Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sadis! Kesal Diminta Buat Susu, Pria di Solok Diduga Aniaya Anak Sambung Balita hingga Masuk PICU

31 May 2026 | May 31, 2026 WIB Last Updated 2026-05-31T10:03:08Z

Sadis! Kesal Diminta Buat Susu, Pria di Solok Diduga Aniaya Anak Sambung Balita hingga Masuk PICU



D'On, Solok – Kasus kekerasan terhadap anak kembali mengguncang Sumatera Barat. Seorang pria bernama Putra Rahmadani (34) diamankan jajaran Satreskrim Polres Solok setelah diduga menganiaya anak sambungnya yang masih berusia tiga tahun hingga mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di ruang PICU Anak RSUP Dr. M. Djamil Padang.


Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Albeth Solomo Sinulaki, mengungkapkan bahwa aksi kekerasan terhadap balita berinisial SCA tersebut diduga terjadi berulang kali pada 17 dan 19 April 2026 saat pelaku masih berada di Purwokerto bersama korban.


Akibat penganiayaan itu, tubuh korban mengalami sejumlah luka dan kondisinya sempat kritis hingga membutuhkan penanganan medis intensif.


Menurut Albeth, pada 28 April 2026 pelaku membawa istri dan korban pulang ke Kabupaten Solok. Kepada keluarga, pelaku beralasan kondisi korban yang terus menurun disebabkan oleh santet dan ingin membawa anak tersebut berobat ke kampung halaman.


Namun, alasan itu mulai terbantahkan ketika dalam perjalanan menuju Solok, tepatnya di Kota Padang, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang. Seorang pedagang gorengan yang menyaksikan kondisi korban meminta agar balita tersebut segera dibawa ke fasilitas kesehatan.


“Warga menyarankan korban segera dibawa ke puskesmas. Awalnya pelaku menolak, tetapi karena banyak warga yang mendesak, akhirnya korban dibawa berobat. Saat pakaian korban dibuka, petugas melihat banyak luka di tubuh korban,” ungkap Albeth.


Meski kondisi korban memprihatinkan dan luka-lukanya terlihat jelas, pelaku disebut masih berusaha mengelak dengan menyebut seluruh luka tersebut akibat santet.


Kebohongan itu akhirnya terbongkar setelah ibu korban menceritakan kondisi anaknya kepada keluarga besar pelaku di Kabupaten Solok. Setelah mendapat tekanan dan pertanyaan dari keluarga, pelaku akhirnya mengakui telah melakukan kekerasan terhadap anak sambungnya sendiri.


Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku sempat memukul korban hingga mengenai bagian bibir. Benturan keras yang diterima korban juga membuat kepalanya menghantam dinding.


“Pelaku mengaku saat itu sedang bermain handphone. Korban meminta dibuatkan susu, lalu pelaku merasa terganggu dan emosi. Pada kejadian lainnya, pelaku juga mengaku melakukan kekerasan secara spontan karena tidak mampu mengendalikan emosinya,” jelas Albeth.


Saat ini Putra Rahmadani telah ditahan di Polres Solok dan menjalani proses hukum. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya tindakan kekerasan lain yang dialami korban selama berada bersama pelaku.


Kasus ini memicu keprihatinan publik karena korban yang masih berusia tiga tahun diduga menjadi sasaran kekerasan berulang dari orang yang seharusnya memberikan perlindungan dan kasih sayang. 


(Ari)


#KekerasanTerhadapAnak #Kriminal

×
Berita Terbaru Update