfiz, serta berbagai cabang keilmuan Islam lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Khatam Al-Qur'an dan Wisuda Tartil, Yusran Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti sebanyak 97 peserta dan berlangsung selama dua hari, yakni 20 hingga 21 Juni 2026.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang akan terus dipertahankan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mencetak generasi penerus yang mencintai Al-Qur'an.
"Insya Allah kegiatan ini akan terus berkesinambungan setiap tahun. Kami berharap TPA Masjid Agung Nurul Iman terus melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Kota Padang," ungkapnya.
Suasana haru dan kebanggaan pun tampak menyelimuti para orang tua yang hadir. Mereka menyaksikan langsung buah dari proses pembelajaran yang telah dijalani anak-anak mereka selama ini.
Di tengah berbagai tantangan zaman, keberadaan TPA menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengelola masjid, para guru, serta dukungan orang tua, Kota Padang optimistis mampu melahirkan semakin banyak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat untuk membangun masa depan daerah yang lebih baik.
(Mond)
#Padang #Daerah