Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir di Kuranji, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

22 May 2026 | May 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T07:20:11Z

Pemko Padang Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir di Kuranji, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi



D'On, Padang - Pemko Padang kembali bergerak cepat menangani dampak bencana banjir dan cuaca ekstrem yang melanda kawasan Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjuang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Pada Jumat (22/5/2026), Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa turun langsung meninjau lokasi terdampak sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak banjir.


Peninjauan tersebut turut dihadiri unsur BPBD Kota Padang, Dinas Sosial Kota Padang, Dinas SDABK Provinsi Sumatera Barat, Satpol PP Kota Padang, Tim SAR, unsur kecamatan dan kelurahan, relawan, serta RT/RW setempat yang sejak malam sebelumnya berjibaku membantu warga saat banjir melanda.


Bencana yang terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang itu menyebabkan tanggul sungai di kawasan Lapau Munggu kembali jebol. Ironisnya, tanggul tersebut baru saja selesai dibangun untuk mendukung rehabilitasi lahan pertanian warga. Akibat jebolnya tanggul, sekitar 25 hektar area persawahan kembali terendam banjir hingga menyebabkan kerusakan besar dan membuat lahan yang sebelumnya telah dipulihkan kembali mengalami kerusakan serius.


Menurut laporan di lapangan, banjir mulai merendam kawasan permukiman dan lahan pertanian sejak Kamis malam. Debit air yang meningkat cepat membuat sejumlah warga sempat terjebak di rumah masing-masing sejak pukul 20.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB sebelum air mulai surut.


Meski demikian, respon cepat tim gabungan berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa. Personel gabungan dari BPBD, Satpol PP, Tim SAR, aparat kecamatan dan kelurahan, serta RT/RW bergerak cepat melakukan evakuasi dan pengamanan warga di lokasi terdampak. Pemerintah memastikan tidak ada pengungsian terpusat karena sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.


Dalam kunjungannya, Sekda Kota Padang, Raju Minropa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.


“Secara umum tidak ada warga yang mengungsi. Hanya berpindah sementara, ke rumah saudara. Pagi ini Dinas Sosial sudah mendata dan langsung mengirim bantuan. Kami mohon dukungan jajaran RT, RW, Lurah, dan Camat untuk membagikan ini secara merata agar semua yang terdampak menerima bantuan,” ujar Raju Minropa.


Ia juga menjelaskan bahwa bantuan darurat langsung disalurkan sejak pagi hari sebagai bentuk respon cepat pemerintah terhadap kondisi masyarakat terdampak banjir.


“Tadi pagi kita sudah bantu dari BPBD sebanyak 300 nasi bungkus dari pos dana darurat yang memang sudah kita sediakan. Langkah ini akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sembako dari Dinas Sosial,” katanya.


Tidak hanya fokus pada penanganan warga, Pemerintah Kota Padang juga mulai mengambil langkah darurat untuk memulihkan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat. Untuk mempercepat rehabilitasi lahan dan penanganan kerusakan akibat jebolnya tanggul, Pemko Padang mengerahkan alat berat yang mendapat dukungan dari Kementerian Sosial. Sementara itu, operasional pengerjaan rehabilitasi dilakukan langsung oleh Dinas PUPR Kota Padang.


Pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan langkah jangka panjang guna mencegah kejadian serupa kembali terulang. Pemko Padang bersama Dinas SDABK Provinsi Sumatera Barat dan Dinas PUPR sedang menyusun kajian teknis terkait penanganan permanen kawasan tersebut, termasuk opsi pemasangan kawat bronjong hingga pembangunan tanggul pengaman yang lebih kuat dan tahan terhadap arus sungai saat cuaca ekstrem.


Sekda Kota Padang, Raju Minropa menegaskan bahwa sesuai arahan Wali Kota Padang, pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak harus segera dipenuhi tanpa menunggu proses panjang.


“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita menjamin bahwa kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan harus sudah selesai hari ini. Pemerintah hadir, dan apa pun kebutuhan dasar masyarakat akan kita penuhi,” tegasnya.


Kehadiran pemerintah bersama seluruh unsur penanganan bencana di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga berharap upaya penanganan permanen terhadap tanggul sungai dapat segera direalisasikan agar banjir yang berulang setiap musim hujan tidak lagi menghancurkan lahan pertanian maupun mengancam keselamatan masyarakat sekitar.


(Mond)


#Peristiwa #Banjir #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update