
Pemko Padang Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Wawako Maigus Nasir Serahkan Piala Pemenang O2SN 2026
D'On, Padang — Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang unggul dan berprestasi melalui penguatan pembinaan olahraga pelajar. Komitmen tersebut ditunjukkan lewat penyerahan piala kepada para pemenang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP se-Kota Padang tahun 2026 yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Senin (25/5/2026).
Penyerahan piala dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, didampingi Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova. Kegiatan tersebut turut dihadiri para pemenang O2SN tingkat SD dan SMP, guru pendamping, official sekolah, serta jajaran Disdikbud Kota Padang.
Suasana penuh semangat dan kebanggaan terlihat saat para pelajar menerima piala penghargaan atas prestasi yang diraih dalam kompetisi olahraga pelajar paling bergengsi di tingkat nasional tersebut. Para peserta tampak antusias membawa pulang hasil perjuangan mereka setelah melewati rangkaian pertandingan yang berlangsung selama hampir sepekan.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa pelaksanaan O2SN menjadi bagian penting dari Program Unggulan (Progul) “Padang Juara” yang diusung Pemerintah Kota Padang. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik siswa, tetapi juga pembinaan karakter, mental kompetitif, dan prestasi non-akademik, termasuk olahraga.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengikuti kompetisi O2SN. Semangat kompetitif dan sportif yang ditunjukkan para peserta sejalan dengan Program Unggulan Padang Juara, yang bertujuan mencetak generasi muda Kota Padang yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di berbagai bidang,” ujar Maigus Nasir.
Menurutnya, pembinaan olahraga sejak usia dini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan atlet-atlet potensial Kota Padang agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional. Ia menilai, olahraga tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga melatih disiplin, mental juara, kerja keras, dan sportivitas generasi muda.
“Kami berharap para siswa terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Pembinaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencetak atlet masa depan Kota Padang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa pelaksanaan O2SN tingkat SD dan SMP tahun 2026 berlangsung sejak 18 hingga 23 Mei 2026 di sejumlah venue olahraga yang tersebar di Kota Padang.
“Pelaksanaan O2SN berlangsung pada 18 hingga 23 Mei 2026 di sejumlah venue di Kota Padang. Kompetisi ini mempertandingkan enam cabang olahraga utama yang ditetapkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas),” katanya.
Ia menyebutkan, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi senam, kids athletics, bulutangkis, renang, dan pencak silat. Sedangkan untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), cabang yang diperlombakan terdiri dari panjat tebing, renang, bulutangkis, pencak silat, dan atletik.
Menurut Yopi, O2SN bukan sekadar ajang kompetisi olahraga tahunan, melainkan wadah strategis dalam memetakan potensi dan bakat olahraga siswa di Kota Padang. Dari ajang inilah nantinya akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang dipersiapkan untuk mewakili Kota Padang pada tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga nasional.
“Tujuan utama kita jelas, menjaring siswa-siswa terbaik dari Padang yang nantinya siap mewakili Sumatera Barat hingga tingkat nasional,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan olahraga pelajar menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. Dengan pembinaan yang konsisten sejak jenjang SD dan SMP, Kota Padang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Pelaksanaan O2SN tahun ini juga mendapat apresiasi dari para guru pendamping dan official sekolah. Mereka menilai ajang tersebut mampu menjadi ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus membangun semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.
Selain menjadi arena perebutan prestasi, O2SN juga dinilai berhasil mempererat hubungan antarsekolah serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan disiplin kepada peserta didik.
Dengan berakhirnya pelaksanaan O2SN tingkat Kota Padang tahun 2026, Pemko Padang berharap para juara yang terpilih dapat terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat berikutnya. Pemerintah daerah pun memastikan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa melalui peningkatan mutu pendidikan dan pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Melalui Program Padang Juara, Kota Padang menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berkarakter, sehat, dan mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga.
(Mond)
#Padang #Daerah