Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maigus Nasir Tutup Khatam Alquran di Indarung, Tegaskan Surau Benteng Generasi dari Pengaruh Negatif

31 May 2026 | May 31, 2026 WIB Last Updated 2026-05-31T06:36:44Z

Maigus Nasir Tutup Khatam Alquran di Indarung, Tegaskan Surau Benteng Generasi dari Pengaruh Negatif



D'On, PADANG Suasana penuh khidmat dan kebanggaan menyelimuti Masjid Nurul Yaqin Ranah Cubadak, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Minggu (31/5/2026). Sebanyak 39 santri mengikuti prosesi Khatam Alquran Angkatan ke-21 dan Wisuda Iqra Angkatan ke-11 yang menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan keagamaan generasi muda di lingkungan tersebut.


Kegiatan yang berlangsung meriah itu secara resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Turut hadir Kepala Seksi Trantib Kecamatan Lubuk Kilangan Yusdi, Lurah Indarung Hamdi Yudistira, pengurus Masjid Nurul Yaqin, pengelola TPQ/TQA, tokoh masyarakat, serta para orang tua santri yang tampak antusias menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka.


Acara diawali dengan pawai ta'aruf yang diikuti oleh 31 santri peserta Khatam Alquran dan 8 santri peserta Wisuda Iqra. Dengan mengenakan busana muslim terbaik, para santri berjalan mengelilingi kawasan sekitar masjid sambil membawa semangat syiar Islam dan kebanggaan atas capaian yang telah mereka raih.


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus masjid, para guru TPQ/TQA, orang tua, dan masyarakat yang selama ini konsisten mendukung pendidikan Alquran bagi anak-anak.


Menurutnya, keberhasilan para santri menuntaskan pembelajaran Alquran dan Iqra bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi harapan besar bagi masa depan Kota Padang dalam melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki karakter kuat.


"Selamat kepada anak-anak yang hari ini mengikuti Khatam Alquran dan Wisuda Iqra. Ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus mempelajari, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran," ujar Maigus Nasir.


Ia menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Karena itu, pendidikan agama harus menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter anak agar mampu menghadapi berbagai perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman.


Menurut Maigus, kegiatan Khatam Alquran dan Wisuda Iqra memiliki makna yang sangat strategis karena menjadi bagian dari upaya membangun generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Alquran dengan baik, tetapi juga menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan keagamaan melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.


Salah satu program unggulan yang saat ini terus dikembangkan adalah Smart Surau, sebuah gerakan yang bertujuan menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, serta pengembangan potensi generasi muda.


"Program Smart Surau memiliki sejumlah aktivasi, di antaranya Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfidz, serta penyediaan ruang pembelajaran digital di masjid yang dilengkapi WiFi gratis. Melalui program ini, kita berharap generasi muda semakin nyaman berada di surau dengan melakukan berbagai kegiatan yang positif," jelasnya.


Program tersebut, lanjut Maigus, dirancang agar surau tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang belajar, berinteraksi, dan berkreasi bagi anak-anak dan remaja dalam suasana yang religius dan produktif.


Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam membina generasi muda. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.


"Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga anak-anak dari berbagai pengaruh negatif, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi yang kuat secara iman, unggul dalam akhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan," tegasnya.


Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin yang memenuhi area masjid. Banyak orang tua mengaku bangga melihat anak-anak mereka berhasil mencapai tahap penting dalam pendidikan Alquran setelah melalui proses belajar yang panjang dan penuh kesabaran.


Khatam Alquran dan Wisuda Iqra yang digelar TPQ/TQA Masjid Nurul Yaqin Ranah Cubadak ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga simbol keberhasilan pembinaan generasi muda berbasis masjid yang terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat mencintai Alquran semakin tertanam dalam diri para santri sehingga mereka mampu menjadi generasi penerus yang religius, berkarakter, berwawasan luas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, masyarakat, serta bangsa di masa mendatang.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update